udg14a

Utsawa Dharma Gita Tingkat Nasional ke XIV dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Ir.Joko Widodo pada 17 Oktober 2021, secara online video dan dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Agama RI, Bapak H.Zainut Tauhid Sa'adi, Dirjen Bimas Hindu Bapak Dr.Tri Handoko Seto,S.Si,M.Sc, Ketua Lembaga Pengembangan Dharma Gita (LPDG) Bapak Kolonel Inf (Purn) I Nengah Dana,S.Ag. Acara Utsawa Dharma Gita (UDG) ke14 ini dilaksanakan secara hybrid yaitu daring dan luring melalui aplikasi zoom dan juga youtube channel Bimas Hindu RI. Proses penjurian video (taping) rekaman lomba (Utsawa) yang diikuti oleh Peserta Utsawa Dharmagita dari 31 Provinsi dengan berbagai kategori lomba dilakukan penilaian oleh tim Dewan Juri pada 17-21 Oktober 2021. Acara penutupan UDG ke 14 ini dilaksanakan pada 21 Oktober 2021 dihadiri secara langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia Bapak K.H.Yaqut Cholil Qoumas atau yang akrab disapa Gus Yaqut, Beliau sangat mengapresiasi lomba-lomba atau event keagamaan Hindu seperti ini dengan semangat "menumbuhkembangkan Literasi Agama dan Moderasi Beragama untuk mewujudkan masyarakat Hindu yang Cerdas dan Berintegritas. Acara Penutupan UDG ke 14 dihadiri oleh Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat, Ketua LPDG Pusat, Ketua Organisasi Hindu, Prajaniti, KMHDI, ICHI, dan berbagai Organisasi Hindu, Para Kakanwil Kemenag Provinsi, dan juga Lembaga Pengembangan Dharma Gita (LPDG) Provinsi.

udg14b
(Provinsi NTT Meraih Juara 1 Utsawa Dharma Wacana Bahasa Inggris Dewasa Putri dalam UDG ke XIV tahun 2021)

UDG01

Adapun 25 kategori Lomba (Utsawa) Dharmagita ke 14 Tahun 2021 ini diantaranya :

Utsawa Membaca Sloka (anak & remaja) putra dan putri, Utsawa Membaca Palawakya (remaja & dewasa) putra dan putri, Utsawa Membaca Kekawin (remaja & dewasa) putra dan putri, Utsawa Nyanyian Keagamaan Hindu, Utsawa Dharma Wacana Bahasa Indonesia (remaja & dewasa) putra dan putri, Utsawa Dharma Wacana Bahasa Inggris (remaja & dewasa) putra dan putri, Utsawa Menghafal Sloka (anak & remaja) putra dan putri.

Selain 25 kategori lomba ada juga UDG Awards 2021 yaitu penghargaan khusus atas kreativitas para kontingen, diantaranya kategori : 
Behind The Scene (BTS) dibalik layar lomba UDG ke 14, Kategori Kostum Terbaik, Kategori Jinggle UDG Dance Cover terbaik, Kategori Media Sosial terbaik, Kategori Terfavorit.

Untuk Juara Umum adalah Provinsi yang paling banyak mendapatkan juara dari berbagai 25 kategori lomba pada Utsawa Dharmagita ke XIV.


 

Kali ini Peserta Utsawa Dharmagita (UDG) Tingkat Nasional Kontingen Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil meraih Peringkat Juara Pertama (Juara 1) Pada Lomba Utsawa Dharma Wacana Bahasa Inggris Kategori Dewasa Putri, yang diraih oleh Ibu Kadek Ary Mayastuti, Klik Disini Untuk Cuplikan Video. Beliau adalah Guru pengajar Bahasa Inggris di Adi Widya Pasraman Saraswati (SD Hindu) di Kota Kupang NTT yang sudah terakreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional.

Kontingen Utsawa Dharmagita Provinsi NTT juga meraih juara-juara dalam berbagai kategori Lomba / Utsawa Dharma Gita (UDG) Tingkat Nasional ke XIV Pada Tahun 2021 ini diantaranya : 
Juara 1 Utsawa Dharma Wacana Bahasa Inggris untuk Dewasa Putri,
Juara Harapan II Utsawa Membaca Kekawin untuk Dewasa Putri, 
Juara Harapan II Utsawa Menghafal Sloka untuk Anak-Anak Putra, 
Juara 3 Utsawa Menghafal Sloka untuk Anak-Anak Putri,
Untuk UDG AWARDS 2021 , NTT Meraih Juara 3 Jinggle Dance Cover Terbaik.

Sehingga total 5 Piala yang diraih Kontingen UDG Provinsi NTT yaitu 4 Juara dan 1 UDG Awards, yang diterima langsung oleh Perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT yang hadir secara langsung di Jakarta, dengan protokol kesehatan ketat di masa Pandemi.
Kegiatan UDG Tingkat Nasional ke14 ini seharusnya dilaksanakan di Kota Ambon Provinsi Maluku, pada 2 tahun lalu, hanya diundur akibat adanya Pandemi Covid19, dan akhirnya baru dilaksanakan 2021, secara Hybrid , daring dan luring di jakarta, dengan cara video taping diambil rekamannya oleh panitia di berbagai provinsi se-Indonesia, kemudian hasil video lomba Utsawa Dharmagita dari berbagai provinsi tersebut dinilai oleh dewan juri di Jakarta.

Adapun rincian para juara-juara Lomba Utsawa Dharma Gita (UDG) Tingkat Nasional ke XIV Tahun 2021 ini diantaranya adalah :

Juara UDG Nasional XIV Tahun 2021:

Urut Mulai Juara Harapan III, Harapan II, Harapan I, dan Juara III, Juara II, Juara I

