AWP Saraswati

Hindukupang.com - NTT, Sekolah Dasar Hindu Adi Widya Pasraman Saraswati atau SD Hindu / AWP Saraswati Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada 17 Juni 2023 jam 09:00-13:00WITA bertempat di Hotel Cahaya Bapa, melaksanakan Acara "Gelar Karya, Pentas Seni , Pelepasan Siswa Kelas VI Angkatan I, dan Kenaikan Kelas I-V Tahun 2022/2023." Sebagai Sekolah Favorit dengan Akreditasi "A", SD Hindu Adi Widya Pasraman Saraswati Angkatan I merayakan Kelulusan 100 Persen dengan cara kreatif dan inovatif yakni Acara Gelar Karya dan Pentas Seni di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Acara ini dihadiri oleh Pembimas Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTT, Pengurus Yayasan Upanisada Pendidikan Hindu Kupang, Pengurus PHDI NTT, PHDI Kota Kupang, Ketua Banjar Dharma Agung Kupang, Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Korwil NTT, Badan Penyiaran Hindu NTT, WHDI NTT, WHDI Kota Kupang, Peradah, KMHDI NTT, Penyelenggara Bimas Hindu Kota Kupang, Puskor Hindunesia dan Forum Alumni KMHDI.
Turut hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang yang diwakili oleh Bimas Katolik Bapak Herman Haki,S.Fil., Koordinator pengawas pendidikan Hindu Kota Kupang Pak Joni Edward Rihi, Kemudian Pengawas Adi Widya Pasraman, Camat Kota Lama, Lurah Fatubesi, ketua Komite Sekolah Adi Widya Pasraman Saraswati, dan orang tua siswa serta tamu undangan lainnya.

AWP Saraswati1

(Ketua Yayasan Upanisada Anak Agung Gede Sayang Mega Putra,SE., Kepala Sekolah Adi Widya Pasraman Saraswati Ni Nyoman Suparwati,S.Pd, Pembimas Hindu NTT Dra.Ni Wayan Sunarsih,MM., Sekretaris PHDI NTT Dr. I Gusti Bagus Adwitaarsa,MP, dan Ketua PHDI Kota Kupang I Wayan Wira Susana,SE, Kementerian Agama Kota Kupang yang diwakili oleh Bimas Katolik Bapak Herman Haki,S.Fil., Koordinator Pengawas Pendidikan Hindu Kota Kupang Bapak Joni Edward Rihi, Kemudian Pengawas Adi Widya Pasraman, Foto Bersama 8 Siswa-Siswi Kelas VI yang lulus 100% dari Sekolah Dasar Hindu , Adi Widya Pasraman Saraswati Angkatan I)

Sekolah Hindu Adi Widya Pasraman Saraswati ini bernaung di Yayasan Upanisada Kupang dengan Ketua Yayasan yaitu Bapak Anak Agung Gede Sayang Mega Putra,SE, dan selain itu SD Hindu Adi Widya Pasraman Saraswati dengan Kepala Sekolah Ibu Ni Nyoman Suparwati,S.Pd, AWP Saraswati sudah Terakreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional (BAN-SD).

IMG 20230617 100805

Acara dimulai dengan Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya oleh semua Tamu Undangan, dilanjutkan Pembacaan Kitab Suci Hindu Bhagawad Gita Adhyaya IV Sloka 36 & 38, oleh Radha Devicka Puspa Wardani (Baca Sloka) dan Ni Putu Miasa Santiva Putri (penerjemah) dari Siswi kelas V Adi Widya Pasraman Saraswati Kupang.

Bhagawad Gita Adhyaya IV Sloka 36 :

अपि चेदसि पापेभ्य: सर्वेभ्य: पापकृत्तम: |
सर्वं ज्ञानप्लवेनैव वृजिनं सन्तरिष्यसि || 36||

api ched asi pāpebhyaḥ sarvebhyaḥ pāpa-kṛit-tamaḥ
sarvaṁ jñāna-plavenaiva vṛijinaṁ santariṣhyasi

Artinya : Seandainya pun engkau adalah orang paling berdosa di antara orang-orang paling berdosa, namun tanpa diragukan sedikit pun,
melalui perahu ilmu pengetahuan suci, maka engkau akan diseberangkan dari lautan dosa.

 photo1686990507

photo1686990534

Bhagawad Gita Adhyaya IV Sloka 38 :

न हि ज्ञानेन सदृशं पवित्रमिह विद्यते |
तत्स्वयं योगसंसिद्ध: कालेनात्मनि विन्दति || 38||

na hi jñānena sadṛiśhaṁ pavitram iha vidyate
tat svayaṁ yoga-sasiddhaḥ kālenātmani vindati

Artinya : Sesungguhnya di dunia ini tidak ada kekuatan penyucian yang melebihi kekuatan penyucian melalui ilmu pengetahuan suci.
Kepada mereka yang sudah mencapai kesempurnaan praktik Yoganya, setelah beberapa waktu maka Kebenaran sejati akan ia temukan di dalam dirinya sendiri.

AWP Saraswati2

Kemudian nampak pula ada Pameran Karya seni dari anak-anak SD Hindu Adi Widya Pasraman Saraswati (AWP Saraswati).
Kegiatan ini terselenggara atas Sumbangan wajib iuran anak, dari para orang tua , para donatur, sponsor, menurut Ketua Panitia I Putu Gede Suastra Wirawan dengan total anggaran mencapai ±Rp14.880.000. 

Pagelaran Seni ini nampak diisi berbagai pentas seni tarian Puspanjali, Musik Pianika, Lagu Persembahan Siswa-Siswi SD , Tarian Janger, Fashion Show Berbusana Pakaian Khas NTT, Pagelaran Drama dan juga Dance Modern dari Siswa-Siswi Adi Widya Pasraman Saraswati.

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

Kemudian dilanjutkan Penyampaian pesan dan kesan dari Komang Ristia, mewakili siswa-siswi Adi Widya Pasraman Saraswati Kupang yang sudah lulus SD Hindu Saraswati Kupang dan menceritakan berbagai kenangan bersama Para Guru pengajar, dari sepanjang pengajaran kelas 1-6 hingga tamat sekolah dasar. Sebagai alumni, bersama 8 teman lulusan Angkatan I takkan pernah melupakan SD Adi Widya Pasraman Saraswati Kupang yang telah banyak berjasa mendidik kami semua, Ungkap Komang Ristia.

