nyepi2023

OM SWASTIASTU

 

Informasi Rangkaian Kegiatan sambut Hari Suci NYEPI Tahun Baru Saka 1945, di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur : 

12 Maret 2023, Bhakti Sosial (Baksos) menyambut Hari Suci Nyepi, Kegiatan Donor Darah di Wantilan Pura Agung Giri Kertha Bhuwana, Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang Provinsi NTT,

19 Maret 2023, Minggu jam 12:00wita, Upacara Melasti di Pura Manik Segara, Oebananta , Kelurahan Fatubesi , kecamatan Kota Lama, Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Dilanjutkan Mekemit selama 2 hari, yaitu tanggal 19 maret malam, dan tanggal 20 maret, malam hari, di Pura Oebananta.

20 Maret 2023 Ngayah pembuatan daging (be) caru, dan persiapan upakara serta mejejahitan Banten Tawur Kasanga NYEPI.

20 Maret 2023 , Pemasangan Lomba Penjor di Sepanjang Jalan El tari Kupang, dan Lomba Gebogan Buah - Buahan Lokal NTT di Halaman Kantor Gubernur NTT.

21 Maret 2023, Pawai Ogoh-ogoh, dan Tawur Kasanga, Tilem Sasih Kasanga.
Jalur pawai 8 Ogoh-ogoh : Kantor Gubernur NTT (Gedung Sasando), menuju Polda NTT, Putar Balik kembali ke Kantor Gubernur NTT, dan Upacara Tawur Kasanga di Perempatan kantor Gubernur NTT.

22 Maret 2023, Puncak Hari Suci NYEPI Tahun Baru Saka 1945 umat Hindu melakukan Catur Brata Nyepi, Amati Gni, Amati Karya, Amati Lelungan, Amati Lelanguan, yang berarti tidak menyalakan lampu dan api (amati geni) kendali emosi, pengendalian diri, tidak boleh mengobarkan hawa nafsu, kemudian tidak berkegiatan dan bekerja (amati karya),  tidak berpergian (amati lelungan) dan tidak mengadakan hura-hura dan menghentikan segala bentuk kesenangan duniawi agar fokus sembaHyang (amati lelanguan)

23 Maret 2023, Ngembak Gni, SimaKrama Nyepi Tahun Saka 1945, dan juga Libur Cuti Bersama Nasional sesuai SKB 3 Menteri. (Surat Libur Kunjungi Disini)

Kemudian Dharma Santi NYEPI Tahun 2023

#PHDIKotaKupang, #panitiaNyepi2023, #Nyepi22maret2023, #Hindukupang , #Nyepi2023 , #TahunSaka1945

Info akan di-update kembali bila ada pembaharuan. (admin hindukupang)
Sumber : Bapak dr.Ari Wijana, ketua Panitia Nyepi 2023 dalam Grup Whatsapp Hindu Kupang NTT

Surat Keputusan (SK) PHDI Kota Kupang Nomor 16/PHDI-Kota/II/2023, tentang Susunan Panitia Pelaksana Kegiatan Nyepi Tahun Saka 1945 dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Kupang bisa kunjungi disini.

Semoga bermanfaat karena berbagi kebaikan selalu beruntung.

OM SHANTI SHANTI SHANTI OM

 

logo banjar

 

PEMBERITAHUAN

 

D a r i     : Ketua Banjar Dharma Agung Kupang melalui Panitia Ngaben/Kremasi Massal di Kupang.

Kepada   : Keluarga Ahli Waris Jenazah, masing-masing di Tempat.

 

= ISI PEMBERITAHUAN =

OM Swastiastu,

         

          Dalam rangka penataan area di sekitar Pura Prajapati dan Pekuburan Hindu di Kelurahan Nunbaun Sabu Kecamatan Alak Kota Kupang, Banjar Dharma Agung Kupang melalui Panitia Ngaben/Kremasi Massal akan melakukan pembongkaran 32 (tiga puluh dua) kuburan, mengangkut tulang belulang jenazah dan selanjutnya dilakukan ngaben/kremasi massal pada tanggal 7 Mei 2023 di area “Setra dan Krematorium Hindu Banjar Dharma Agung Kupang”, Kelurahan Nunbaun Sabu Kecamatan Alak Kota Kupang.