  1. Sloka Anak-Anak Putra: Bengkulu, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, DKI Jakarta, Sumatera Selatan, Bali
  2. Sloka Anak-Anak Putri: Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, Lampung, DKI Jakarta, Bali
  3. Sloka Remaja Putra: D.I.Yogyakarta, Papua, Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, Jawa Timur, Bali
  4. Sloka Remaja Putri: Papua Barat, Sulawesi Selatan, D.I.Yogyakarta, Sulawesi Tengah, DKI Jakarta, Bali
  5. Palawakya Remaja Putra: Sulawesi Utara, Riau, D.I.Yogyakarta, Jawa Barat, DKI Jakarta, Bali
  6. Palawakya Remaja Putri: Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, NTB, Bali, DKI Jakarta
  7. Palawakya Dewasa Putra: DKI Jakarta, D.I.Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, NTB, Bali
  8. Palawakya Dewasa Putri: Maluku, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Bali, Banten, Lampung
  9. Kakawin Remaja Putra: Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Sumatera Selatan, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Utara
  10. Kakawin Remaja Putri: Sulawesi Tengah, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali
  11. Kakawin Dewasa Putra: Sulawesi Barat, Papua, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali
  12. Kakawin Dewasa Putri: Kepulauan Riau, NTT, Jawa Timur, Jawa Tengah, Lampung, Bali
  13. Nyanyian Keagamaan Hindu: Kalimantan Barat, NTB, Lampung, D.I.Yogyakarta, Kalimantan Selatan, Bali
  14. Dharma Wacana Bahasa Indonesia Remaja Putra: Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimantan Timur, NTB, Papua, D.I.Yogyakarta
  15. Dharma Wacana Bahasa Indonesia Remaja Putri: Papua, Gorontalo, Jawa Timur, Jawa Barat, Sulawesi Utara, Bali
  16. Dharma Wacana Bahasa Indonesia Dewasa Putra: Lampung, D.I.Yogyakarta, Sulawesi Selatan, Bali, Jawa Timur, DKI Jakarta
  17. Dharma Wacana Bahasa Indonesia Dewasa Putri: D.I.Yogyakarta, DKI Jakarta, Lampung, Jawa Timur, Bali, Papua
  18. Dharma Wacana Bahasa Inggris Remaja Putra: Banten, Jawa Barat, NTB, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, Bali
  19. Dharma Wacana Bahasa Inggris Remaja Putri: Sumatera Barat, Riau, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Bali
  20. Dharma Wacana Bahasa Inggris Dewasa Putra: Jambi, Riau, D.I.Yogyakarta, Bali, DKI Jakarta, Jawa Barat
  21. Dharma Wacana Bahasa Inggris Dewasa Putri: Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung, DKI Jakarta, Kalimantan Barat, NTT
  22. Menghafal Sloka Anak-Anak Putra: Maluku Utara, NTT, NTB, Sulawesi Selatan, Kepulauan Riau, Jawa Timur
  23. Menghafal Sloka Anak-Anak Putri: NTB, Kepulauan Riau, Lampung, NTT, Jawa Tengah, Bali
  24. Menghafal Sloka Remaja Putra: Bangka Belitung, Gorontalo, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Jawa Timur
  25. Menghafal Sloka Remaja Putri: DKI Jakarta, Sulawesi Utara, NTB, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Bali 

 

Berikut tambahan UDG Awards 2021 yang baru pertama kali dilakukan Penghargaan khusus dari Direktorat Jenderal Bimas Hindu atas kreativitasnya para kontingen dalam menyelenggarakan UDG secara Hybrid, UDG Awards 2021 ini tidak mempengaruhi Juara Utsawa Dharmagita dari 25 kategori yang dilombakan diatas.

Urutan bagi Juara III, Juara II, Juara I , yaitu :

Kontingen Video Behind The Scene (BTS) Dibalik Layar UDG : Jambi, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan

Kontingen Kostum terbaik: Bangka Belitung, Gorontalo, Maluku Utara

Kontingen Jinggle Dance Cover terbaik: NTT, Banten, Sumatera Barat

Media Sosial Teraktif terbaik: Sumatera Selatan, Bengkulu, Kalimantan Barat

Kategori Terfavorit: Papua Barat, Kalimantan Selatan, Maluku

Juara Umum Pada Utsawa Dharma Gita Tingkat Nasional ke XIV Tahun 2021 diraih oleh Provinsi Bali.
Selamat kepada para Pemenang Utsawa Dharmagita (UDG) Tingkat Nasional Tahun 2021. (Guntara)

Video Siaran Langsung Acara Penutupan UDG ke XIV : 


panen

Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Timur, bersama Yayasan Upanisada dan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Kupang NTT pada 3 November 2021, jam 08:00WITA melaksanakan Panen Raya Perdana "GEMAR TANI" Gerakan Menanam Pekarangan Rumah Tanaman Pengendali Inflasi , yang berlokasi di Hindu Berkebun Yayasan Upanisada , Oebelo Kabupaten Kupang Provinsi NTT. Panen Raya Perdana ini berupa buah Semangka dengan dua varietas, yaitu Semangka tanpa biji, dan semangka dengan biji. Nampak hadir dalam kegiatan ini diantaranya Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur Bapak I Nyoman Ariawan Atmaja, Humas Bank Indonesia NTT Bapak Henry A. Djo Wenyi Tim Koordinator Kehumasan Bank Indonesia NTT, Bapak Yuvensius Arselus Halek selaku Tim Koordinator PSBI (Program Sosial Bank Indonesia) Provinsi NTT, Ketua Yayasan Upanisada yaitu Bapak Anak Agung Gede Sayang Mega Putra,SE, Ketua PHDI Kota Kupang Bapak I Wayan Wira Susana,SE , Ketua Tim Teknis Pertanian Bapak I Komang Sudarma,SP,MP, para mahasiswa-mahasiswi Kampus Politani Kupang yang pernah praktek (PKL), di lokasi Hindu berkebun, Puskor Hindunesia Sdr.Guntara, jurnalis media, serta juga para petani disekitar lokasi Kebun. Cuaca awal november 2021 yang sudah mulai turun hujan membuat panen ini dipercepat dari target awal, karena mengingat curah hujan yang sudah mulai datang hingga di akhir desember tahun 2021 nanti.

Berbagai produk hortikultura milik umat Hindu Berkebun Kelompok Upanisada di kupang NTT ini diantaranya berupa Buah Semangka, Bunga Gemitir (Mari Gold) , Sayur Terung, Sayur Pare (Paria), Buncis, Ketimun, sayur baby kailan, sayur bayam, kubis, dan lainnya. Panen kali ini dikhususkan untuk Buah Semangka (Biji & Tanpa Biji), Bunga Gemitir, Sayur Terung dan Sayur Pare yang mana buah semangka sudah memasuki estimasi masa panen 56 hari atau sekitar 2 bulan sedangkan untuk bunga Gemitir sendiri estimasi sekitar 2-3 minggu masa panen, dan terus menerus bunga bertumbuh, sehingga umat Hindu Kupang bisa memenuhi kebutuhan karena sangat memerlukan bunga-bunga persembahan (Yajna/Yadnya Suci) persiapan menyambut hari raya Hindu seperti Galungan & Kuningan pada pertengahan november 2021 ini.
panen9

Panen2

Acara yang berlangsung dari jam 08:00-09:45 WITA ini, diisi dengan Atraksi Teknologi Pertanian terkini di "Hindu Berkebun" Kupang NTT yaitu, berupa Sprinkle Embun, Sprinkle Penyiraman Air memutar, irigasi Tetes, yang dipadukan secara apik dan menarik, sehingga memudahkan dalam penyiraman tanaman dengan luas lahan mencapai 5000 meter persegi.  Selanjutnya acara pun diisi dengan Kata Pengantar dari Ketua Yayasan Upanisada , Bapak Anak Agung Gede Sayang Mega Putra,SE yang juga merupakan Lurah Fatubesi, beliau mengatakan sangat berterima kasih atas kunjungan Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi NTT dalam Panen Raya dan segala support dukungannya selama ini kepada kebun Upanisada, sehingga segala proses pertanian bisa berjalan dengan baik dan lancar. Walaupun di masa lalu kebun sempat diterpa Badai Seroja yang melanda kupang serta wilayah provinsi NTT, namun semangat "Hindu Berkebun" di Kupang NTT tetap berkobar, demi terwujudnya ketahanan pangan bagi umat Hindu Kupang dan juga masyarakat.