IMG 20230617 105108

AWP Saraswati3

AWP Saraswati4

Berbagai Pameran Gelar Seni dan Karya Kreativitas dari Para Siswa-Siswi dari kelas I hingga kelas VI SD Hindu Adi Widya Pasraman Saraswati Kupang , dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang yang berhalangan hadir karena Dinas diluar Pulau dan diwakili oleh Bimas Katolik. yakni Bapak Herman Haki,S.Fil.

Suasana Pameran , Gelar Karya dan Kewirausahaan SD Adi Widya Pasraman Saraswati , Kupang ramai dikunjungi oleh para orang tua, dan juga tamu undangan sekaligus memberi apresiasi dan membeli berbagai karya kreativitas yang sudah dibuat oleh Siswa-siswi SD Hindu Adi Widya Pasraman Saraswati, ada yang berupa lukisan, ada pula miniatur Pura Oebanantha Kupang, Gereja dan Mesjid sebagai simbol toleransi yang terbuat dari bahan daur ulang, pernak pernik hingga anyaman dan kerajinan tangan lainnya.

IMG 20230617 094536

IMG 20230617 094544

(Tari Puspanjali Siswi SD Hindu Adi Widya Pasraman Saraswati, Kupang NTT)

IMG 20230617 114156

Acara selanjutnya dengan Mendengarkan Dharma Wacana dari Komang aditya dengan topik Moderasi Beragama serta Toleransi, oleh Siswa SD Adi Widya Pasraman Saraswati Kupang , persembahan Lagu dari Sweeta, Siswi SD Adi Widya Pasraman Saraswati Kupang, dalam Pagelaran Seni Kenaikan Kelas dan Kelulusan Kelas VI Angkatan I.

IMG 20230617 120725

AWP Saraswati6

Kemudian acara Penyerahan Piagam, Plakat dan Apresiasi kepada 8 Siswa-Siswi kelulusan Angkatan I SD Adi Widya Pasraman Saraswati Kupang, Penyerahan Apresiasi kepada Para Juara Rangking 123, dari setiap Kelas I Sampai Kelas VI SD Adi Widya Pasraman Saraswati Kupang serta juga Siswa-Siswi yang memiliki tabungan terbanyak juga mendapatkan piagam penghargaan karena siswa-siswi SD Adi Widya Pasraman diajarkan menabung sejak dini untuk melatih dalam pengelolaan keuangan.

AWP Saraswati

(Foto Bersama Orang Tua dan Siswa-Siswi Juara Rangking 123 dari kelas I, Kelas II, Kelas III, Kelas IV, Kelas V dan Kelas VI SD Hindu Adi Widya Pasraman Saraswati, Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur)

Dari Adik kelas juga mempersembahkan musik Pianika dan Lagu untuk Mama dari Siswa - Siswi Kelas I dalam Pagelaran Seni yang dilaksanakan oleh SD Hindu Adi Widya Pasraman Saraswati Kupang.

Kemudian yang teristimewa adalah Persembahan Lagu berbahasa Inggris dari Siswa - Siswi Kelas II SD Hindu Adi Widya Pasraman Saraswati Kupang NTT.

IMG 20230617 122416

(Siswa-Siswi menyanyikan Lagu Berbahasa Inggris yang dipersembahkan kepada Orang tua dan guru Pengajar di SD Hindu Adi Widya Pasraman Saraswati, Kupang)

Selain itu juga Persembahan Tarian Janger dari para Siswa-Siswi kelas III dan Kelas IV SD Adi Widya Pasraman Saraswati Kupang dalam acara Pagelaran Seni dan Kelulusan Angkatan I.

Pementasan Tari Dance Modern, dari Siswa dan Siswi kelas V SD Adi Widya Pasraman Saraswati Kupang, dipersembahkan dalam Pagelaran Seni Kelulusan Angkatan I. Kemudian seluruh siswa-siswi Pementasan Fashion Show dengan Pakaian Adat Khas NTT dari 22 kabupaten kota yang ada di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur oleh Siswa Siswi SD Adi Widya Pasraman Saraswati Kupang.

Di Akhir acara diisi Pementasan Drama dengan Topik "Kejujuran, Kecerdasan digunakan Untuk Membantu Banyak Orang", dari Siswa-Siswi SD kelas VI Adi Widya Pasraman Saraswati Kupang yang sudah dinyatakan lulus sebanyak 8 orang.

AWP Saraswati5

(Pameran Gelar Karya dan Pentas Seni serta kreativitas dari Siswa-Siswi kelas I sampai Kelas VI di Sekolah Dasar Hindu Adi Widya Pasraman Saraswati, Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur)

Adapun berbagai Prestasi dari Sekolah Dasar Hindu Saraswati sudah Akreditasi A, dan siswa-siswi dari sekolah Adi Widya Pasraman Saraswati ini bagi ranking 1 dan semua lulusan ternyata bisa diterima langsung untuk masuk di SMP N 1 Kupang tanpa tes seleksi.

Untuk total kelulusan 100% yakni sebanyak 8 Siswa-Siswi kelas VI dan total saat ini mencapai 58 anak didik siswa-siswi yang bersekolah di SD Hindu Adi Widya Pasraman Saraswati Kupang.

Sambutan Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI , yang dibacakan oleh Pembimas Hindu NTT Ibu Dra.Ni Wayan Sunarsih,MM , mengatakan sebagai mandat dari Peraturan Menteri Agama Nomor 56 Tahun 2014 tentang Pendidikan Keagamaan Hindu, maka Yayasan Upanisada Kupang membentuk SD Hindu Adi Widya Pasraman Saraswati Kupang yang didirikan pada Tahun 2017. Sekolah Dasar Adi Widya Pasraman Saraswati ini sudah menjadi rujukan pendidikan di Kota Kupang Provinsi NTT, dengan akreditasi A menjadi sekolah favorit dan menghasilkan lulusan Kurikulum Merdeka Belajar, yang berorientasi Program Toleransi, dan moderasi Beragama yang terwujud dari tenaga guru yang lintas agama, anak murid juga dari berbagai keagamaan , maupun suku yang berbeda, ada pula senam Yoga "Surya Namaskar" untuk kesehatan, kemudian pembelajaran seni alat musik rindik, gamelan, dan tarian, serta Aksara, dan ada pula kelas bahasa Inggris hingga Laboratorium Komputer, sehingga semua Siswa-Siswi belajar dengan nyaman di SD Hindu Adi Widya Pasraman Saraswati di Kupang Kota KASIH, yaitu Karya, Aman,Sehat,Indah,Harmonis. Harapan besar marilah bersama memajukan pendidikan berlandaskan Dharma Agama dan Dharma Negara, dan Bapak-Ibu serta seluruh masyarakat di kota Kupang yang memiliki anak-anak bisa mendukung dengan masuk belajar di sekolah favorit  Adi Widya Pasraman Saraswati yang telah Akreditasi A di Kota Kupang. Lokasi sesuai googlemaps Sekolah Dasar Adi Widya Pasraman Saraswati Kupang ini adalah di Areal Pura Oebanantha, Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, serta untuk lokasi Gedung sekolah baru SD Adi Widya Pasraman Saraswati sementara Pembangunan di wilayah Kelurahan Belo, Kota Kupang NTT.