          Untuk proses lebih lanjut, dimohon kepada keluarga ahli waris jenazah dapat menghubungi Ketua Panitia melalui Ketua Tempekan masing-masing paling lambat tanggal 29 April 2023.

         

Demikian pemberitahuan, atas perhatiannya dihaturkan terima kasih.

 

OM, Shanti, Shanti, Shanti, OM.

 

Kupang, 24 Februari 2023

     Panitia,

 

 

 

 DMO1

Hindukupang.com - NTT , 3 Maret 2023 , Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PD.KMHDI NTT) melaksanakan Diklat Manajemen Organisasi (DMO) di Wantilan Pura Luhur Akasha, airport Eltari Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Acara yang berlangsung jam 19:30wita ini , dimulai dengan Persembahyangan bersama mahasiswa - mahasiswi Hindu Kupang di Utama Mandala Pura Luhur Akasha, kemudian dilanjutkan dengan Pembukaan Diklat Manajemen Organisasi (DMO) ke 17.

DMO2

(Peserta DMO PD.KMHDI NTT, Suasana selesai SembaHyang di Utama Mandala Pura Luhur Akasha, Airport Eltari, Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur)

DMO6

DMO18

DMO17

Pembukaan acara dimulai dengan Menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, kemudian Mars KMHDI, pembacaan Asta Prasetya Brahmacarya , dan Laporan Ketua Panitia Diklat Manajemen Organisasi (DMO) PD.KMHDI NTT.

Peserta yang hadir dalam DMO PD.KMHDI NTT ini berasal dari mahasiswa-mahasiswi Hindu berbagai kampus di Kupang NTT, yaitu kampus Universitas Nusa Cendana (Undana), Poltekkes Kemenkes Kupang, Kampus STIKOM, Politeknik Negeri Kupang, dan kampus lainnya.

 Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

DMO15

DMO4

(Satyam Eva Jayate , JAYA PD.KMHDI NTT dan Forum Alumni KMHDI)

Laporan Ketua Panitia DMO PD.KMHDI NTT Ni Made Mirah Pratiwi Purbasari mengungkapkan kegiatan DMO ini untuk meningkatkan pemahaman para kader Mahasiswa-Mahasiswi Hindu Kupang NTT agar memiliki skill dan keahlian di bidang manajemen organisasi, melalui belajar teori maupun praktek serta dilatih oleh para fasilitator pelatih dari kakak-kakak PD.KMHDI NTT.

Ketua PD.KMHDI NTT I Gede Agus Parama Natha mengungkapkan Diklat Manajemen Organisasi ini mengambil tema Berlayar bersama KMHDI, yang berarti organisasi Kemahasiswaan Hindu Tingkat Nasional ini ibarat seperti kapal dan diisi orang yang memiliki keahlian dan tugas berfungsi untuk berlayar bersama menuju tujuan.

Alumni PD.KMHDI NTT Rary Triguntara,SKM yang akrab disapa Kak Gun ini juga menyampaikan bahwa DMO merupakan rangkaian dari Masa Penerimaan Mahasiswa Baru (MPAB) dan PD.KMHDI NTT baru saja beberapa Minggu lalu menyelesaikan MPAB dengan total peserta sebanyak 18 Mahasiswa-Mahasiswi Hindu Kupang NTT.