IMG 20211103 094939

Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Bapak I Nyoman Ariawan Atmaja, dalam sambutannya mengatakan Panen raya seperti ini sangatlah penting, guna mendorong terwujudnya pemenuhan kebutuhan produk-produk tanaman hortikultura di masyarakat, yang diharapkan berdampak terhadap ekonomi masyarakat, menuju NTT sejahtera. Panen Raya Perdana "GEMAR TANI" yaitu Gerakan Menanam Pekarangan Rumah Tanaman Pengendali Inflasi di lokasi Hindu Berkebun Upanisada Kupang NTT ini bisa menjadi contoh, bahwa lahan yang ada bisa dimaksimalkan dengan berbagai jenis ragam tanaman yang sangat berguna dan diperlukan serta memiliki nilai jual ketika di panen nanti.

panen01

IMG 20211103 094709 1

IMG 20211103 094903

Bank Indonesia adalah Bank Sentral yang tujuannya adalah pengendalian inflasi , inflasi sendiri memiliki arti sebagai kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu, serta Bank Indonesia wajib menjaga stabilitas nilai uang rupiah. Salah satu cara dalam pengendalian inflasi adalah upaya untuk mendorong seluruh lapisan masyarakat agar menanam komoditi-komoditi yang masuk dalam inflasi seperti tanaman hortikultura, diantaranya bawang merah putih, sayur bayam, kangkung, cabe (lombok), dan lainnya termasuk juga seperti di kebun ini terlihat terung (terong) , buncis, sawi, dan lainnya pungkas Nyoman Ariawan. Selain itu , pentingnya juga mendorong masyarakat NTT di bidang ekonomi, seperti terlihat pada kebun ini nampak indahnya bunga Gemitir, agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk hajatan, upacara keagamaan, ucapan / krans bunga, bahkan dekorasi seringkali diperlukan bunga yang segar. Begitu juga di kebun ini menurut Nyoman Ariawan Atmaja, adanya Semangka sebagai produksi dari tanaman buah-buahan, yang nantinya bisa dibeli & dikonsumsi oleh masyarakat ataupun diambil oleh supermarket, sehingga tentunya akan berdampak pada kemandirian dan peningkatan keuangan yayasan, dalam hal ini Yayasan Upanisada Pendidikan Hindu yang menaungi Pratama Widya Pasraman Saraswati (TK Hindu Saraswati) Akreditasi B dan Sekolah Adi Widya Pasraman Saraswati (SD Hindu Saraswati) dengan Akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional. Diharapkan suatu saat akan terwujud SMP, SMA hingga Universitas Hindu di NTT. Yayasan Upanisada dengan lahan kebun ini diharapkan bisa terus berproduksi, dan menghasilkan uang dari kegiatan ini, agar bisa membantu kemandirian yayasan. Jadi Bank Indonesia NTT mendukung dengan adanya dua tujuan yaitu Pengendalian Inflasi dan Juga Kemandirian Ekonomi. 

panen8

IMG 20211103 095637

Gerakan yang dilakukan Bank Indonesia NTT ini mengajak seluruh lapisan masyarakat, misalkan di pekarangan seperti GEMAR TANI, yaitu Gerakan Menanam Pekarangan Rumah Tanaman Pengendali Inflasi, bila di kelompok, komunitas maka seperti Yayasan, atau Organisasi bertujuan untuk kemandirian. Menurut Kepala BI NTT, Bapak I Nyoman Ariawan Atmaja, dengan mengajak yayasan , atau organisasi keagamaan sebagai informal leader, agar mudah mengajak masyarakat atau umatnya untuk edukasi menanam yang bertujuan pengendalian inflasi ataupun kemandirian ekonomi. Beliau mengungkapkan, untuk mewujudkan seperti Kebun Yayasan Upanisada ini diperlukan beberapa langkah yang pertama adalah komitmen yang kuat, kemudian yang kedua adalah tenaga teknis yang terampil, serta yang ketiga adalah perlu adanya teknologi pertanian guna memudahkan perawatan tanaman dan pengawasan kontrol dalam penyiraman. Sehingga diharapkan hal-hal seperti ini bisa di copy, Amati, Tiru, Modifikasi (ATM), di tempat lainnya, seperti halnya hasil produksi pertanian gerakan Hindu Berkebun Kupang NTT ini walau terlihat sederhana bisa maksimal juga di berbagai tempat kebun/lahan yang lainnya. Berikutnya yang keempat adalah kemampuan marketing, agar mengetahui komoditi yang paling bisa terjual, dan mendapatkan uang ketika masa panen tiba, serta semua hasil kebun pertanian bisa diserap / dicari oleh pembeli dan bisa analisa pasar. Kelima adalah diperlukan Leadership / kepemimpinan yang tangguh, bisa menggerakan sumber daya manusia (SDM), merubah mindset Ayo kita berproduksi, jangan hanya meminta , ajukan proposal kesana - kesini tapi tidak hasilkan apapun, pungkas Nyoman Ariawan. Dengan berproduksi, hasilkan sesuatu maka akan berdampak penting seperti yang pertama organisasi ataupun yayasan akan merasa mampu dengan kemandirian, kedua dengan berproduksi ini juga akan menumbuhkan PDRB sehingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi, secara langsung akan menambah pendapatan, hal seperti inilah yang penting untuk ditularkan kepada organisasi keagamaan, yayasan dan kelompok/komunitas lainnya, kata Nyoman Ariawan Atmaja. Selamat untuk Hindu berkebun yayasan Upanisada Kupang , Bank Indonesia NTT juga berkomitmen, dan menaruh harapan kedepannya semoga Yayasan Upanisada dan organisasi keagamaan milik keumatan seperti ini bisa terus maju, mandiri, dan memberikan dampak yang luar biasa, tidak hanya pengendalian inflasi, kemandirian ekonomi, namun juga mengentaskan kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tercatat data kemiskinan di NTT terkini tahun 2021 mencapai 20,99% yang tercatat sebagai peringkat ketiga dari seluruh Provinsi yang ada di Indonesia. Dengan terus berproduksi, disinilah perlu adanya komitmen yang kuat, serta kolaborasi dari berbagai pihak serta kekompakkan, diantara ahli pertanian, mahasiswa-mahasiswi, para pengusaha, seluruh pihak agar provinsi NTT bisa Maju dan Sejahtera. Semoga Yayasan Upanisada bisa mandiri secara ekonomi, terus berproduksi dengan kondisi walaupun masa pandemi tetap bisa menjalankan kepercayaan dari masyarakat untuk memajukan pendidikan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga : Juara-Juara Bank Indonesia Young Entrepreneur School (BI YES) Batch Angkatan ke 2 di NTT 

 