" Visi dan Misi Sekolah Dasar Adi Widya Pasraman Saraswati "

Visi :
Menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, kreatif, berlandaskan ajaran Suci Weda untuk menghasilkan anak yang Suputra.

Misi :
1. Membentuk Siswa yang cerdas, terampil dan berbudi luhur.
2. Membiasakan diri untuk berperilaku Agamis dalam kehidupan sehari-hari.
3. Mendidik etika dan budi pekerti sesuai tuntutan Dharma.
4. Mengembangkan kapasitas intitusi dan SDM di Adi Widya Pasraman (SD Hindu) Saraswati.

Kata Kunci :

Berkualitas : Melaksanakan pendidikan dan pengajaran sesuai kurikulum nasional dan terstandar.

Kreatif : Mengembangkan metode pengajaran yang dapat merangsang dan mendukung kreatifitas peserta didik dalam menghasilkan produk/ide sesuai kurikulum.

Anak yang Suputra : Membentuk anak atau lulusan pendidikan dasar yang Suputra dengan ciri beretika mengamalkan ajaran Suci Weda, cerdas, bhakti kepada Orang Tua dan Negara.

Dengan Motto : Tat Twam Asi , artinya AKU adalah Kamu dan Kamu adalah AKU.

Visi Misi AWP Saraswati


Berbagai Prestasi SD Hindu Adi Widya Pasraman Saraswati Kota Kupang ini yang sudah diukir dan ditorehkan yakni berupa partisipasi dalam lomba olimpiade SD, partisipasi seni, tarian dan budaya , serta prestasi olahraga yaitu badminton dan olahraga lainnya. Semua Siswa-siswi yang bersekolah di Adi Widya Pasraman Saraswati Kupang adalah generasi unggul, dan semua yang bernaung di Yayasan Upanisada Pendidikan Hindu yaitu Adi Widya Pasraman Saraswati (SD Hindu) dan juga Pratama Widya Pasraman Saraswati (TK Hindu) ini selalu menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, stakeholder yang peduli dengan perkembangan dan kemajuan pendidikan guna mencerdaskan anak bangsa Nusantara Indonesia. (HinduKupang.com/Guntara).


#YayasanUpanisada , #AWPSaraswati , #Hindukupang.com

IMG 20230617 123149

 (Tarian Janger dari Siswa-Siswi SD Hindu Adi Widya Pasraman Saraswati, Kupang)

AWP Saraswati11

(Foto Hindukupang.com : Rary Triguntara Bersama Ketua Yayasan Upanisada Anak Agung Gede Sayang Mega Putra,SE., dan Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia, PHDI Kota Kupang I Wayan Wira Susana,SE, Serta Ketua Ikatan Cendikiawan Hindu Indonesia, ICHI NTT Prof.Dr.I Gusti Made Ngurah Budiana,S.Si.,M.Si
dalam Acara Pagelaran Seni Kenaikan Kelas dan Kelulusan Kelas VI Angkatan I (Pertama) Sekolah Dasar Hindu, Adi Widya Pasraman Saraswati , Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, di Aula Hotel Cahaya Bapa, tanggal 17 Juni 2023)

AWP Saraswati7

 Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

photo1684497441

(Pembuatan Penjor, sumber Foto Pasraman Satyam Eva Jayate)

Menyambut Hari Suci Saraswati, Peresmian dan Upacara Melaspas Pasraman Satyam Eva Jayate dilaksanakan berbagai kegiatan. Seperti Tradisi Ngelawar yang sarat kebersamaan dan pembuatan penjor serta buah gebogan yang penuh makna simbolik umumnya menjadi rangkaian kegiatan pada upacara keagamaan di Bali.

Demikian pula yang tampak saat persiapan Pemelaspas Rumah Kebangsaan dan Kebhinekaan Satyam Eva Jayate (SEJ) pada Jumat 19 Mei 2023 di Kelurahan Penatih Denpasar. Sembari mempersiapkan sarana prasarana upakara, dilangsungkan ngelawar bareng yang diikuti alumni mahasiswa dan pemuda Hindu. Sedangkan Lomba Penjor dan Gebogan dilaksanakan antar Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PC KMHDI) se Bali.

"Ngelawar yang sarat makna kebersamaan sebagai wujud spirit Vasudhaiva Kutumbhakam, menjadi semangat untuk mewujudkan rumah bersama bagi pembangunan generasi muda dan kreatifitas ini yang akan kita pelaspas Sabtu pada tanggal 20 Mei 2023 esok," ujar Ketua Yayasan Rumah Kebangsaan Kebhinekaan Ketut Udi Prayudi.,SE.,MH didampingi Ketua Panitia I Ketut Sae Tanju.,SE.,MM kepada media Senin (19/5) pagi. Upacara Melaspas Padma Candi Nusantara di Pasraman Satyam Eva Jayate ini juga akan diisi dengan Penyatuan 45 Tirtha (Air Suci) yang berasal dari Berbagai Pura-Pura Hindu di Seluruh Nusantara Indonesia.

Vasudhaiva Kutumbakam berasal dari bahasa Sansekerta yang terdiri dari “Vasudha” yaitu bumi, “iva” adalah sebagai, dan “Kutumbakam”, keluarga adalah ungkapan bahasa Sansekerta yang berarti bahwa seluruh dunia adalah satu keluarga tunggal bersaudara tanpa membedakan suku, agama, ras, antar golongan, bahasa, bangsa, budaya, tradisi, warna kulit.