DMO7DMO8

Mahasiswa-Mahasiswi Hindu Diklat Manajemen Organisasi PD.KMHDI NTT
Suasana Perkenalan Para Peserta di Wantilan Pura Luhur Akasha, Airport Eltari, Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur

DMO9DMO10

DMO11DMO12

Jadwal Diklat Manajemen Organisasi PD.KMHDI NTT bisa kunjungi disini. 
Selamat melaksanakan Diklat Manajemen Organisasi (DMO) 3-5 Maret 2023, Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (PD.KMHDI NTT) di Wantilan Pura Luhur Akasha, Kota Kupang.
Acara pembukaan DMO ditutup dengan sesi foto bersama dan juga pembekalan dari Alumni KMHDI NTT kak Guntara, berupa aplikasi Kitab Suci Hindu, Bhagawad Gita, dan melantunkan bersama Adhyaya II, Sloka 47, yang berbunyi :

कर्मण्येवाधिकारस्ते मा फलेषु कदाचन |
मा कर्मफलहेतुर्भूर्मा ते सङ्गोऽस्त्वकर्मणि ||

karmaṇy-evādhikāras te
mā phaleṣhu kadāchana
mā karma-phala-hetur bhūr
mā te saṅgo ’stvakarmaṇi

You have a right to perform your prescribed duty, but you are not entitled to the fruits of action. Never consider yourself the cause of the results of your activities, and never be attached to not doing your duty.

Bhagavad Gita Chapter 2 Verse 47,

Artinya :
Hakmu hanyalah pada pelaksanaan tugas kewajiban, dan sama sekali tidak pada pahala dari tugas kewajiban yang engkau lakukan. Jangan beranggapan engkau menjadi penyebab dari hasil perbuatan, dan jangan menjadi terikat untuk tidak melakukan tugas kewajibanmu.

Sloka Bhagawad Gita, Adhyaya II Sloka 47 inilah yang sering diucapkan oleh Presiden Pertama Republik Indonesia, Bapak Ir.Soekarno dalam setiap pidatonya, bahkan Presiden RI ke 5 Ibu Megawati Soekarnoputri juga mengucapkan Sloka Bhagawad Gita Bab II.47, dan dilanjutkan oleh Cucunya Soekarno yaitu Ibu Puan Maharani saat menjabat Ketua DPR RI pun ikut mengucapkan Sloka Bhagawad Gita Bab II.47 ini dalam pidato kenegaraan pertama di sidang DPR RI. (Hindukupang.com/RTG)

DMO3

DMO7

DMO4DMO8

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

IMG-20230222-WA0017

Pemuda Gereja Ebenhaezer (Panzer)   bersama  Remaja Masjid Al Baitul Qadim Airmata (Remas) dan Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) NTT berbagi kasih pada Sabtu 18 Februari 2023 di Panti Asuhan Difabel Bhakti Luhur Katolik

Acara tersebut dihadiri oleh 15 perwakilan pemuda Ebenhaezer, pemuda Masjid Airmata dan mahasiswa Hindu NTT. Kegiatan sosial tersebut berisi fun games, live music, amal dan berbagi cinta kasih.

Pemimpin pemuda Gereja Ebenhaezer, Victor C.H.E. Rairutu, ST, IAP mengatakan, aksi sosial tersebut berupa sembako, paket alat tulis, paket buah dan uang tunai Rp1 juta.

“Sumber donasi itu donasi langsung dari Pemuda Gereja Ebenhaezer Oeba, Pemuda Masjid Airmata dan Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia di NTT,” kata Victor kepada wartawan. Selain itu, kata Victor, kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk rasa syukur dari komunitas pemuda Ebenhaezer, pemuda masjid dan mahasiswa Hindu di NTT.

“Apalagi kita anak muda memiliki kebesaran hati yang ingin kita bagikan, itu langkah positif untuk generasi mendatang,” jelas Victor.

Menurut Victor, program yang akan dilaksanakan ini merupakan salah satu langkah awal dan diharapkan terus berlanjut dan berkelanjutan secara rutin dari tahun ke tahun.

“Kami berharap banyak hal yang dapat dilakukan di masa mendatang karena komunikasi yang baik antara 3 komunitas ini. Kami berharap 3 komunitas ini tidak berhenti sampai disini, kami terbuka untuk semua,” jelasnya. “Mungkin ini akan memungkinkan teman-teman dari komunitas Katolik dan Budha dan Khonghucu untuk bergabung,” katanya.

Ketua Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia NTT I Gede Agus Parama Natha menyatakan, kegiatan yang dilakukan sangat mulia dan semoga dapat menginspirasi banyak orang untuk berbagi kecintaan kepada masyarakat kecil.