IMG 20211103 085854

IMG 20211103 094119

(Panen Raya Hindu Berkebun Kupang NTT, foto dari Kiri ke Kanan yaitu Kepala Bank Indonesia NTT Bapak I Nyoman Ariawan Atmaja, Ketua PHDI Kota Kupang NTT Bapak I Wayan Wira Susana, Ketua Tim Teknis Pertanian Bapak I Komang Sudarma, Ketua Yayasan Upanisada Bapak Anak Agung Gede Sayang Mega Putra). Foto : Guntara

Tim teknis pertanian Hindu Berkebun Yayasan Upanisada, Bapak I Komang Sudarma,SP,MP dalam wawancara bersama hindukupang.com , Beliau mengungkapkan jenis tanaman semangka ini berjumlah sekitar 105 tanaman, yang mampu hasilkan 2 sampai 3 buah, sehingga bila dikalkulasi mencapai 315 buah semangka. Dua Varietas Semangka ini yaitu tanpa biji disebut Amara, dan semangka dengan biji disebut Baginda, dengan minat yang paling disukai konsumen yakni semangka tanpa biji, namun jenis ini diperlukan ketrampilan khusus dalam budidaya semangka tanpa biji. Juara ketiga BI YES / Bank Indonesia NTT Young Entrepreneur School BI YES Batch 2 kelas Advance , Bapak Komang Sudarma ini mengatakan dari sisi rasa, semangka ini tergantung budidaya yang digunakan, faktor iklim, teknologi yang digunakan , SOP yang diterapkan dalam budidaya, sangatlah mempengaruhi rasa dari kedua jenis varietas buah semangka yang dihasilkan, pungkas Komang Sudarma. Harapannya kegiatan Hindu Berkebun budidaya pertanian ini bisa tetap berlanjut di yayasan Upanisada, dan diperkuat strategi pemasaran, serta pemilihan komoditi yang tepat agar bisa bernilai ekonomi menghasilkan keuntungan dan bisa menopang yayasan Upanisada dalam bidang Pendidikan.

panen11

panen10

Kegiatan Gemar Tani Hindu Berkebun Panen Raya Bersama Bank Indonesia (BI) NTT ini diakhiri dengan panen, kemudian foto bersama, serta makan buah semangka langsung di lokasi bersama Bapak I Nyoman Ariawan Atmaja, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan semua peserta yang hadir, serta hadir juga Wakapolres Kabupaten Timur Tengah Selatan (TTS) Bapak Gede Arya Bawa, kemudian dilanjutkan dengan transaksi penjualan berbagai tanaman hasil panen Hindu Berkebun Kupang NTT yaitu buah semangka, bunga gemitir, serta sayuran.

Sesuai dengan Sloka Kitab Suci Hindu yaitu : 

Annād bhavanti bhutāni parjanyād annasambhavah,
Yajnād bhavati parjanyo yajnah karma samudbhavah.
(Bhagavad-gita III : 14)

artinya : Karena makanan makhluk bisa hidup, karena hujan makanan bisa dihasilkan, karena yadnya hujan turun dan yadnya lahir oleh karena kerja.

Pengantaran / distribusi hasil panen sesuai pengamatan hindukupang.com, menuju 4 titik lokasi yaitu wilayah Kolhua di Saripitaka 2 Bapak Nengah Pustaka, Wilayah Oebobo Penjahit Purnama Bapak Wayan Suardikha, RSS Oesapa Selatan Bapak Komang Sudarma, dan Wilayah Liliba Rumah Bapak Wayan Wira untuk kemudian pengantaran lebih lanjut kepada para konsumen yang telah pesan hasil panen kebun sesuai rekapan dalam grup Whatsapp Hindu Kupang NTT.(KGun).

Baca Juga : Berita Hindu Kupang NTT Lainnya Klik Disini

panen1

IMG 20211103 102513

panen7

Berita Jurnalis, Pers Media "HINDU BERKEBUN" Kupang NTT :

Berita Hindu Kupang NTT, 3 November 2021 : 

http://hindukupang.com/index.php/berita-kegiatan/123-gemar-tani-hindu-berkebun-panen-raya-bersama-bank-indonesia-bi-ntt

Berita Pos Kupang NTT , 5 November 2021,
Kepala Bank Indonesia (BI) NTT Bapak I Nyoman Ariawan Atmaja bersama Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Kupang dan Yayasan Upanisada Panen Raya Perdana Semangka , semangat "Gemar Tani" :

https://kupang.tribunnews.com/2021/11/05/bi-ntt-dan-phdi-panen-raya-perdana-gemartani-di-kabupaten-kupang?page=all

Berita Koran Victory News, 5 November 2021 Halaman 8 , Baca Klik Disini

Berita Koran Timor Express (TIMEX) , 10 November 2021, Halaman 9-10, Baca Klik Disini

 

udg03
Utsawa Dharma Gita (UDG) Ke14 Tingkat Nasional pada tanggal 20-22 September 2021 yang diikuti oleh Kontingen Provinsi Nusa Tenggara Timur, penuh dengan nuansa Semangat Flobamora (Flores, Sumba, Timor, Alor, Sabu Rote) ini terlihat dari busana para peserta yang dikenakan saat lomba baca sloka, kidung keagamaan Hindu dan berbagai lomba (utsawa) lainnya.

Acara yang berlangsung selama 3 hari di hotel Crystal Kota Kupang Provinsi NTT ini dengan protokol kesehatan dan masa pandemi covid19, mengambil konsep lomba UDG secara Luring (luar jaringan) dengan penyelenggara LPDG NTT, mendatangkan berbagai kontingen peserta lomba dari beberapa kabupaten dan kota yang ada di wilayah Provinsi NTT, kemudian tim juri dari Panitia UDG Pusat bersama tim perekam video (taping) hadir untuk merekam semua peserta saat pentas lomba Utsawa Dharmagita berlangsung, serta hasil rekaman tersebut akan disegel dan dibawa untuk dinilai oleh tim juri Utsawa Dharma Gita tingkat Nasional di Jakarta pada bulan Oktober mendatang.

Hasil semua rekaman (tim taping video), dari 34 Provinsi seluruh Indonesia ini akan dinilai secara serentak di bulan Oktober nanti, dan sekaligus pengumuman juara - juara Utsawa Dharma Gita (UDG) ke 14 Nasional Tahun 2021. Event keagamaan seperti Utsawa Dharma Gita (UDG) bila di agama Hindu, ini juga seperti halnya event keagamaan PESPARAWI di agama Kristen Protestan, MTQ di agama islam dan PESPARANI di agama Katolik. Acara pembukaan Utsawa Dharma Gita (UDG) ke14 tingkat Nasional pada 20 September 2021 untuk kontingen Provinsi NTT ini mewakili Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Tata Pemerintahan Setda Provinsi NTT Bapak Drs.Doris Alexander Rihi,M.Si, juga dihadiri oleh Plt.Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT Bapak H.Hasan Manuk.,S.Pd,M.Pd, Ketua Lembaga Pengembangan Dharma Gita (LPDG) Provinsi NTTIbu Dra.Ni Wayan Sunarsih.,MM, Pembimas Hindu NTT, dan Ketua PHDI NTT Bapak Dr.Wayan Darmawa, Pembimas Buddha NTT Bapak Artadi Wijaya, serta para official pendamping peserta lomba UDG setiap kabupaten/kota, panitia dan undangan lainnya.