Vasudaiva Kutumbakam juga disebutkan dalam beberapa kitab suci Hindu, seperti dalam Maha Upanisad dan Hitopadesh :

“Ayam bandhurayam neti gananā laghuchetasām,
Udāracharitānām tu vasudhaiva kutumbakam”
(Maha Upanisad 6.72)

artinya “Pemikiran bahwa hanya dialah saudara saya, selain dia bukan saudara saya adalah pemikiran dari orang yang berpikiran sempit. Bagi mereka yang berwawasan luas, atau orang mulia, mereka mengatakan bahwa seluruh dunia adalah satu keluarga besar.” (Maha Upanisad 6.72)

“Ayam nijah paroveti gananā laghuchetasām,
Udāracharitānām tu vasudhaiva kutumbakam”
(Hitopadesh 1.3.71)

“Ini adalah tempat saya dan orang yang berada di luar adalah orang asing, merupakan pemikiran sempit. gunakanlah hati nurani karena bagaimanapun, seluruh bumi adalah sebuah keluarga”.

photo1684497398

(Pembuatan Buah Gebogan dan Penjor, sumber Foto Pasraman Satyam Eva Jayate)

photo1684497376


Ditambahkannya bahwa Rumah Kebangsaan dan Kebhinekaan yang disingkat Akronim KAKEK ini dibangun dengan semangat gotong royong melibatkan berbagai komponen masyarakat. "Rumah ini dibangun untuk mewadahi beragam kegiatan pengembangan dan pembangunan generasi muda serta kegiatan kreatif, seni budaya dan kegiatan lainnya," ujar Udi yang alumnus berbagai universitas ini.
Pihaknya melaksanakan pemelaspas bangunan bercat Tri Datu warna merah, putih dan hitam sesuai filosofi Hindu ini mengambil momentum Hari Suci Saraswati yang bersamaan juga dengan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional.

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

photo1684497368

photo1684497387


"Spirit Saraswati kita maknai sebagai turunnya pengetahuan dan kebijaksanaan sehingga diharapkan keberadaan Rumah Kebangsaan nantinya mampu mencerahkan dan memberikan life skills bagi generasi muda dalam kompetisi era 4.0," jelas Udi yang juga pegiat eco enzyme ini.
Pemelaspas mengambil momentum Hari Kebangkitan Nasional harapannya Rumah Kebangsaan dapat menjadi wahana dan inspirasi bagi generasi muda untuk bangkit dan berkarya bagi nusa dan bangsa," tegasnya.

 

photo1684497430

(Pembuatan Makanan Khas Bali "Lawar" dan Penjor, sumber Foto Pasraman Satyam Eva Jayate)

photo1684497453

photo1684499426

(Padma Candi Nusantara di Pasraman Satyam Eva Jayate, Denpasar Bali,  Sumber foto : hindukupang.com)

photo1684499453

photo1684499406

(Admin hindukupang.com, Rary Triguntara Foto Bersama Ketut Udi Prayudi Alumni KMHDI di Pasraman Satyam Eva Jayate, Denpasar Bali)

Rumah Kebangsaan dan Kebhinekaan Satyam Eva Jayate dibangun di area seluas 13,99 Are menjadi gedung tempat berbagai aktifitas pembangunan dan kreatifitas generasi muda. "Beragam diskusi, diklat dan kursus digelar oleh pemuda dan mahasiswa dalam mengembangkan pengetahuan dan kompetensinya di bangunan berlantai 3 ini," tegas Presidium Forum Alumni KMHDI & mantan Anggota KPU Bali ini.

Pihaknya mengundang Gubernur Bali, Forkompimda Bali, Bupati dan Walikota se-Bali beserta forkompimda kabupaten/kota serta para tokoh nasional beserta donatur yang turut berkontribusi. (P.SEJ/NA)

photo1684497419

 

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

 

PD KMHDI NTT4

Hindukupang.com - NTT, Bulan Mei sebagai Semangat Pendidikan Nasional, Mahasiswa-Mahasiswi Hindu Kupang NTT melaksanakan Kegiatan "KMHDI Mengajar", Pada Tanggal 14 Mei 2023. Dalam upaya untuk memperkuat identitas Hindu dan menginspirasi generasi muda, Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia di Provinsi Nusa Tenggara Timur (PD KMHDI NTT), mengadakan kegiatan "Tour KMHDI Mengajar 2023" dengan tema “Bergerak Serentak untuk Flobamora” dengan sasaran Generasi Muda Hindu NTT. Kegiatan ini dilaksanakan di 3 titik daerah di NTT, yang pertama di Kota Kupang, selanjutnya di Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), dan diakhiri di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur. Kegiatan ini didukung penuh oleh Pembimas Hindu Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini secara resmi dimulai di Wantilan Pura Oebanantha, Kota Kupang pada Minggu (14/05/23).

PD KMHDI NTT2

(Foto Bersama : PD.KMHDI NTT, beserta Alumni dan Pembimas Hindu NTT dalam Kegiatan "KMHDI Mengajar" 14 Mei 2023, Wantilan Pura Oebananta Kupang)

KMHDI sadar bahwa akses untuk pendidikan khususnya di pinggiran indonesia timur masih sangat terbatas dan kebutuhan akan tenaga pengajar yang belum memenuhi kebutuhan secara minimal, maka berangkat dari hal itu KMHDI mencanangkan Program Nasional KMHDI Mengajar yang dilaksanakan secara Serentak seluruh Indonesia sejak 2017. Kegiatan Tour KMHDI Mengajar ini juga bertujuan untuk membangkitkan kebanggaan menjadi seorang Hindu bagi generasi muda-mudi Hindu.

