
Penanggung jawab pembangunan "Rumah Kebangsaan dan Kebhinnekaan (Kakek)" , I Ketut Udi Prayudi, Dalam Peringatan 3 Tahun Rumah Kakek Di Pasraman Satyam Eva Jayate
Hindukupang.com NTT, Denpasar Bali – Semangat persatuan dan kebhinnekaan kembali digaungkan melalui perayaan Hari Ulang Tahun ke-3 Rumah Kebangsaan dan Kebhinnekaan Pasraman Satyam Eva Jayate atau yang dikenal dengan sebutan Rumah “KaKek”, yang berlangsung di Denpasar, Bali, Selasa (20/5/2026). Momentum tersebut sekaligus dipadukan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 yang mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.
Rumah “KaKek” yang berlokasi di Jalan Trengguli Gang IV No. D3, Penatih, Denpasar Timur, menjadi simbol ruang kebangsaan yang lahir dari semangat gotong royong para Alumni KMHDI bersama generasi muda Hindu Nusantara. Tempat ini dibangun atas gagasan Forum Alumni (FA) KMHDI, bersama kader sebagai wadah pembinaan karakter, penguatan nilai kebangsaan, serta pengembangan kreativitas generasi muda lintas daerah dan komunitas.
Penanggung jawab pembangunan "Rumah Kebangsaan dan Kebhinnekaan (Kakek)" Pasraman Satyam Eva Jayate, I Ketut Udi Prayudi, menjelaskan bahwa bangunan gedung Merah Putih Hitam (warna Tridatu, Brahma, Wisnu, Iswara) yang berlantai 3 tersebut memiliki filosofi kuat tentang persatuan Indonesia. Pondasinya menggunakan batu mulia yang dikumpulkan dari berbagai penjuru Nusantara, mulai dari Papua di wilayah timur, Sabang di ujung barat, Miangas di utara, hingga Kolbano di Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur. Selain itu, rumah kebangsaan ini juga dihimpun dengan 45 tirta suci dari pura-pura Hindu di berbagai wilayah Indonesia sebagai simbol spiritual persatuan bangsa.
Menurutnya, Rumah “KaKek” tidak hanya dibangun sebagai pusat kegiatan organisasi, tetapi juga dirancang sebagai percontohan green building yang mengedepankan konsep pembangunan ramah lingkungan dan energi hijau. Kehadiran tempat ini diharapkan mampu menjadi ruang edukasi sekaligus pusat pembentukan karakter generasi muda Nusantara agar tumbuh menjadi pribadi yang berkualitas, kreatif, dan memiliki semangat pengabdian terhadap bangsa dan negara, ungkap I Ketut Udi Prayudi.

Dalam sambutannya, Dewan Penasehat Forum Alumni KMHDI, I Nyoman Sukadana, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang melibatkan berbagai organisasi dan komunitas tersebut. Ia menegaskan bahwa semangat Hari Kebangkitan Nasional harus dimaknai sebagai ajakan menjaga generasi muda sebagai tunas bangsa yang akan menentukan masa depan Indonesia. Menurutnya, generasi muda harus terus didorong untuk berkarya sesuai swadharma atau tanggung jawab masing-masing demi memperkuat kedaulatan bangsa.
Sementara itu, I Ketut Udi Prayudi mengungkapkan bahwa selama tiga tahun berdiri, Rumah “KaKek” telah dimanfaatkan oleh sedikitnya 99 organisasi dan komunitas dari berbagai latar belakang. Pada perayaan kali ini, seluruh elemen organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan komunitas lintas daerah diundang untuk hadir dalam doa syukuran bersama serta malam kebersamaan yang penuh nuansa persaudaraan Nusantara.