“Dan juga untuk mempererat persaudaraan antar sesama. Kegiatan ini sangat berkesan dan bermanfaat bagi kesatuan mahasiswa Hindu dan anak-anak panti asuhan,” jelasnya.

Ketua Pemuda Masjid Baitul Qadim Airmata. Syamad Wijaya M. Duru menuturkan, para pemuda Masjid Airmata mendapatkan banyak pengalaman melalui kegiatan ini.

Bagaimana menjaga berbagi, menunjukkan kasih sayang dan menjaga kerukunan di kota Kupang.

“Hal-hal seperti itu merupakan keberhasilan yang luar biasa dan bermanfaat bagi setiap orang,” pungkasnya.

Agus Natha, Ketua PD.KMHDI NTT ungkapkan Bila pada 14 Februari dikenal sebagai Hari Valentine, kasih sayang, maka Pada tanggal 18 Februari 2023 ini juga bertepatan dengan Hari Tumpek Krulut, Saniscara (Sabtu) Kliwon wuku Krulut yang bermakna berbagi kasih sayang sesuai sistem pawukon kalender Bali. (GN)  

IMG 20230212 123702e

Hindukupang.com - NTT , Paguyuban Masyarakat Hindu dan Etnis Bali di Kupang NTT yaitu Banjar Dharma Agung Kupang (BDAK) merayakan Hari Ulang Tahun ke 72 Tahun yang berdiri pada tanggal 10 Februari 1951. Acara HUT ke-72 yang dirayakan dengan memilih pada hari libur tanggal 12 Februari 2023 berlangsung mulai jam 08:00 WITA - 15:00 WITA ini bertempat di Wantilan Pura Oebananta, Kelurahan Fatubesi Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, terlihat sangat ramai hingga memadati areal Pasar Oeba hingga parkiran Rusunawa pun penuh dengan berbagai kendaraan roda empat dan juga roda dua.

IMG 20230212 122535e

Dari jumlah Total Undangan Peserta Perayaan HUT ke-72 tahun Warga Banjar Dharma Agung Kupang ini mencapai lebih dari 1.957 warga sebanyak 500 Kepala Keluarga yang turut serta hadir dari 19 Tempekan (sektor wilayah) baik dari dalam Kota Kupang dan juga Kabupaten Kupang.

Banjar Dharma Agung Kupang (BDAK) yang saat ini dipimpin oleh Ketua yaitu Bapak I Nyoman Pasek Martika, mengungkapkan terdapat 19 Tempekan atau sektor wilayah warga banjar Dharma Agung Kupang (BDAK) yang terdata, yaitu 17 Tempekan (sektor wilayah) di dalam Kota Kupang dan 2 Tempekan di Kabupaten Kupang NTT. Sebanyak 17 Tempekan di Dalam Kota Kupang tersebut diantaranya yaitu Tempekan Oepura & Sikumana, Tempekan Naikoten I, Tempekan Benteng, Tempekan Oebobo, Tempekan Brimob, Tempekan Oebufu, Tempekan BTN Kolhua, Tempekan Polres Kupang, Tempekan Alak, Tempekan Sekolah Polisi Negara (SPN), Tempekan Tarus, Tempekan KOPETA (Kelapa Lima, Walikota, Oesapa, Penfui, Baumata, Liliba, Naimata, Lasiana), Tempekan Asrama Kuanino, Tempekan Perumnas & Pasir Panjang, Tempekan Oetete, Tempekan Fontein, serta Tempekan POLDA.
Untuk 2 Tempekan di Kabupaten Kupang NTT yaitu Tempekan Naibonat, dan Tempekan Brigif.

HUT BDAK13

HUT BDAK5

HUT BDAK14

HUT BDAK3

HUT BDAK15

HUT BDAK4

HUT BDAK16

IMG 20230213 110400IMG 20230213 105500

Tema Hari Ulang Tahun Banjar Dharma Agung Kupang ke-72 tahun ini yaitu "Mesimakrama Dan Megibung Menjalin Kebersamaan dan Persaudaraan", karena Paguyuban Masyarakat yang bernama Banjar ini telah berdiri sejak 10 Februari 1951 - 10 Februari 2023.

Wawancara singkat Ketua Panitia HUT BDAK yaitu Bapak I Gusti Agung Ngurah Suarnawa,S.KM, M.Kes mengatakan, Rangkaian Perayaan HUT ke72 Banjar Dharma Agung Kupang, di areal Pura Oebananta ini diisi dengan berbagai kegiatan , untuk anak dan remaja seperti pelatihan pembuatan anyaman bambu yang disebut "Kelatkat" buat upacara mecaru, untuk ibu-ibu dan remaja putri dengan kegiatan pelatihan Mejejahitan (merangkai) Janur daun pucuk kelapa sebagai bahan upakara dan upacara Hindu, kemudian Bapak-bapak membuat Lawar masakan khas Bali, dan juga tum Babi, sayur kuah batang pisang (jukut ares) bumbu bali, serta disiapkan juga menu vegetarian berupa kuah ikan dan daging ayam, bagi tamu undangan yang menu khusus.
Selain itu juga ada latihan Mekidung Suci, kidung warga sari dan berlatih nyanyian suci bagi ibu-ibu mengiringi setiap Upacara Hindu, purnama dan tilem serta hari Raya Hindu lainnya.

HUT BDAK17

HUT BDAK2

IMG 20230212 100316

Sebagai informasi dari Sekretaris BDAK Bapak Ida Bagus Astawa menjelaskan Sejarah Perjalanan Banjar Dharma Agung Kupang, dan Kepemimpinan dari periode masa ke masa. Dan Pendataan yang dilakukan terus dilaksanakan bagi warga yang baru datang ke Kota dan Kabupaten Kupang untuk bisa melaporkan diri ke tempekan masing-masing.

Ketua Bidang Humas HUT BDAK Bapak I Nyoman Warisano,SH mengungkapkan Kegiatan Perayaan Ulang Tahun Banjar setiap tahun sekali ini sangat bermanfaat untuk mempererat persaudaraan, karena anggota Banjar tidak hanya umat hindu, ada juga orang etnis Bali yang sudah kawin mawin, campur, sehingga warga Banjar Dharma Agung Kupang ada juga yang dari umat Kristen, Katolik dan islam, Buddha, bergabung di anggota Banjar, yang memiliki berbagai kegiatan di bidang Sosial, Seni dan mejaga Tradisi adat dan budaya Bali.

HUT BDAK1

Anggota Humas HUT ke72 Banjar Dharma Agung Kupang yaitu sdr.Rary Triguntara,SKM , mengungkapkan Untuk diketahui Pura Oebanantha merupakan Pura pertama tempat Ibadah Umat Hindu yang berdiri di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur sejak tahun 1951, dan Banjar sudah ada saat itu dengan Kepemimpinan dari Alm.Bapak Badung sebagai Ketua Banjar Pertama.

Perayaan Hari Ulang Tahun Banjar Dharma Agung Kupang , HUT Ke-72 BDAK. Sesuai Hasil Rapat Banjar Dharma Agung Kupang, maka Tanggal 10 Februari 1951 ditetapkan sebagai Hari Lahirnya Banjar Dharma Agung Kupang, karena melihat Sejarah kepemimpinan Banjar tahun 1951 oleh alm.Bapak Badung.
Makna dari tanggal 10 Februari, dipilih ulang tahun Ketua Banjar Terlama (3 Periode), yaitu Almarhum (Alm) Bapak I Made Taku.
Sedangkan Makna Tahun 1951 adalah Tahun Periode Kepemimpinan Ketua Banjar Pertama di Kupang Nusa Tenggara Timur yaitu (Alm).Bapak Badung. Sehingga HUT Banjar Dharma Agung Kupang ditetapkan tanggal 10 Februari 1951.

HUT BDAK11

IMG 20230212 113034

IMG 20230212 123421

Sebagai informasi Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) secara Nasional sendiri baru berdiri pada 23 Februari 1959, sedangkan Banjar Dharma Agung Kupang dan Pura Oebananta sudah ada sejak Tahun 1951, di Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. 

Menilik Sejarah mencatat bahwa Sejak 28 Mei 1954, nama Wilayah "Sunda Kecil" berubah menjadi "Nusa Tenggara". Dan Kemudian Pada tahun 1958, Wilayah Nusa Tenggara resmi dimekarkan jadi tiga provinsi yaitu Bali (14 Agustus 1958), Nusa Tenggara Barat (17 Desember 1958) dan Nusa Tenggara Timur (20 Desember 1958).

Sehingga Sunda Kecil (Bali,NTB,NTT) dengan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sendiri baru terbentuk 20 Desember 1958, dan untuk Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) juga baru berdiri sejak 23 Februari 1959, sehingga Banjar Dharma Agung Kupang (BDAK) lebih dulu hadir dengan berdirinya Pura Oebanantha sejak Tahun 1951.

Foto Pura Oebanantha Masa Lampau 1951-2023 bisa diakses kunjungi disini (photo slide).

Pura Oebanantha yang merupakan Pura Umat Hindu pertama berdiri sejak 1951 di Provinsi NTT ini pun sudah ditetapkan menjadi "Padma Bhuwana Nusantara" Wilayah Tenggara Indonesia dalam Pesamuhan Agung PHDI tahun 2010, di Denpasar Bali.

Padma Bhuwana Nusantara mencirikan Kelopak Bunga Padma sebagai Wilayah 9 Pura Nusantara, Tempat Ibadah Hindu yang Wajib dikunjungi ketika melaksanakan Perjalanan Suci , Tirtha Yatra , Dharma Yatra ke berbagai tempat Suci Agama Hindu di wilayah Indonesia.

Analog dengan penerapan Widhi Tattwa atau Theologi Hindu yang universal tersebut di Bali maka dapat ditetapkan konsep Padma Bhuwana Tattwa tersebut dalam tataran Nusantara. Yang penting tujuan pendirian Padma Bhuwana itu mengimplementasikan daya guna pemujaan pada Tuhan untuk membangun kehidupan yang seimbang lahir batin (purusha pradana), membangun kehidupan yang aman dan damai (raksanam), membangun tegaknya sistem alam dan sistem sosial yang setara, bersaudara dan merdeka untuk menciptakan sistem pembangunan SDM yang berkwalitas. Konsep pembangunan alam, masyarakat untuk pembangunan manusia itulah tujuan dari pendirian Padma Bhuwana Nusantara. Pura Padma Bhuwana Nusantara ini sebagai media untuk menjabarkan konsep-konsep tentang kehidupan yang ideal dari Hindu di seluruh Nusantara. Penetapan Pura Padma Bhuwana Nusantara itu sekedar menentukan Pura atau tempat pemujaan di sembilan arah penjuru Nusantara. Penetapan sembilan Pura di sembilan arah Nusantara itu adalah untuk menjabarkan empat konsepsi pendirian Pura Kahyangan Jagat. Karena empat konsepsi pendirian Kahyangan Jagat itu untuk mendayagunakan pemujaan pada Tuhan serta menguatkan niat dan tekad membangun alam dan manusia menjadi alam yang Bhuta Hita dan manusia yang Jana Hita menuju Jagat Hita.
Untuk mengimplementasikan empat konsepsi pemujaan pada Tuhan itu maka ditetapkanlah sembilan Pura disembilan penjuru Nusantara yaitu :
Di Timur Laut, Manado Pura Agung Jagadhita
Di Timur, Jaya Pura Pura Agung Surya Bhuvana
Di Tenggara, Kupang Pura Oebanantha
Di Selatan, Bali Pura Luhur Uluwatu
Di Barat Daya, Bogor Pura Parahyangan Agung Jagatkartha
Di Barat, Palembang Pura Agung Sriwijaya
Di Barat Laut, Medan Kuil Agung Shree Mariyaman
Di Utara, Tarakan Pura Agung Giri Jagat Natha
Di Tengah, Kalteng Pura Agung Pitamaha
Demikian Pura Padma Bhuwana Nusantara sebagai media untuk mengamalkan konsep pemujaan menurut Padma Bhuwana Tattwa, yang ditetapkan dalam Pesamuhan Agung Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), di Denpasar Bali pada 5 Desember 2010 oleh Pimpinan Sidang , Ketua Dharma Adhyaksa yaitu Ida Pedanda Gede Ketut Sebali Tianyar Arimbawa dan Juga Ketua Sabha Walaka Parisada Pusat yaitu Drs. I Ketut Wiana, M.Ag. Kemudian Pengurus Harian Parisada Pusat Ketua Umum yaitu Dr.I Made Gde Erata,MA , Sekretaris Umum yaitu Kolonel Inf. (Purn) I Nengah Dana, S.Ag , Panitia Penyelenggara Ir. I Dewa Putu Sukardi,S.Ag,MBA , sesuai Lampiran Keputusan Pesamuhan Agung Parisada Nomor : 8/KEP/P.A.Parisada/XII/2010 Tentang Rekomendasi Padmabhuwana Simbol Alam Stana Tuhan.

HUT BDAK12

IMG 20230212 130156

Puncak Perayaan Acara HUT ke-72 Banjar Dharma Agung Kupang, NTT , kemudian diisi Doa Puja Tri Sandhya dan Doa Makan oleh Pinandita I Wayan Suparta,S.Ag, Kemudian pemotongan Kue Tumpeng, oleh Sesepuh Ketua-Ketua Banjar dari berbagai Periode Kepemimpinan, Bapak I Ketut Suardita, Bapak I Wayan Windia, Bapak I Komang Gejir, Bapak I Wayan Sumartika, Bapak I Nyoman Pasek Martika, yang usai Potong Nasi Tumpeng dilanjutkan dengan Megibung, makan Siang bersama-sama bersama ribuan warga anggota Banjar, dan juga bersama berbagai Undangan yang datang yaitu Ketua PHDI Kota Kupang, Lurah Fatubesi atau perwakilan, Ketua LPM Fatubesi Bapak Dadang, RT & RW Kelurahan Fatubesi, Karang Taruna Fatubesi, Tokoh-Tokoh Organisasi Hindu Kupang NTT, Pembimas Hindu NTT, WHDI, Pemuda Hindu, Mahasiswa Hindu (KMHDI) dan tamu Undangan Lainnya. Usai Foto bersama dan makan siang bersama acara pun diakhiri dengan Karaoke Lagu / musik Bali dan Donasi kepada Banjar Dharma Agung Kupang dari berbagai Tempekan, yang menyumbangkan lagu. (Guntara/Hindukupang).

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

 

Kompilasi Berita Pers Jurnalis Media Cetak dan Media Online :
1. Berita Hindukupang.com :

https://hindukupang.com/index.php/berita-kegiatan/152-semarak-hari-ulang-tahun-banjar-dharma-agung-kupang-ke-72-dihadiri-ribuan-masyarakat-di-areal-wantilan-pura-oebananta-kota-kupang-ntt-dalam-semangat-mesimakrama-dan-megibung-menjalin-kebersamaan-dan-persaudaraan

2. Berita Pos Kupang , Media Online Terbit 12 Februari 2023 : Banjar Dharma Agung Kupang (BDAK) Rayakan Ulang Tahun Setelah 72 Tahun Berdiri

https://kupang.tribunnews.com/2023/02/12/bdak-rayakan-ulang-tahun-setelah-72-tahun-berdiri

3. Berita Koran Timor Express (TIMEX), Media Cetak, Terbit 13 Februari 2023 , Halaman 9 dan Halaman 10, Klik Kunjungi Disini.

4. Berita Victory News , Media Online, Terbit 13 Februari 2023 Perayaan HUT Ke-72 Banjar Dharma Agung Kupang

https://www.victorynews.id/komunitas/pr-3317500856/rayakan-hut-ke-72-bdak-umat-hindu-dari-etnis-bali-gelar-aneka-kegiatan-di-pura-oebananta-kupang

HUT BDAK18

HUT BDAK15