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

PD KMHDI NTT1
Sebagai agen perubahan, mahasiswa harus memiliki kemampuan untuk menciptakan perubahan positif pada generasi muda yang ada saat ini, serta memberikan ambisi kepada generasi muda yang akan mewarisi masa depan. Ucap Ketua PD KMHDI NTT I Gede Agus Parama Natha, dalam sambutannya.
“Menjadi seorang Hindu adalah suatu kebanggaan yang mendalam bagi saya. Agama Hindu adalah bagian tak terpisahkan dari identitas dan nilai-nilai saya. Sebagai seorang Hindu, saya merasa terhubung dengan sejarah, budaya, dan warisan spiritual yang kaya” tambahnya.
Kegiatan Tour KMHDI Mengajar 2023 ini diikuti oleh 60 lebih peserta dari Pasraman Upanisada. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Dra. Ni Wayan Sunarsih, M.M selaku Pembimas Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT “Pentingnya berorganisasi untuk belajar berkembang dan berekspresi dalam suatu wadah yakni KMHDI, KMHDI merupakan wadah yang bagus buat adik-adik berprogress disana” ucap Pembimas Hindu dalam sambutannya.
Pembimas Hindu Kementerian Agama Provinsi NTT juga berpesan agar Generasi Muda Hindu dalam menjaga kerukunan umat beragama perlu memperkuat pemahaman akan moderasi beragama. Di Akhir kegiatan berfoto bersama semua yang turut hadir dengan semangat semboyan "Satyam Eva Jayate" Jaya. (KMHDI.NTT/GN)

 PD KMHDI NTT5

(Alumni Foto Bersama Ketua PD.KMHDI NTT, Pembagian Kitab Suci Hindu,
SARASAMUCCAYA, Sa Rasa Kamu Harus Percaya,
Kitab Suci Hindu Sarasamuccaya Terbitan Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama Republik Indonesia)

PD KMHDI NTT3

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

photo1683450823

(Pembakaran Kremasi Api Suci, 54 Tulang Jenazah dan 3 bayi Keruron di Krematorium Hindu Banjar Dharma Agung Kupang, dalam Upacara Ngaben Ngelungah Massal dan Nyapuh Karang, 7 Mei 2023, areal Pura Prajapati, Alak Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur)

Hindukupang.com - NTT , Pada tanggal 7 mei 2023, bertempat di Areal Pekuburan (Setra) Hindu dan Krematorium Banjar Dharma Agung Kupang, Pura Prajapati, Kelurahan Nunbaun Sabu Kecamatan Alak, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia, dilaksanakan Upacara Ngaben (Ngelungah) Massal, dan Nyapuh Karang.

Total Penggalian tulang Jenazah Kuburan Hindu yang telah dilakukan kemarin hari sabtu pada 6 Mei 2023, mencapai 54 Kuburan yang digali, dibongkar untuk diambil tulang jenazah, sekaligus pembersihan Nyapuh Karang areal utama mandala Pura Prajapati pada hari minggu ini.

Upacara Ngaben (Ngelungah) Massal dan Nyapuh Karang di hari minggu (Redite), 7 Mei 2023, yaitu 54 Tulang jenazah dan juga diikuti 3 Kuburan Bayi, keruron, keguguran, dari keluarga duka sehingga total mencapai 57 Sawa yang diikutkan Upacara Api Suci Kremasi, Ngaben (Ngelungah) Massal serta Nyapuh Karang, dipimpin oleh Ida Bhawati I Made Suaba Arianta.

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

photo1683446243

Susunan (Dudonan) Upacara Hindu Ngaben Massal dan Nyapuh Karang ini dimulai jam 07:00 wita, dengan persiapan sarana dan prasarana upacara.
jam 08:00 wita, keluarga duka, Matur Piuning di Pura Prajapati,Manifestasi Sang Hyang Brahma.
Jam 09:00 wita, persiapan 2 lokasi tempat pembakaran tulang jenazah yaitu di gedung krematorium sebanyak 47 tulang jenazah serta di lokasi kremasi api suci sisi bawah krematorium dengan menggunakan alas batang pisang (Gedebong), sebanyak 10 tulang jenazah.
Jam 09:10 wita, masing-masing keluarga yang memiliki nomor peserta Upacara Ngaben (Ngelungah) massal, mulai mengambil sesuai nomor urut, dan kemudian menaruh bungkusan tulang jenazah semuanya ke dalam tungku pembakaran (kremasi) Api Suci.

Baca Juga : 6 Mei 2023, Banjar Dharma Agung Kupang Menggali 54 Kuburan Hindu Untuk Upacara Ngaben Ngelungah Massal dan Nyapuh Karang di Pura Prajapati, Alak Kota Kupang NTT

photo1683446336

Jam 09:30 wita Sebelum dilakukan upacara Kremasi (pembakaran) Api Suci, dilakukan persembahan bubur pirata oleh keluarga duka, kemudian "Doa Pitra Puja" menggunakan dupa dan bunga (sekar), yang dipimpin Pinandita I Made Suparta , sekaligus dihadiri dan disaksikan langsung oleh Penjabat Walikota Kupang Bapak George Melkianus Hadjoh, sebagai Guru Wisesa yaitu Pemerintah Daerah Kota Kupang.

photo1683446823

Jam 10:00 wita Upacara Ngaben (Ngelungah) massal, dengan Puja (Doa) Mantra dari Ida Bhawati I Made Suaba Arianta, didampingi Pinandita Supardi, Pinandita I Wayan Suparta, Pinandita I Made Suparta, Pinandita Wayan Darmawa, Pinandita I Wayan Kintjed, kemudian Api Suci Kremasi mulai dinyalakan secara bersamaan di dalam gedung krematorium dan juga disisi bawah gedung krematorium disaksikan oleh 57 Sawa (Jenazah) keluarga duka warga hindu Kupang NTT, ada pula yang dari luar pulau NTT yaitu dari lombok, bali serta juga warga sanak family yang terkait didalamnya.

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

IMG 20230507 092200

Penjabat Walikota Kupang Bapak George Melkianus Hadjoh,SH hadir melihat Kondisi Pekuburan Hindu dan Pura Prajapati yang sementara renovasi penataan, sekaligus meninjau pelaksanaan Kremasi Api Suci 57 Tulang Jenazah di Upacara Ngaben (Ngelungah) Massal dan Upacara Nyapuh Karang, didampingi oleh Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Kupang Bapak I Wayan Wira Susana,SE dan juga Bapak dr. I Wayan Ari Wijana,M.Si (staf ahli pemkot Kupang) serta ditemani Ketua Banjar Dharma Agung Kupang Bapak I Nyoman Pasek Martika dan Ketua Panitia Ngaben yaitu Bapak I Gusti Agung Ngurah Suarnawa,SKM.,M.Kes.