Perayaan berlangsung meriah dengan menghadirkan beragam sajian khas daerah dari seluruh Indonesia. Menu yang disuguhkan antara lain nasi tumpeng, pecel Jawa, nasi uduk, lawar Bali, pindang patin khas Lampung, papeda ikan kuah pindang Papua, ayam taliwang Nusa Tenggara Barat, gudeg Yogyakarta, gado-gado, jukut ares Bali, sate lilit, dan aneka kuliner Nusantara lainnya. Ragam hidangan tersebut menjadi simbol keberagaman budaya Indonesia yang hidup dalam satu meja persaudaraan.



Acara turut dihadiri Pandita Ida Rsi, alumni dan kader Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cipayung Plus, Forum Persaudaraan Mahasiswa Hindu Dharma Universitas Udayana (FPMHD UNUD), mahasiswa-mahasiswi Universitas Mahasaraswati Bali, Komunitas Mahasiswi islam, Komunitas Mahasiswa Sumba , dan maluku Tanimbar Kei, serta berbagai tamu undangan , forum, organisasi dan komunitas lainnya. Suasana penuh kekeluargaan terlihat sejak awal kegiatan hingga akhir acara.



Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya tiga stanza sebagai simbol penghormatan terhadap nilai nasionalisme. Pemutaran video film dan berbagai kegiatan 3 tahun Rumah KaKek Pasraman Satyam Eva Jayate, Bersih lingkungan, pantai, penuangan eco enzyme, donor darah, pengembangan lifeskill pada generasi penerus Indonesia, dan berbagai kegiatan bermanfaat lainnya. Selanjutnya, para tokoh dan tamu undangan menyampaikan pesan serta kesan mengenai pentingnya menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman. Salah satu momen yang paling sakral adalah prosesi simbolis menuangkan air suci dari 45 tirta ke lambang Garuda Pancasila sebagai simbol persatuan, kebangsaan, dan kebhinnekaan Indonesia.


Acara kemudian ditutup dengan simakrama, foto bersama, serta ramah tamah antar organisasi dan komunitas yang hadir. Kegiatan simakrama tersebut memperlihatkan kuatnya ikatan persaudaraan di antara kader Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) dan Forum Alumni KMHDI serta seluruh tamu undangan, forum, komunitas , organisasi yang terlibat. Selanjutnya acara diakhiri dengan santap makan malam bersama-sama diantara seluruh organisasi, komunitas dan tamu undangan, Forum Alumni KMHDI dari pelosok Nusantara indonesia yang hadir dan Kader Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma indonesia (KMHDI) , Satyam Eva Jayate Jaya.(Guntara)
Editor : Rygun
Sumber dan Foto : Guntara / Alumni KMHDI / hindukupang.com

Hindukupang.com NTT bersama Hindu Buru (Suku Buru), Tanimbar Kei Maluku sdr.Ongen LehaLima, dan juga Para Alumni Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (FA.KMHDI) di Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 1908-2026, Pasraman Satyam Eva Jayate, Denpasar Bali

Baca Juga : Lokakarya Penguatan Empat Pilar Pembangunan Manusia Hindu Digelar Di Kupang NTT
Baca Juga : Rayakan HUT ke-38, WHDI Kota Kupang Gelar Turnamen Bulu Tangkis dan Berdayakan UMKM
Baca Juga : Doa Bersama Lintas Agama Dari Nusa Tenggara Timur Teguhkan Persatuan Gotong Royong Dan Komitmen Kemanusiaan
Baca Juga : Doa Bersama Lintas Agama di NTT : Pesan Damai untuk Indonesia dari Gedung Sasando
Baca Juga : Bhakti Untuk Regenerasi, MPAB ke XX Mahasiswa Hindu PD.KMHDI NTT : "Melahirkan Kader Hindu Berjiwa Pemimpin”
Baca Juga : Sharing Dharma "ShaDhar" Hindu Kupang NTT, Kemanusiaan yang Menyala di Bawah Terang Purnama
- Details
- Written by Admin
- Category: Kegiatan
- Published: 20 May 2026
- Hits: 298

















.jpg)