IMG 20210920 180231 1e

 (Foto Hindukupang.com : Pembukaan Acara Utsawa Dharma Gita UDG XIV Tingkat Nasional Provinsi Nusa Tenggara Timur)UDG01

Video Suasana 20-22 September 2021 Utsawa Dharma Gita Nasional ke XIV Kontingen Provinsi Nusa Tenggara Timur : 

Laporan mewakili ketua Panitia UDG NTT yang dibacakan oleh Bapak Ir.I Wayan Sumartika,M.Si, menyampaikan, event UDG nasional ke14 kontigen NTT ini sebenarnya dilaksanakan pada 2020 di provinsi Maluku Ambon sebagai tuan rumah penyelenggara, namun karena adanya pandemi Covid19, akhirnya dipending dan dirubah menjadi lomba Utsawa Dharma Gita (UDG) secara video rekaman (taping video) di tahun 2021 ini.

Dalam sambutannya, Bapak Doris Alexander Rihi mengatakan pemerintah provinsi NTT sangat mendukung event keagamaan seperti ini walau dalam suasana Pandemi, karena event seperti ini bisa menciptakan generasi hindu yang taat, kuat dalam agama, serta bisa mengharumkan nama Provinsi NTT di kancah Nasional dalam lomba seperti Utsawa Dharma Gita ini. Bapak Hasan Manuk juga menyampaikan kanwil Kemenag NTT selalu mensupport, dan siap dalam mendukung event Utsawa Dharma Gita, sebagai bagian dari kegiatan keagamaan lomba baca kitab suci sloka Hindu. Ketua LPDG NTT ibu Ni Wayan Sunarsih, mengungkapkan peserta lomba sebanyak 37 orang, dengan official sehingga mencapai 50 peserta, dengan jumlah Utsawa (lomba) ada 23 jenis , seperti lomba : membaca sloka (kategori anak-anak, remaja, dewasa), membaca palawakya, membaca kekawin, nyanyian keagamaan Hindu, Dharma Wacana Bahasa Indonesia (dewasa, remaja putra dan putri), Dharma Wacana Bahasa Inggris (dewasa, remaja, putra dan putri), Menghafal Sloka bagi anak-anak dan remaja. Ketua PHDI NTT Wayan Darmawa menyampaikan terima kasih atas dukungan dan bantuan dari berbagai pihak yang sudah memberikan tenaga, pikiran demi terselenggaranya UDG NTT ini, dan pelaksanaan lomba tentunya juga bagian dari upaya untuk memberi siraman rohani kepada para umat Hindu dimanapun berada. Acara pembukaan diakhiri dengan doa oleh Pinandita I Wayan Suparta,S.Ag, dan juga sesi foto bersama para peserta lomba UDG. Foto Kegiatan UDG bisa klik disini. 
UDG02
Kontingen Utsawa Dharma Gita XIV Tingkat Nasional dari NTT terdiri dari, Kota Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kabupaten Kupang, Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya, Kabupaten Belu, Kabupaten Ngada, Kabupaten Timor Tengah Utara. 

Dari pantauan suasana acara Lomba UDG Tingkat Nasional kontingen NTT di hari pertama 21 september 2021, dengan tim rekaman (taping video) dari tim UDG Pusat Ibu Herawati bersama tim mengambil rekaman video untuk sesi kegiatan Lomba (Utsawa) : membaca sloka (kategori anak-anak, remaja, dewasa), membaca palawakya (remaja , dewasa), membaca kekawin (remaja dan dewasa).

Video Jingle Lagu Utsawa Dharma Gita Nasional XIV Kontingen Provinsi NTT : 

 

Video Jingle UDG Bimas Hindu RI : 

 

Di hari kedua Acara Lomba UDG Tingkat Nasional kontingen NTT 22 september 2021, jam 09:00-12:00WITA, tim rekaman (taping video) dari tim UDG Pusat, mengambil rekaman video untuk sesi kegiatan Lomba (Utsawa) : Nyanyian Keagamaan Hindu, Dharma Wacana Bahasa Indonesia (remaja dan dewasa), Dharma Wacana Bahasa Inggris (remaja dan dewasa), Menghafal Sloka (anak-anak dan remaja).
Dilanjutkan istirahat makan siang, dan siang hari jam 14:00-16:00WITA acara Sarasehan UDG NTT bersama narasumber Prof.Dr.I Gusti Bagus Arjana,M.S dengan topik Meningkatkan Kualitas Literasi Kitab Suci Bagi Generasi Milenial Melalui Utsawa Dharma Gita.
udg04

IMG 20210922 201708e
(Foto Hindukupang.com : Penutupan Acara Utsawa Dharma Gita UDG ke 14 Tingkat Nasional Provinsi Nusa Tenggara Timur)

Malam hari pada 22 September 2021, jam 19:00-21:00Wita, dilanjutkan acara penutupan Utsawa Dharma Gita XIV Tingkat Nasional Kontingen Provinsi Nusa Tenggara Timur, secara resmi ditutup oleh Plt.Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT Bapak H.Hasan Manuk.,S.Pd,M.Pd, didampingi Ketua LPDG NTT Ibu Dra.Ni Wayan Sunarsih,MM, Pembimas Hindu NTT, Perwakilan PHDI NTT Bapak Dr.I Made Parsa, Ketua PHDI Kota Kupang Bapak I Wayan Wira Susana, Peradah NTT Bapak I Putu Satria, Plt.Ketua PD.KMHDI NTT sdri. Ni Nyoman Putri, (Sekretaris PD.KMHDI NTT), LPDG Kota Kupang Bapak Pinandita Supardi, ketua WHDI NTT Ibu dr.Dewa Ayu Suswati, Ketua Banjar Dharma Agung Kupang Bapak I Wayan Sumartika, Alumni KMHDI NTT, Puskor Hindunesia, serta para official dan peserta lomba Utsawa Dharma Gita. Acara penutupan UDG, juga diisi dengan penyampaian pesan dan kesan dari official pendamping yaitu Bapak I Made Sujati,S.Ag (Kabupaten Manggarai Barat) dan sdri.Lala (Peserta UDG dari Kabupaten Timor Tengah Selatan),  mengatakan sangat apresiasi kepada event UDG ini yang telah berlangsung, walau di masa Pandemi, tetap semangat juang para peserta dan pendamping official untuk terus membina para peserta lomba UDG untuk memberikan hasil terbaiknya.
Acara Utsawa Dharmagita (UDG) XIV Nasional Kontingen Provinsi Nusa Tenggara Timur diakhiri dengan serah terima hasil rekaman video selama 2 hari (21-22 September 2021) dari tim taping diserahkan kepada Plt.Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT Bapak H.Hasan Manuk.,S.Pd,M.Pd, kemudian diserahkan kembali kepada Ibu Herawati bersama Tim Juri Utsawa Dharmagita Pusat untuk dibawa ke Jakarta dalam seleksi Utsawa Dharmagita dan pengumuman pemenang bulan oktober 2021 nanti. Penutup acara pun diisi dengan tarian kreasi berjudul Bunga Sepe dari Kota Kupang NTT, serta sesi foto bersama seluruh tamu undangan dan peserta lomba. (kgun)
UDG07

 SK Panitia UDG1

SK Panitia UDG2

SK Panitia UDG3
(SK Panitia)

UDG09
Tim Humas Dokumentasi, Publikasi dan juga Bidang Perlengkapan Transportasi Panitia UDG Nasional XIV Kontingen Provinsi NTT
UDG08
Susunan Acara UDG XIV Nasional kontingen Provinsi NTT

UDG05

UDG06

 

VN News

Berita Media Pers dan Jurnalis Koran Victory News : Tanggal  21-9-21 

https://victorynews.id/beranda/37-peserta-meriahkan-pembukaan-utsawa-dharmagita-ke-xiv/

dan Koran Timor Express (TIMEX) , 21 September 2021 Halaman 11.

TIMEX

 

IMG-20210422-WA0050

Penyaluran Donasi Bantuan Hindukupang Tahap 3 Pada Korban Dampak Badai Siklon Seroja Kupang NTT

Distribusi bantuan paket sembako tahap 3 yang terhimpun melalui hindukupang.com disalurkan bersama PHDI kota Kupang dan juga para Relawan Dharma (RaDhar) Puskor Hindunesia, dilakukan 21-22 April 2021 dan juga 7 Mei 2021 bersama tim Hindu Peduli. Pada Tanggal 21 April 2021 distribusi bantuan kepada korban badai siklon Seroja NTT turut hadir juga yaitu Pembimas Hindu NTT, Penyelenggara Hindu Kota Kupang, serta para Dosen dari Universitas Hindu I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar Bali (Trauma Healing) yang menuju warga masyarakat yang mengalami dampak Badai Seroja seperti kebanjiran serta rumah yang atapnya jebol/rusak diterbangkan angin badai. Pemantauan di lokasi beberapa umat Hindu Kupang huniannya mengalami kerusakan seperti di Kabupaten Kupang, dan seputaran Kota Kupang.

IMG 20210421 104244

IMG 20210421 101451

IMG-20210417-WA0026

IMG-20210417-WA0028

IMG-20210417-WA0043

IMG-20210417-WA0031

Update Data per 13 April 2021 yang terhimpun melalui grup whatsapp hindukupang.com mencapai lebih dari 43 warga umat Hindu terdampak bencana alam, diantaranya banjir dan badai siklon seroja yang melanda kupang dan 22 kabupaten diwilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur pada 3-5 April 2021 yang lalu.
Donasi (Dana Punia) yang terhimpun melalui hindukupang.com ini pun difokuskan untuk paket sembako diantaranya berupa beras, telur, minyak goreng, mie, energen, serta bahan pokok lainnya, dan juga uang tunai guna meringankan beban daripada warga korban bencana alam yang terdampak. 

Beberapa hari sebelumnya Sebagai bentuk kepedulian atas musibah yang dihadapi warga Hindu, para relawan dharma (Radhar) bersama PHDI Kota Kupang, sudah melaksanakan aksi tanggap darurat bencana dengan turun ke lapangan dan menyalurkan bantuan berupa paket sembako, yang dimulai penyaluran bantuan Donasi tahap pertama pada 8 april 2021 (Berita Klik Disini), dan bantuan tahap kedua pada 10-11 April 2021 juga telah disalurkan kepada para korban dampak badai seroja (Berita klik disini), sesuai dengan data yang masuk dan sudah terhimpun dalam portal informasi keumatan Hindukupang.com . Sehingga pada bantuan Seroja tahap ketiga ini 21 April 2021 & 7 Mei 2021 penyaluran bantuan diberikan kepada umat hindu di wilayah Oesao Kabupaten Kupang dan pinggiran Kota Kupang serta melalui BPBD NTT.

IMG-20210422-WA0050

IMG 20210422 113259

Pada tanggal 22 April 2021 juga dilakukan penyerahan paket sembako bagi masyarakat NTT diserahkan Hindukupang.com bersama Tim Hindu Peduli NTT Ibu Ni Nyoman Yuliani melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTT yang diterima secara langsung oleh Sekda Provinsi NTT Bapak Ir. Benediktus Polo Maing, di Gedung Aula Eltari NTT untuk di distribusikan ke seluruh 22 kabupaten yang terdampak badai siklon seroja di wilayah NTT.

Pada 7 mei 2021, Tim hindu peduli NTT bersama hindukupang.com juga telah menyalurkan transfer bantuan dana Rp.300.000 kepada korban umat hindu di beberapa kabupaten diantaranya pulau flores, sumba, timur, alor, dll, sesuai data yang masuk mencapai >135 penerima bantuan dana. dan telah ditransfer mencapai 40juta rupiah.

Beberapa warga Hindu pun ada yang sudah merenovasi atapnya sendiri yang mengalami kerusakan sedang, namun yang alami kerusakan berat masih belum tertangani di beberapa wilayah. Korban jiwa untuk umat Hindu Kupang dan wilayah NTT tidak ada, jenis kerusakan bencana Badai Siklon Seroja yang dihadapi diantaranya, atap rubuh, alami kebanjiran, hingga ada yang rumahnya hancur rata dengan tanah, di beberapa tempat seperti di kabupaten Flores Timur , Kota Kupang dan juga Kabupaten Kupang NTT.

IMG 20210421 105843

IMG 20210421 105838

IMG 20210421 105922

IMG 20210421 111840

Penelusuran hindukupang.com bersama tim relawan dharma (RaDhar) melalui Data Sementara dari BPDB NTT, update 28 April 2021 jam 23:00WITA, dampak Bencana Banjir, dan Angin Badai Siklon Seroja wilayah kupang dan kabupaten di NTT ini total meninggal dunia sudah mencapai 182 orang, yang masih hilang 47 orang karena longsor dan banjir, pengungsi 53.838jiwa, warga terdampak 474.492 jiwa, rumah rusak berat 18.664 unit, rumah rusak ringan 37.224 unit, fasilitas umum rusak 3.516 (beberapa sudah diperbaiki) , dan titik penampungan saat ini mencapai 56 lokasi di berbagai wilayah 22 kabupaten Provinsi Nusa Tenggara Timur. data klik disini : www.bpbd.nttprov.go.id

IMG 20210421 120204

IMG 20210421 115224

IMG 20210421 115704

IMG 20210421 141749

IMG 20210421 145800

IMG 20210421 145848

IMG 20210422 112825

IMG 20210421 153208

IMG 20210421 154529 1IMG 20210421 085538

IMG 20210422 133018

Penyaluran bantuan paket sembako, distribusinya dengan menyasar wilayah warga Hindu di Oesao Kabupaten Kupang, warga kelurahan lasiana Kota Kupang, warga hindu di kelurahan kelapa Lima, kelurahan Nefonaek , dan kelurahan Oesapa Selatan, kelurahan Bakunase, kelurahan kolhua, sisanya melalui transfer dana rekening kepada para korban terdampak badai seroja sesuai data yang diverifikasi (rusak berat, rusak sedang, rusak riingan). Pendataan juga masih terus dilakukan, berbagai ungkapan terima kasih pun diucapkan Umat Hindu yang terdampak bencana alam dan apresiasi atas bentuk kepedulian dari PHDI Kota Kupang, para Relawan Dharma (RaDhar), serta para Donatur yang telah berdonasi (dana punia) melalui hindukupang.com , dan juga berbagai pihak yang peduli "pray for NTT" mendoakan NTT agar segera bisa pulih, dalam dukungannya membantu korban bencana badai siklon seroja di NTT.

Update info :
Donasi yang terhimpun di Hindukupang.com, melalui PHDI Kota Kupang,
Rekening Mandiri : 1810001153346
(konfirmasi transfer bisa hubungi admin 081338688158 untuk rekapan dan croscek )
Atau Donasi (Dana Punia) melalui QRIS (Link Aja, Ovo, Danaku) gambar barcode dibawah.

Seroja

Dalam semangat ajaran Hindu "Vasudhaiva Kutumbhakam" yang berarti Semua Mahluk adalah Bersaudara, sehingga saling tolong menolong dan membantu dikala bencana alam, sebagai wujud "Pawongan" hubungan antara manusia dengan manusia yang lainnya. Dalam Hindu, Kitab Suci Sarasamuccaya , sloka 222 disebutkan :
"Deyamartasya caranam sthitacrantasya casanam, trsitasya ca paniyam ksudhitasya ca bhojanam"
bagi yang bersedih hati hiburlah, kepada yang kelelahan sedikanlah tempat istirahat, bagi yang kehausan berikan minuman, kepada yang kelaparan berilah makanan.

semoga pikiran dan dukungan yang baik datang dari segala penjuru.
OM Anobadrah Kratawyu Yantu Visvatah. (Reg Weda I.89.1)

(Guntara)
www.hindukupang.com

 

dirjen5

Peletakan Batu Pertama (Groundbreaking) Pembangunan Gedung Sekolah Hindu Saraswati di kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, oleh Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama Republik Indonesia, Bapak Dr.Tri Handoko Seto,S.Si,M.Sc , dilaksanakan pada tanggal 19 Mei 2021, jam 17:45wita, di Kelurahan Belo, Kota Kupang NTT. Turut Hadir dalam acara ini diantaranya :
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi NTT, Bapak Ir.Semuel Rebo (mewakili Gubernur NTT),
Staf Ahli Pemerintah Kota Kupang Bapak Thomas D. Dagang,S.Sos (mewakili Walikota Kupang),
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang, Drs.Yakobus Beda Kleden,MM,
Pandita (Sulinggih) Ida Rsi Agung Nanda Wijaya Kusuma Manuaba (anggota FKUB Provinsi NTT),
Ketua Yayasan Upanisada Pendidikan Hindu, Anak Agung Gede Sayang Mega Putra,
Ketua Panitia Pembangunan Sekolah Hindu (PPSH) Bapak dr.Dewa Putu Sahadewa,Sp.OG,
Sekretaris PHDI NTT Bapak Dr.I Gusti Bagus Adwitaarsa,
Ketua PHDI Kota Kupang Bapak I Wayan Wira Susana,
Kepala Bank Indonesia (BI) NTT, Bapak I Nyoman Ariawan Atmaja,
Komandan Lantamal VII, Bapak Laksamana Pertama (TNI AL) I Gusti Kompiang Aribawa.
Pembimas Hindu NTT, Ibu Ni Wayan Sunarsih,
Ketua WHDI NTT, ibu dr.Dewa Ayu Suswati,MARS ,
Ketua WHDI Kota Kupang, Ibu dr.Dewa Ayu Putu Sinta Widari,Sp.KJ ,
Ketua Banjar Dharma Agung Kupang, Bapak I Wayan Sumartika,
Ketua Paruman Walaka PHDI kota Kupang, Prof.I Gusti Bagus Arjana,
Penyelenggara Bimas Hindu Kementerian Agama Kota Kupang, Bapak I Gusti Putu Wirata,S.Ag
Serta Perwakilan KMHDI NTT, Mahasiswa Hindu,
Perwakilan Pemuda Hindu, Peradah.
Forum Alumni KMHDI NTT, Mbok Putu Widiani & Sdr.RyGuN,
Anggota Dekornas Pusat Koordinasi Hindu Indonesia (Puskor Hindunesia), Rary Triguntara,SKM,
Ketua Badan Penyiaran Hindu (BPH) NTT, Bapak Pinandita Supardi,
Kepala Sekolah Adi Widya Pasraman Saraswati (SD Hindu) Ibu Ni Nyoman Suparwati,
Kepala Pratama Widya Pasraman Saraswati (TK Hindu) Ibu Nyoman Suparini,
Camat, Lurah Belo, Lurah Kolhua, RT, RW dan unsur Pemerintah Kota Kupang NTT.
Ucapan terima kasih kepada Bapak Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI yang telah mendukung penuh pembangunan gedung sekolah Hindu Saraswati di Kuota Kupang NTT, dengan dana bantuan sebesar 800juta rupiah, untuk pembangunan 2 gedung sekolah Pratama Widya Pasraman Saraswati dan Adi Widya Pasraman Saraswati, Teruslah Berkarya dan Berkarma nyata demi umat Hindu di Nusantara ini.

dirjen3

Dalam sambutannya di acara Groundbreaking dan juga Dharma Wacana di Pura Oebananta , Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI Bapak Dr.Tri Handoko Seto,S.Si,M.Sc, 19-21 Mei 2021, Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, mengatakan
pada kunjungan pertamanya ke NTT seusai dilantik Presiden RI menjadi Dirjen Bimas Hindu sangat mengapresiasi  Groundbreaking peletakan Batu Pertama Sekolah Hindu Saraswati (TK & SD Hindu) di kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Ketua Yayasan Upanisada Bapak Agung Gede Sayang Mega Putra mengatakan Untuk standar kurikulum Nasional dan informasi kualitas dari Pratama Widya Pasraman Saraswati / TK Hindu Kupang ini sudah terakreditasi B, dan juga sekolah Adi Widya Pasraman Saraswati (SD Hindu Kupang) pun sudah terakreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN-SD 2020). 

dirjen4

Dirjen Bimas Hindu mengatakan Saat ini umat Hindu sedang bergairah untuk menunjukkan jati dirinya sebagai umat Hindu Nusantara di berbagai daerah bermunculan, seperti di Bugis, di Tengger, di satu pulau di kepulauan Maluku, di Kalimantan, dll.Hindu di Nusantara mengalami akulturasi dengan masyarakat sekitarnya dan dengan budaya setempat. Bali menjadi tonggak kekuatan tumbuhnya Hindu untuk bangkit lagi. Sesuai janji Sabdo Palon. Sekian ratus tahun kemudian Hindu di Nusantara akan bangkit lagi.

Tempat ibadah Hindu daerah-daerah di Indonesia pun silakan disesuaikan dengan kultur setempat. Di Bali dengan bentuknya Pura. Di daerah lain bisa seperti rumah adat sesuaikan dengan kultur di daerah masing-masing.
Dalam Bhagawadgita sloka II.13. disebutkan makna arti dari sloka ini :
Kita tidak boleh iri melihat orang lain bahagia. Kita harus merasa bahagia melihat orang lain senang. Kita harus baik sama mahluk lain,Kita harus menjadi insan pemaklum, pemaaf, menjauhkan rasa benci.
Dalam setiap aktifitas kita, Jika kita selalu ingat memusatkan segala kecerdasan pikiran hanya untuk AKU (Hyang Widhi). Maka AKU (Brahman) akan menyayanginya.
dirjen6
Menurut Bapak Tri Handoko Seto, Kita jangan berprilaku seperti MATA LALAT , dimana pun, kapanpun matanya selalu mencari bau busuk. Meskipun berada di tempat yang indah tetap saja bau busuk yang dicari. Bau harum tidak dipedulikan.
Ibarat dalam kehidupan, Kita jangan hanya melihat sesuatu hanya jeleknya saja, Kebaikannya diabaikan.
Setiap orang pasti memiliki 2 sisi, sisi baik dan buruknya. Lihatlah sisi baiknya.
Mari kita berusaha seperti MATA LEBAH :
Lebah, meskipun dia berada di tempat kotor, bau sekalipun, tetap bunga yang dicari untuk mendapatkan madu yang terasa manis.
Maksudnya, hendaknya kita selalu berusaha menemukan kebaikan dari seseorang jangan keburukannya saja yang dilihat siapapun itu, Karena setiap orang punya sisi baik dan sisi buruk. Mari kita lihat kebaikannya. Kejelekannya tidak usah dibesarkan.
Pesan untuk umat semua Hindu di Nusantara Jangan pula seperti "lidi yang berserakan" Bersatulah seperti sapu lidi. Agar kita lebih kuat dan bisa berbuat dan menghasilkan lebih banyak karya.
dirjen1

Keesokan hari acara pun berlanjut Pagi hari jam 08:30-11:30WITA dengan dialog bersama lembaga/organisasi Hindu di Kupang NTT pada aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTT, dilanjutkan  Audiensi di Kantor Gubernur NTT Bersama Wakil Gubernur NTT Bapak Josef A.Naesoi, dan Juga Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama Republik Indonesia Bapak Dr.Tri Handoko Seto,S.Si,M.Sc , pada 20 Mei 2021, jam 12:00wita, turut mendampingi :

Ketua PHDI Kota Kupang (Bpk.Wayan Wira), Ketua WHDI Kota Kupang (Ibu dr.Sinta Widari,Sp.KJ), Ketua Peradah Kota Kupang (Sdr.Putu Dharma), Sekretaris PD.KMHDI NTT (Sdr.Ketut Wira) Mahasiswa Hindu, Forum Alumni KMHDI, Puskor Hindunesia (Guntara), Pengurus Yayasan Upanisada Pendidikan Hindu (Bpk Agung Sayang, Bpk.Dr.Gusti Budiana, Ibu Ni Nyoman Yuliani) serta Pembimas Hindu NTT (Ibu Ni Wayan Sunarsih) dan Juga Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT Bapak I Nyoman Ariawan Atmaja (Sekretaris Sabha Walaka PHDI Pusat), serta Juga Asisten Dirjen Bimas Hindu Pusat (Mbak Herawati) dan sekretaris Pribadi Wakil Gubernur NTT (mbak Mira Tata Usaha Wagub NTT).

dirjen2

Acara pun membahas berbagai hal yaitu sinkronisasi dan komunikasi organisasi/lembaga Hindu bersama Pemerintah Provinsi NTT dan berbagai kontribusi, dukungan umat Hindu dalam pemulihan ekonomi nasional (PEN), Hindu peduli Covid19 masa Pandemi, serta bantuan Badai Seroja dari umat Hindu Kupang NTT & Hindu Peduli kepada Masyarakat NTT melalui Posko BPBD NTT yang telah dilaksanakan.
Wakil Gubernur NTT, memberikan apresiasi, dan siap sebagai Guru Wisesa (Pemerintah Daerah NTT) mensupport berbagai hal, diantaranya Utsawa DharmaGita (UDG) Nasional 2021 dengan kontingen NTT UDG secara online Daring (dalam jaringan) & Luring (Luar Jaringan) pada 21 September 2021. 
Bapak Josef A.Naesoi , wakil Gubernur NTT mengatakan juga akan mendukung sepenuhnya pembangunan gedung sekolah Hindu Saraswati Kupang NTT untuk mendidik SDM di NTT, serta berbagai aspirasi umat Hindu Kupang NTT lainnya seperti akses jalan masuk menuju Pura Oebananta Kota Kupang NTT untuk segera ditata berdasarkan kajian teknis.

dirjen7

dirjen8

Pada 20 Mei 2021, jam 18:00wita, sore hari Bapak Tri Handoko Seto (Dirjen Bimas Hindu) melakukan kunjungan ke wantilan Pura Oebananta melihat anak TK Hindu Saraswati dan SD Hindu Saraswati, dan dialog bersama Acara pun dilanjutkan menuju Pura Oebananta Kupang NTT sebagai Padma Bhuvana Nusantara (Pura Hindu Wilayah Tenggara Indonesia Yang Wajib Dikunjungi Ketika Tirtha Yatra) , SembaHYANG bersama umat Hindu dan Dharma Wacana dari Bapak Dr.Tri Handoko Seto,S.Si,M.Sc, Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI, berkaitan dengan pentingnya membangun sumber daya manusia melalui pendidikan dan kemandirian ekonomi. Acara pun diakhiri dengan foto bersama Jero Gede Dwija I Dewa Ketut Alit, para Pinandita, serta umat hindu kupang. (kgun)

Semoga pikiran dan dukungan yang baik datang dari segala penjuru.
OM Anobadrah Kratavyu Yantu Visvatah.

siaran Pers Media , Koran : https://www.facebook.com/rygun/posts/10218508089525619

Berita Koran Timor Express (Timex) , 20 Mei 2021 halaman 10 :
Gedung Sekolah Hindu Kupang Mulai Dibangun.
Koran Victory News 20 Mei 2021 halaman 11 :
Kerukunan Hidupkan Pendidikan di Kota Kupang
inews Kupang NTT, 21 Mei 2021 : Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sekolah Hindu Saraswati Kupang NTT.
Video YouTube inews Kupang NTT : https://youtu.be/XnUHjb7vMgk