IMG 20230507 092220

Tujuan dilakukannya Upacara Ngaben (Ngelungah) Massal dan Nyapuh Karang ini untuk membersihkan semua kuburan, makam hindu yang ada di sisi atas dari utama mandala Pura Prajapati, sehingga semuanya dibongkar dan bersih dari tulang jenazah, agar lahan yang sudah diratakan eksavator bisa difungsikan untuk penataan areal utama mandala Pura Prajapati, sedangkan Pekuburan Hindu dipusatkan di sisi bagian bawah dari gedung Krematorium, atau di Kanista Mandala. Rencana Denah (siteplan) pembangunan dan penataan Pura Prajapati ini pun sudah ditempel gambar dan pengumuman di depan ruang krematorium oleh Banjar Dharma Agung Kupang.

 IMG 20230507 093540

photo1683446946

photo1683446645

Antusias warga masyarakat menyaksikan Upacara Ngaben (Ngelungah) Massal , Kremasi Tulang Jenazah ini, menarik perhatian berbagai pihak hingga Pimpinan Kepala Daerah Kota Kupang karena totalnya mencapai 57 Sawa. Besar harapan umat hindu kupang agar penataan areal pekuburan Hindu di Kota Kupang ini juga bisa ditata dan mendapat perhatian dukungan moril dan materiil dari Pemerintah Kota Kupang NTT.

Makna filosofi dari Upacara Ngaben adalah mengembalikan unsur Panca Maha Bhuta, Lima element dari tubuh fisik yaitu Api ke api, Air ke air, tanah ke tanah, udara ke udara, dan Ruang ke Akasha.

photo1683448379

photo1683448554

IMG 20230507 091547

photo1683449365

photo1683448973
kemudian setelah kremasi api suci selesai dilaksanakan dibentuk abu tulang jenazah, menjadi wujud kepala, badan, kaki di kain putih "Sekar Puspa Lingga" diisi rerajahan Aksara Suci ONGKARA, dan ONGKARA Sungsang, dibekali bunga sekar , kwangen dan juga uang koin (pis) bolong, sesuai urip jumlah angka pada setiap bagian kepala, badan, tangan dan kaki.
Tulang hasil kremasi kemudian menggunakan tangan kiri dari masing-masing keluarga, digerus , digiling sehingga menjadi halus kemudian dimasukkan kedalam kelapa Kuning Gading yang telah dikasturi dan diukir 10 aksara suci (Dasa Aksara) menggunakan pisau ukir pada kelapa.

photo1683448719

Acara selanjutnya adalah semua hasil kremasi Api Suci/pembakaran semua abu dan tulangnya dibungkus kain putih, dan dilanjutkan upacara Mepepegat, memutuskan ikatan , untuk kemudian dihanyutkan ke laut di pantai namosain, kota kupang.

Pada jam 12:30 Wita, dilakukan Upacara Nganyut abu dan tulang hasil kremasi api suci usai Ngaben (Ngelungah) Massal , yang dilaksanakan di pantai Namosain, dipimpin Pinandita I Wayan Suparta, dengan melakukan Upacara Mecaru, penyucian dan matur piuning, serta Kramaning Sembah pada Sang Hyang Baruna (Lautan). Acara selanjutnya menghanyutkan (Nganyut) 57 Abu jenazah Ngaben massal ke dalam laut, yang dibawa oleh masing-masing keluarga serta juga bunga Sekar Lingga dihanyutkan semua ke tengah lautan, dengan membuka kain putih dan melepaskan abu suci menyatu dengan Alam Semesta.
Dan untuk menjaga kebersihan lingkungan pantai dan lautan , berbagai kain putih dan perlengkapan upacara mecaru semuanya dibawa kembali ke areal Krematorium Hindu untuk dibakar.

photo1683449715

photo1683449974

photo1683450343

Jam 13:30 Wita Usai Nganyut di segara lautan pantai Namosain, umat hindu kembali ke Pura Prajapati melakukan Upacara Nyapuh Karang dengan menggunakan banten Mecaru Panca Sata, 5 Sanggah Cucuk, dan mengitari sesuai Prasawiya berlawanan arah jarum jam, guna menyucikan dan membersihkan areal dari utama mandala Pura Prajapati yang telah bersih dari berbagai makam, kuburan Hindu.

dalam Kitab Suci Hindu Bhagawad Gita, Sankhya Yoga, Adhyaya II Sloka 22

वासांसि जीर्णानि यथा विहाय
नवानि गृह्णाति नरोऽपराणि ।
तथा शरीराणि विहाय जीर्णा-
न्यन्यानि संयाति नवानि देही ॥२२॥

vāsāḿsi jīrṇāni yathā vihāya
navāni gṛhṇāti naro 'parāṇi
tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇāny
anyāni saḿyāti navāni dehī

Artinya :
Sebagaimana halnya seseorang menanggalkan pakaian yang sudah usang dan mengenakan pakaian yang baru, seperti itu pula Sang Roh (Atma) meninggalkan badan jasmani yang sudah tidak berguna dan memasuki badan jasmani yang baru.

Mengenai Kematian dan Dukacita, Di Dalam Kitab Suci Hindu Sarasamuccaya SLOKA 29 : 

Bahasa Sansekerta :
yuvatvāpeksayā bālo vrddhatvapeksaya yuva,
mṛtyorutsangamāruhya sthavira kimapeksate

Bahasa Jawa Kuna : 
Nihan parikramaning dadi, kayowaman, anggeh inantining kararayan, ikang kayowanan, si tuha, anggeh inantinika, katemu pwa si tuha, haneng kisapwaning mṛtyu ta ngaranika, aparan tikang anggeh inantinya, nghing sipāti juga, matangnyan usönakena kagawayaning dharmāprawṛtti

Artinya :

Begini peri keadaan manusia/makhluk hidup, yaitu masa muda, tetap dinantikan oleh masa kanak-kanak; masa muda, masa tualah yang dinantikan olehnya; jika masa tua telah tercapai, itu berarti telah berada di pangkuan maut; apakah yang masih dinantikannya; hanya kematian saja; oleh karenanya, hendaklah dipercepat mengusahakan perbuatan yang berdasarkan Dharma (kebajikan, kebenaran).

Sarasamuccaya, Sa Rasa Kamu Harus Percaya. Seluruh Alam Semesta beserta segala isinya selalu hidup berbahagia.


Pada jam 14:00 wita umat hindu dan warga Banjar Dharma Agung Kupang semuanya berkumpul di depan Pura Prajapati untuk mendapatkan air suci pembersihan penglukatan (Prayascitta) serta ucapan terima kasih dari Ketua Panita Nyepi, Ketua Banjar Dharma Agung Kupang dan Juga Ketua PHDI Kota Kupang.
Seluruh alam semesta beserta segala isinya selalu hidup berbahagia. OM Samestha Loka Sukhino Bhawantu. (Hindukupang/Guntara)

#ngaben, #ngelungah, #nyapuhkarang, #hindukupang.com

Kumpulan berbagai Photo Penggalian Kuburan di pekuburan Hindu areal Pura Prajapati Alak Kota Kupang NTT,

Photo , Google Drive 6-7 Mei 2023 , Sumber Kgun, Hindukupang : Kunjungi Disini  

Photo Google Drive 6 Mei 2023 , Sumber Bapak Dewa Putra Utama  :  Kunjungi Disini.

(Catatan : Peringatan bagi yang tidak kuat melihat foto jenazah jangan diklik)

 

 Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

Kuburan Hindukupang1

Hindukupang.com - NTT , Banjar Dharma Agung Kupang Pada Tanggal 6 Mei 2023, jam 07:00 WITA, di Areal Krematorium Hindu Pura Prajapati Alak Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, melaksanakan kegiatan Penggalian dan Pembongkaran Makam Kuburan Hindu di Kota Kupang, untuk Upacara Ngaben Massal Ngelungah dan Nyapuh Karang, areal Pura Prajapati Alak kota Kupang NTT. Upacara akan dilakukan besok 7 mei 2023, total kuburan yang digali ini pun ada sebanyak 54 tulang jenazah.

Penggalian yang dilakukan sejak pagi hari ini 07:00wita-12:30 pun sudah selesai, dan besok upacara Nyapuh Karang , Ngaben (Ngelungah) massal, kremasi api suci, 7 mei 2023, pada jam 07:00wita - Selesai.

Kuburan Hindukupang36

Pengumuman dari Banjar Dharma Agung Kupang (BDAK), yang disampaikan oleh Ketua Kelihan Banjar yaitu Bapak I Nyoman pasek Martika bahwa Jam 7 pagi umat sudah berkumpul, dengan Estimasi waktu jam 08:00-09:00 sampai siang hari, sudah dimulai Rangkaian Upacaranya, persiapan prosesi pembakaran, Api suci Kremasi, Ngaben Massal Ngelungah & Nyapuh Karang, kemudian Nganyut abu di lautan Pantai Namosain.

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

Kuburan Hindukupang3

Untuk menuju ke areal Kuburan Hindu kupang, Lokasinya bisa menggunakan Google map, dengan mengetik : Krematorium Hindu Banjar Dharma Agung Kupang, maka akan langsung ketemu lokasinya, di Kelurahan Nunbaun Sabu, Kecamatan Alak, kota Kupang NTT. Alamat Google Maps Krematorium Hindu Banjar Dharma Agung Kupang , Kunjungi disini : https://goo.gl/maps/WN4bb7QBjkJAjGXM6

Total makam pekuburan Hindu yang tadi sudah di gali secara manual dan dibantu Eksavator ada berjumlah 54 kuburan , yang terdiri dari tulang jenazah balita dan dewasa, menurut ketua Panitia Ngaben (Ngelungah) massal yaitu Bapak I Gusti Ngurah Suarnawa.

Nampak pula ada yang Turut hadir tadi beberapa keluarga duka dari Lombok NTB, Dan juga warga Kupang yang sanak keluarganya dikuburkan di pemakaman Hindu ini.

Kuburan Hindukupang4

Membuka arsip hindukupang.com , Sebelumnya Upacara Ngaben Massal umat Hindu Kupang juga Pernah dilaksanakan yakni Upacara Ngaben Massal, atau Ngaben Prenawa pada 21 Agustus 2015 di Areal Pura Prajapati Krematorium Banjar Dharma Agung Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur , Indonesia.
Arsip video Upacara Ngaben Massal Prenawa yang dipimpin oleh Ida Pedanda Gede Panji Sogata , 21 Agustus 2015 silam :

video Ngaben Massal Bagian 1 kunjungi disini : https://youtu.be/kAPrg9ZJ_Lw
video Ngaben Massal Bagian 2 kunjungi disini : https://youtu.be/V9jr-eIP_0E


Di tahun 2023 saat ini, Banjar Dharma Agung Kupang, dengan 19 Tempekan (Sektor Wilayah) di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang melaksanakan Ngaben (Ngelungah) massal dan Nyapuh Karang, yaitu 6 Mei dan 7 Mei 2023. Tanggal 6 mei untuk penggalian makam kuburan hindu, kemudian 7 Mei 2023, jam 07:00wita-selesai dilaksanakan Upacara Ngaben (Ngelungah) massal dan Nyapuh Karang yang dipimpin oleh Ida Bhawati I Made Suaba Arianta.

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

Kuburan Hindukupang31

(Tulang Jenazah 54 kuburan Hindu di Setra / Pekuburan Hindu Banjar Dharma Agung Kupang, Areal Pura Prajapati, Kota Kupang Provinsi NTT)

Kuburan Hindukupang30

Kuburan Hindukupang2

Kuburan Hindukupang5

Kuburan Hindukupang6

Kuburan Hindukupang8

Kuburan Hindukupang10

Kuburan Hindukupang7

Kuburan Hindukupang12

Upacara Ngaben dan Nyapuh Karang pada 7 Mei 2023, ini bertujuan untuk menyucikan arwah, jiwa, roh dengan menggali tulang jenazah dan sekaligus kremasi api suci semua makam kuburan, sehingga bisa dilarung hanyutkan menjadi abu suci ke lautan, dan penyucian karang (Nyapuh Karang), menjadi area Pura sehingga di sisi atas dari Pura Prajapati yang telah bersih bisa dipergunakan untuk pembangunan Areal Pura Prajapati.

Sedangkan bagian sisi bawah dari Krematorium masih nampak beberapa Setra / kuburan hindu yang baru diupacarai pemakaman (balita dan dewasa).
Untuk di sisi atas Pura tidak lagi diperbolehkan menguburkan jenazah, karena semua di sisi bawah dari areal Pura.

Sebagai tempat Ibadah, Pura umat Hindu memiliki beberapa areal wilayah yaitu:
Utama Mandala, kawasan suci Pura.
Madya Mandala, kawasan aktifitas keumatan Hindu,
Kanista Mandala, kawasan / jabe sisi dari areal Pura.
untuk Pemakaman dan pekuburan Hindu semua dipusatkan di Kanista Mandala, areal Pura Prajapati, Alak, Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

Kuburan Hindukupang9

Kuburan Hindukupang13

Kuburan Hindukupang11

Kuburan Hindukupang40

Adapun rangkaian Acara Kremasi  Api Suci dalam Upacara Ngaben Ngelungah Massal dan Nyapuh Karang pada 7 Mei 2023, yaitu diantaranya :
jam 07:00wita, persiapan Warga Banjar Dharma Agung Kupang, Umat Hindu Kupang dan keluarga yang memiliki makam kuburan untuk berkumpul di areal Pura Prajapati, Kelurahan Nunbaun Sabu, kecamatan Alak, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. 
jam 08:00wita, persiapan sarana dan prasarana Upakara, banten dan perangkat suci Upacara Kremasi Api Suci , Ngaben Ngelungah massal
jam 09:00wita keluarga duka mempersembahkan persembahan suci, bubur pirata dan doa Pitra Puja.
jam 10:00wita di gedung Krematorium persiapan Upacara Ngaben massal (Ngelungah) 54 tulang jenazah dengan Kremasi Api Suci dan Upacara Nyapuh karang, penyucian areal Utama mandala.

jam 12:00 Upacara Ngereka, mepepegat (bagi keluarga duka) dan dan dilanjutkan Persiapan Nganyut (Abu) ke segara lautan, Pantai namosain.

Jam 14:00 upacara mecaru, pembersihan dan penyucian berbagai sarana dan prasarana perlengkapan Ngaben Ngelungah dan Nyapuh Karang.

Di Dalam kitab Suci Hindu Pancama Veda, Bhagawad Gita, Adhyaya II Sloka 15

यं हि न व्यथयन्त्येते पुरुषं पुरुषर्षभ ।
समदुःखसुखं धीरं सोऽमृतत्वाय कल्पते ॥१५॥

yaḿ hi na vyathayanty ete
puruṣaḿ puruṣarṣabha
sama-duḥkha-sukhaḿ dhīraḿ
so 'mṛtatvāya kalpate

Artinya :
Wahai Arjuna, yang terbaik diantara manusia, mereka yang dapat menerima sama antara suka dan duka, yang tabah dan tidak tergoyahkan oleh semua ini, mereka sesungguhnya memenuhi syarat untuk mencapai pembebasan dari kesengsaraan.

Kuburan Hindukupang14Kuburan Hindukupang15

Kuburan Hindukupang16

Kuburan Hindukupang17

Kuburan Hindukupang18Kuburan Hindukupang19

Kuburan Hindukupang42

Kuburan Hindukupang20

Kemudian, di dalam Kitab Suci Hindu Bhagawad Gita, Sankhya Yoga, Adhyaya II Sloka 22

वासांसि जीर्णानि यथा विहाय
नवानि गृह्णाति नरोऽपराणि ।
तथा शरीराणि विहाय जीर्णा-
न्यन्यानि संयाति नवानि देही ॥२२॥

vāsāḿsi jīrṇāni yathā vihāya
navāni gṛhṇāti naro 'parāṇi
tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇāny
anyāni saḿyāti navāni dehī

Artinya :
Sebagaimana halnya seseorang menanggalkan pakaian yang sudah usang dan mengenakan pakaian yang baru, seperti itu pula Sang Roh (Atma) meninggalkan badan jasmani yang sudah tidak berguna dan memasuki badan jasmani yang baru.

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

 Kuburan Hindukupang21Kuburan Hindukupang23

Kuburan Hindukupang22

Kuburan Hindukupang24

Kuburan Hindukupang41

Kuburan Hindukupang25

Mengenai Kematian dan Dukacita, Di Dalam Kitab Suci Hindu Sarasamuccaya SLOKA 29

Bahasa Sansekerta :
yuvatvāpeksayā bālo vrddhatvapeksaya yuva,
mṛtyorutsangamāruhya sthavira kimapeksate

Bahasa Jawa Kuna : 
Nihan parikramaning dadi, kayowaman, anggeh inantining kararayan, ikang kayowanan, si tuha, anggeh inantinika, katemu pwa si tuha, haneng kisapwaning mṛtyu ta ngaranika, aparan tikang anggeh inantinya, nghing sipāti juga, matangnyan usönakena kagawayaning dharmāprawṛtti

Artinya :

Begini peri keadaan manusia/makhluk hidup, yaitu masa muda, tetap dinantikan oleh masa kanak-kanak; masa muda, masa tualah yang dinantikan olehnya; jika masa tua telah tercapai, itu berarti telah berada di pangkuan maut; apakah yang masih dinantikannya; hanya kematian saja; oleh karenanya, hendaklah dipercepat mengusahakan perbuatan yang berdasarkan Dharma (kebajikan, kebenaran).

Sarasamuccaya, Sa Rasa Kamu Harus Percaya. Seluruh Alam Semesta beserta segala isinya selalu hidup berbahagia. (Hindukupang/kgun).

#ngaben, #ngelungah, #nyapuhkarang, #hindukupang.com

Kumpulan berbagai Photo Penggalian Kuburan di pekuburan Hindu areal Pura Prajapati Alak Kota Kupang NTT,

Photo , Google Drive 6 Mei 2023 , Sumber Kgun, Hindukupang : Kunjungi Disini  

Photo Google Drive 6 Mei 2023 , Sumber Bapak Dewa Putra Utama  :  Kunjungi Disini.

(Catatan : Peringatan bagi yang tidak kuat melihat foto jenazah jangan diklik)

Kuburan Hindukupang26

Kuburan Hindukupang44 Kuburan Hindukupang46

Kuburan Hindukupang45

Kuburan Hindukupang27Kuburan Hindukupang28

(Tulang Jenazah 54 kuburan Hindu di Setra / Pekuburan Hindu Banjar Dharma Agung Kupang, Areal Pura Prajapati, Kota Kupang Provinsi NTT)

Kuburan Hindukupang29

Kuburan Hindukupang32

Kuburan Hindukupang33

Kuburan Hindukupang34

Kuburan Hindukupang43

Kuburan Hindukupang35

Kuburan Hindukupang37Kuburan Hindukupang38

Kuburan Hindukupang39

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia