Prodigit1 qr-code-url Prodigit2

6276120205549309920

HinduKupang.com, NTT - Bali - Kegiatan Dharma Santi Nyepi Nasional Tahun Baru Saka 1948 / 2026 M digelar pada 17 April 2026 di Taman Werdhi Budaya Art Center, Denpasar Provinsi Bali yang berlangsung sejak pukul 16.00 hingga 22.00 WITA dihadiri sekitar 5000an peserta. Acara Dharma Santi Nasional ini menjadi puncak rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi dengan mengusung tema “Vasudhaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga, Nusantara Harmoni Indonesia Maju.” Tema tersebut menegaskan pentingnya persaudaraan universal, persatuan bangsa, serta keharmonisan budaya sebagai fondasi membangun Indonesia yang lebih maju dan inklusif.

Sebelum pembukaan resmi, rangkaian acara diawali dengan berbagai pertunjukan seni budaya seperti Tari Cendrawasih dan Sendratari Drama Gong yang mencerminkan kekayaan tradisi Bali. Penampilan musisi Bali, Arya Suarnata, turut memeriahkan suasana dengan sajian hiburan yang mendapat apresiasi peserta. Pembukaan resmi ditandai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya tiga stanza, pembacaan Pancasila, Tari Selat Segara, serta Pembacaan Sloka dari Pustaka Suci Veda.

6276120205549309950

Dalam prosesi acara, hadir juara peserta juara Utsawa Dharma Gita Dewasa Putri tingkat provinsi Bali, yang membawakan Alunan sloka Suci dari Atharvaveda dibacakan dalam acara Dharma Santi Nyepi Nasional sebagai pengingat nilai universal tentang keberagaman umat manusia dalam satu keluarga besar di bumi. 

Atharvaveda XII.1.4.5 :
*Janam Bbhrati bahudha vivacasam, Nanadharmanam prthivi jathaukasam Sahasram dhara dravinasya me duham, Dhuruveva dhenur anapas phuranti.*

Terjemahan : Bumi Pertiwi yang memikul
beban, bagaikan sebuah keluarga, semua
orang berbicara dengan bahasa yang
berbeda-beda dan memeluk kepercayaan
yang berbeda, semoga ia melimpahkan
kekayaan kepada kita tumbuh
penghargaan diantara kita.

Pesan tersebut menekankan pentingnya toleransi dan saling menghargai antarumat beragama dan budaya. Kegiatan juga diisi dengan persembahyangan bersama Puja Tri Sandhya tepat jam 18:00 WITA yang diikuti seluruh peserta Dharma Santi Nyepi Nasional sebagai bentuk penguatan spiritual kolektif.

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

6276120205549309928

Acara ini dihadiri secara langsung oleh sejumlah Tokoh Nasional, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof.Dr.Pratikno,M.Soc.Sc, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Hindu Kementerian Agama RI Prof.Dr.Drs. I Nengah Duija,M.Si, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI / Senator Daerah Pemilihan Bali Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik, dan Arya Wedakarna, serta Guru Wisesa / Gubernur Provinsi BaLi periode 2018-2023 dan 2025-2030, Bapak Dr.Ir. I Wayan Koster,M.M. Selain itu, hadir pula jajaran pengurus PHDI Pusat diantaranya Ketua Pengurus Harian PHDI Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, Ketua Sabha Walaka Kolonel Inf.(Purn) I Nengah Dana,S.Ag , dan Dharma Adhyaksa Ketua Sabha Pandita Ida Pedanda Nabe Gde Bang Buruan Manuaba, hadir juga Ketua Prambanan Festival 2026 I Nyoman Ariawan Atmaja, serta perwakilan PHDI daerah dari seluruh Provinsi di Indonesia yang memperkuat nuansa kebangsaan dalam kegiatan tersebut.

6276120205549309980

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

6276120205549309921

Ucapan selamat "Dharma Santi Nyepi Nasional Tahun Saka 1948" disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (HOR)(Purn) H.Prabowo Subianto Joyohadikusumo melalui tayangan video. Presiden RI Prabowo Subianto mengajak umat Hindu di seluruh Indonesia menjadikan nilai Tat Twam Asi , Aku adalah Kamu, Kamu adalah Aku, sebagai pedoman kehidupan bermasyarakat serta ajaran Hindu Dharma Hubungan Tri Hita Karana (Parahyangan, Pawongan dan Palemahan) sebagai landasan menjaga harmoni sosial dan persatuan nasional. Pesan tersebut mempertegas relevansi ajaran Hindu Dharma Indonesia di dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara.

6276120205549309922

 6276120205549309924

Hindukupang.com : RaryTriguntara bersama Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Hindu Kementerian Agama RI Prof.Dr.Drs. I Nengah Duija,M.Si, Dan Arkeolog Muda, Ketua Panitia Abhiseka Candi Prambanan (2019) sdri.Nur Kesawa (Nur Khotimah)

6276120205549309943

Ketua Panitia Dharma Santi Nyepi NasionaL 2026 Tahun Saka 1948, Marsekal Muda (Marsda) TNI (Purn) I Made Susila Adnyana,S.I.P.,S.H.,M.Hum Bersama Rary Triguntara (Hindukupang.com)

6276120205549309948

Sekretaris Panitia Dharma Santi Nasional 2026 I Made Sunarsa,SE bersama HinduKupang.com 

6276120205549309982

Dharma Wacana disampaikan oleh Ida Pedanda Gede Made Putra Kekeran yang menekankan pentingnya persatuan dan kerja bersama dalam membangun peradaban. Laksanakan Swadharma Kewajiban tanpa mengharapkan hasil, karena Hasil itu adalah milik Hyang Maha Kuasa. 

Ketua Panitia Dharma Santi Nyepi NasionaL 2026 Tahun Saka 1948, Marsekal Muda TNI (Purn.) I Made Susila Adnyana, dalam laporan panitia menyampaikan seluruh rangkaian kegiatan Nyepi telah berjalan lancar, dan ucapan terima kasih telah didukung oleh partisipasi berbagai pihak. Hal ini diperkuat oleh Sekretaris Panitia I Made Sunarsa yang menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban publik atas pelaksanaan rangkaian acara dari menyambut Hari Suci Nyepi, bakti sosial, menjaga ekosistem lingkungan, seminar nasional Nyepi, hingga penutup yaitu dengan Dharma Santi Nyepi Nasional yang beberapa tahun lalu dilakukan di Jakarta dan Candi Prambanan Yogyakarta, dan pada tahun 2026 ini dilaksanakan di Art Center Denpasar Bali.

Sebagai penutup, rangkaian Dharma Santi diakhiri dengan sambutan dari sejumlah pejabat serta penegasan kembali komitmen untuk menjaga harmoni dalam keberagaman. Selain itu juga dilaksanakan Penandatangan Kerjasama PHDI Pusat dengan Direktur Kepersertaan BPJS Ketenagakerjaan, dan pemberian perlindungan BPJS kepada Rohaniawan Hindu. Momentum ini tidak hanya menjadi refleksi spiritual umat Hindu, tetapi juga ruang penguatan nilai kebangsaan yang inklusif dan berkelanjutan.(Guntara)

Editor : RyGuN

Sumber dan Foto : Hindukupang.com / Dharma Santi Nasional 2026 / Guntara

Video Streaming Dharma Santi Nasional 2026 di Art Center Bali Kunjungi Disini

Video Ucapan Dharma Santi Nyepi Nasional dari Presiden RI Prabowo Subianto melalui ucapan Video Kunjungi Disini

6276120205549309981

Foto Hindukupang.com : Acara Dharma Santi Nyepi NasionaL, 17 ApriL 2026,
di Art Center Denpasar Bali, Rary Triguntara Bersama Bapak Letnan Jenderal TNI AD ????????????
*"Letjen TNI I Nyoman Cantiasa,S.E.,M.Tr.(Han)."* ????????????
Beliau pernah menjabat Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (Waka BIN), dan
Saat ini menjadi Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Darat (Koorsahli KSAD).

Beliau juga pernah menjadi Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III.

Kemudian Beliau adalah mantan Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus ke-31 pada tahun 2019 dan merupakan lulusan terbaik (Adhi Makayasa) Akmil 1990 yang berpengalaman di bidang infanteri Kopassus

6276120205549309979

HinduKupang.com bersama Forum Alumni KMHDI, Para Alumni Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI)

6276120205549309949

6276120205549309925

 

6276120205549309937

6276120205549309929

6276120205549309933

6276120205549309936

 

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

Baca Juga : Ribuan Umat Hindu Kupang NTT Gelar Prosesi Melasti Jelang Nyepi Tahun Baru Saka 1948 / 2026 Dalam Semangat "Vasudaiva Kutumbakam"

Baca Juga : Donor Darah Bagi Kemanusiaan Sambut Datangnya Tahun Saka 1948/2026, Panitia Hari Suci Nyepi Kota Kupang Himpun 59 Kantong Darah Serta Perkuat Harmoni Toleransi Antarumat Beragama

Baca Juga : Lokakarya Penguatan Empat Pilar Pembangunan Manusia Hindu Digelar Di Kupang NTT

Baca Juga : Rayakan HUT ke-38, WHDI Kota Kupang Gelar Turnamen Bulu Tangkis dan Berdayakan UMKM

Baca Juga : Doa Bersama Lintas Agama Dari Nusa Tenggara Timur Teguhkan Persatuan Gotong Royong Dan Komitmen Kemanusiaan

Baca Juga : Doa Bersama Lintas Agama di NTT : Pesan Damai untuk Indonesia dari Gedung Sasando

Baca Juga : "Guru Wisesa" Gubernur NTT Bersama Wakil Gubernur NTT Buka Perayaan HUT RI ke 80 Tahun Dengan Semangat Ayo Bangun NTT Dalam Acara Kirab Budaya NTT "BaGaYa" : Bangun Generasi Angkat Kreativitas Yakin Berkarya Tahun 2025

Baca Juga : Bhakti Untuk Regenerasi, MPAB ke XX Mahasiswa Hindu PD.KMHDI NTT : "Melahirkan Kader Hindu Berjiwa Pemimpin”

Baca Juga : Audiensi Bersama Gubernur NTT Melki, Mahasiswa Hindu PD KMHDI NTT Tekankan Akses Jalan Pura Oebanantha , Pemerataan Pendidikan, Penguatan UMKM Serta Jaminan Perlindungan Kesehatan Sosial Masyarakat NTT

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

Baca Juga : Sharing Dharma "ShaDhar" Hindu Kupang NTT, Kemanusiaan yang Menyala di Bawah Terang Purnama

Baca Juga : Hindu Kupang "PEKA Peduli Kasih" Salurkan Bantuan untuk Keluarga Disabilitas, Seimbangkan Yadnya dan Kemanusiaan Wujudkan Tri Hita Karana

 

6179300737775506073

HinduKupang.com , NTT - Suasana religius menyelimuti pesisir Oebananta, Kelurahan Fatubesi, pada Senin (16/3/2026) sore. Nampak ribuan umat Hindu dari Kota Kupang dan Kabupaten Kupang memadati Pura Manik Segara Oebananta, untuk melaksanakan upacara Melasti (Melis) dalam rangka menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 , yang tepat NYEPI dirayakan nanti pada 19 Maret 2026. 
Di hari Senin, 16 maret 2026, sejak pukul 15.00 WITA, iring-iringan umat Hindu yang mengusung berbagai Pralingga dan Tapakan (simbol suci Tuhan) dari berbagai Pura Hindu tiba di lokasi diiringi perpaduan sekehe gamelan gong Sentana Satya Budaya, sekehe demen dan sekehe bleganjur Tri Datu.

Deburan ombak Teluk Kupang menjadi saksi kekhusyukan umat dalam melakukan ritual penyucian, baik penyucian diri (Bhuana Alit) maupun alam semesta (Bhuana Agung), dengan sarana air suci kehidupan (Amerta) dari Tengah lautan TeLuk Kupang NTT. Perayaan Nyepi tahun 2026 ini mengusung tema nasional yang sarat makna: "Vasudaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga". Menurut Ketua Panitia Perayaan Hari Suci Nyepi 2026 PHDI Kota Kupang, I Wayan Gede Astawa bahwa pesan universal ini menekankan pentingnya persaudaraan tanpa sekat, harmoni, serta tanggung jawab kolektif seluruh umat manusia dalam menjaga kelestarian bumi.

6179300737775506075

6179300737775506071

Tema "Vasudaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga" ini merupakan panggilan bagi kita semua untuk menyadari bahwa di bawah langit yang sama, kita adalah satu keluarga besar yang harus saling menjaga," ujar Rary Triguntara , Alumni KMHDI NTT dan tokoh umat HinduKupang saat wawancara bersama media di sela-sela prosesi Upacara Melasti berlangsung. Upacara melasti ini juga turut berpartisipasi keamanan dari Satpol PP kota Kupang, Karang Taruna Kota Kupang dan Kelurahan Fatubesi, para pemuda lintas agama, kemudian Dinas Perhubungan serta Pecalang Banjar Dharma Agung Kupang, sehingga jalur menuju pasar Oeba Fatubesi dalam upacara Melasti berjalan dengan lancar.

 

Rangkaian hari suci akan berlanjut pada 18 Maret 2026 dengan ritual Tawur Kesanga. Menurut Wakil Ketua PHDI Kota Kupang I Gusti Ngurah Suarnawa bahwa di Kota Kupang, kemeriahan akan memuncak melalui Upacara Tawur Kesanga dan kemudian Pawai Ogoh-ogoh yang dipusatkan di Jalan El Tari, tepat di depan Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT. Pawai ini bertujuan sebagai simbol netralisasi kekuatan negatif agar alam semesta kembali murni sebelum memasuki hari Sipeng atau Nyepi pada 19 Maret 2026.

6179300737775506072

6179300737775506074

Makna Filosofis Upacara Melasti dan Nyepi 1948 Saka yaitu melalui Upacara Melasti bukan sekadar ritual tahunan, melainkan memiliki esensi teologis dan ekologis yang mendalam bagi umat Hindu :

1. Melasti (Penyucian Spirit, Jiwa dan raga)
Secara harfiah, Melasti bertujuan menyucikan berbagai Pralingga (Daksina Linggih), senjata Dewata Nawa Sanga, Pajeng Kober, berbagai Pura Hindu yang ada di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, dengan tirta Amerta dari laut menyucikan , kemudian kepada umat untuk menghanyutkan kotoran batin (klesa) dan segala bentuk pencemaran melebur spiritual ke laut menyambut datangnya Tahun Baru Saka 1948. Laut dipercaya sebagai sumber air suci (Amerta) yang mampu melebur kesalahan dan memberikan energi kehidupan baru.

6179300737775506077

6179300737775506076

2. Peningkatan Kesadaran "Vasudaiva Kutumbakam"
Sesuai tema tahun 1948 Saka, Melasti menjadi momentum untuk meruntuhkan ego individu. Melalui konsep "Satu Bumi, Satu Keluarga", umat diingatkan bahwa kerukunan antar sesama manusia dan toleransi adalah fondasi utama dalam menjaga kedamaian dunia.

3. Implementasi Tri Hita Karana
Rangkaian Melasti Nyepi ini merupakan wujud nyata keseimbangan hidup:
* Parahyangan: Hubungan harmonis manusia dengan Tuhan (brahman) melalui Doa SembaHyang di Pura Manik Segara , manifestasi Brahman yaitu Sang Hyang Baruna Dewa Penguasa Lautan.
* Pawongan: Hubungan harmonis antar sesama umat yang berkumpul tanpa membedakan status sosial.
* Palemahan: Hubungan harmonis dengan alam, yang disimbolkan melalui penyucian lingkungan dan pelestarian laut.

6179300737775506081

4. Refleksi dalam Keheningan
Puncak dari seluruh prosesi ini adalah hari Nyepi (19 Maret), di mana umat menjalankan Catur Brata Penyepian. Dalam keheningan total, manusia diajak untuk "pulang" ke dalam diri sendiri, mengevaluasi tindakan setahun terakhir, dan menyusun niat baru untuk menjadi pribadi yang lebih bijaksana di tahun yang baru. Adapun Informasi Tambahan rangkaian kegiatan Perayaan Hari Suci Nyepi tahun Saka 1948 / 2026 adalah :
* Tawur Kasanga : 18 Maret 2026 (Pembersihan alam semesta).
* Pawai Ogoh-ogoh: 18 Maret 2026 sore di Jalan El Tari, Kupang.
* Puncak Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948 : 19 Maret 2026 dengan Catur Brata Nyepi (Refleksi dalam sunyi).
* Dharma Santi Nyepi Kota Kupang NTT, simakrama dan silaturahmi Nyepi Tahun Saka 1948 bersama yang akan dilaksanakan april 2026.

Editor : K'Gun
Sumber dan foto : Hindukupang.com / RyGuN

6179300737775506082

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

Baca Juga : Donor Darah Bagi Kemanusiaan Sambut Datangnya Tahun Saka 1948/2026, Panitia Hari Suci Nyepi Kota Kupang Himpun 59 Kantong Darah Serta Perkuat Harmoni Toleransi Antarumat Beragama

Baca Juga : Lokakarya Penguatan Empat Pilar Pembangunan Manusia Hindu Digelar Di Kupang NTT

Baca Juga : Rayakan HUT ke-38, WHDI Kota Kupang Gelar Turnamen Bulu Tangkis dan Berdayakan UMKM

Baca Juga : Doa Bersama Lintas Agama Dari Nusa Tenggara Timur Teguhkan Persatuan Gotong Royong Dan Komitmen Kemanusiaan

Baca Juga : Doa Bersama Lintas Agama di NTT : Pesan Damai untuk Indonesia dari Gedung Sasando

Baca Juga : "Guru Wisesa" Gubernur NTT Bersama Wakil Gubernur NTT Buka Perayaan HUT RI ke 80 Tahun Dengan Semangat Ayo Bangun NTT Dalam Acara Kirab Budaya NTT "BaGaYa" : Bangun Generasi Angkat Kreativitas Yakin Berkarya Tahun 2025

Baca Juga : Bhakti Untuk Regenerasi, MPAB ke XX Mahasiswa Hindu PD.KMHDI NTT : "Melahirkan Kader Hindu Berjiwa Pemimpin”

Baca Juga : Audiensi Bersama Gubernur NTT Melki, Mahasiswa Hindu PD KMHDI NTT Tekankan Akses Jalan Pura Oebanantha , Pemerataan Pendidikan, Penguatan UMKM Serta Jaminan Perlindungan Kesehatan Sosial Masyarakat NTT

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

Baca Juga : Sharing Dharma "ShaDhar" Hindu Kupang NTT, Kemanusiaan yang Menyala di Bawah Terang Purnama

Baca Juga : Hindu Kupang "PEKA Peduli Kasih" Salurkan Bantuan untuk Keluarga Disabilitas, Seimbangkan Yadnya dan Kemanusiaan Wujudkan Tri Hita Karana

6134440938240151530

HinduKupang.com, NTT – Panitia Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948/2026 Kota Kupang mengawali rangkaian perayaan dengan kegiatan bakti sosial dan donor darah yang digelar di Wantilan Pura Agung Giri Kertha Bhuwana, hari Minggu , tanggal 1 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 hingga 12.12WITA ini dihadiri umat Hindu Kupang dari berbagai sektor/tempekan Banjar Dharma Agung Kupang, serta melibatkan sejumlah organisasi keagamaan Hindu di Kota Kupang. Sejumlah lembaga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, antara lain Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Kupang, Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kota Kupang dan NTT, Pemuda Hindu Peradah Indonesia Kupang NTT, Mahasiswa Hindu PD KMHDI NTT, Forum Alumni KMHDI, Puskor Hindunesia, serta Organisasi dan Lembaga hindu di Kupang NTT. Keterlibatan lintas organisasi ini mencerminkan soliditas internal umat Hindu dalam menyukseskan agenda keagamaan sekaligus sosial kemasyarakatan.

6134440938240151561

Dalam kegiatan donor darah yang bekerja sama dengan UPTD.Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi NTT, tercatat lebih dari 70 orang mendaftar. Namun, setelah melalui pemeriksaan kesehatan seperti tensi darah dan kadar hemoglobin (Hb), sebanyak 59 peserta dinyatakan memenuhi syarat untuk mendonorkan darahnya. Adapun total 59 kantong darah yang didapatkan dalam kegiatan Donor Darah Panitia Hari Suci Nyepi Saka 1948 Tahun 2026 Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur terdiri dari : golongan darah A sebanyak 7 kantong, golongan darah B sebanyak 22 kantong, golongan darah O sebanyak 24 kantong, golongan darah AB sebanyak 6 kantong, total 59 kantong darah.

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

6134440938240151529

Ketua Panitia Nyepi Kota Kupang Tahun Saka 1948, I Wayan Gede Astawa,S.Sos.,MM, dalam wawancara bersama media Hindukupang.com mengatakan bahwa donor darah bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud nyata nilai kemanusiaan. Ia menekankan semangat “satu bumi satu keluarga” Vasudaiva Kutumbhakam, Kita Semua adalah bersaudara , atau Vasudhaiva Kutumbakam (वसुधैव कुटुम्बकम्) yang dalam frasa Sansekerta berasal dari kitab suci Hindu seperti Maha Upanishad, yang bermakna "Seluruh Dunia adalah Satu Keluarga" sebagai landasan kegiatan, di mana seluruh umat manusia dipandang sebagai satu keluarga besar yang saling membantu, khususnya kegiatan Donor Darah sambut Nyepi 2026 ini sangat penting bagi mereka yang membutuhkan transfusi darah untuk menyelamatkan jiwa.

I Wayan Gede Astawa menambahkan, dari 64 peserta yang sempat terdata ulang, hanya 59 orang yang dapat mendonorkan darahnya karena beberapa kendala kesehatan. Sementara sebagian pendaftar lainnya tidak hadir akibat kondisi cuaca hujan. Meski demikian, panitia tetap bersyukur atas capaian tersebut dan menilai partisipasi masyarakat cukup tinggi.

6134440938240151557

Pada sore harinya,Panitia Hari Suci Nyepi Saka 1948 Tahun 2026 Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur melanjutkan kegiatan dengan pembagian 200 paket takjil kepada warga di sekitar Masjid Al Fitrah, Oesapa, yang dikenal sebagai kawasan kampung nelayan dengan mayoritas penduduk beragama Islam. Pemilihan lokasi ini disebut sebagai simbol harmoni dan wujud toleransi antarumat beragama di Kota Kupang.

Di sisi lain, Wantilan Pura Agung Giri Kertha Bhuwana saat Donor Darah berlangsung, dukungan terhadap perayaan Nyepi juga datang dari sektor korporasi. PT.Pegadaian (Persero) melalui Deputi Bisnis Area Kupang NTT menyalurkan dana CSR sebesar Rp30 juta kepada Panitia Nyepi Tahun Saka 1948 Kota Kupang. Bantuan tersebut diserahkan untuk mendukung kelancaran rangkaian kegiatan, mulai dari prosesi rangkaian hari Suci Nyepi Tawur Kesanga hingga pawai ogoh-ogoh.

Deputi Bisnis Pegadaian Area Kupang, I Nyoman Mas Aryana, menyatakan bahwa kontribusi ini merupakan bagian dari komitmen sosial perusahaan melalui program Pegadaian Peduli. Ia berharap dukungan tersebut tidak hanya membantu suksesnya perayaan, tetapi juga memperkuat kehadiran Pegadaian di tengah masyarakat.

Komitmen Sosial yang Berkelanjutan dengan Pemberian bantuan ini merupakan bagian dari program Pegadaian Peduli. Selain menyasar kegiatan keagamaan, Pegadaian Area Kupang secara rutin menyalurkan CSR ke berbagai sektor lainnya, seperti bantuan ke panti asuhan dan tempat ibadah lainnya di wilayah NTT.

Sebagai informasi, wilayah kerja Pegadaian Area Kupang mencakup area yang sangat luas, meliputi 9 kabupaten/kota, di antaranya: Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Belu, Malaka, Rote Ndao, Alor, hingga Sabu Raijua.

Tring by Pegadaian adalah aplikasi keuangan digital terintegrasi untuk investasi emas, gadai, dan pembiayaan dalam satu genggaman. Dengan konsep "1 User ID", aplikasi ini memudahkan pembelian/penjualan emas (Tabungan Emas), cicil emas, hingga gadai digital, serta aman berizin OJK. Aplikasi ini dapat diunduh di Google Play Store atau App Store.

Selain penyaluran CSR, Pegadaian turut memperkenalkan aplikasi digital “Tring” sebagai inovasi layanan investasi emas. Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat menabung emas mulai Rp10.000, melakukan cicilan emas, serta memiliki emas dalam bentuk digital maupun fisik tanpa harus datang ke outlet. Langkah ini dinilai sebagai strategi mendorong literasi keuangan dan budaya menabung berbasis digital di wilayah NTT. 

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

6134440938240151556

Dalam Wawancara bersama Media Hindukupang.com, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Kupang, dr.I Wayan Ari Wijana S.Putra,M.Si, menyampaikan rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948 atau bertepatan dengan tahun 2026 Masehi yang akan dirayakan pada 19 Maret 2026. Dalam wawancara bersama media hindukupang.com, ia menegaskan bahwa rangkaian kegiatan Panitia Nyepi tingkat Kota Kupang ini dimulai sejak 1 Maret 2026 sebagai agenda perdana panitia Nyepi tahun ini.

Ketua PHDI Kota Kupang, dr. I Wayan Ari Wijana S. Putra,M.Si, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian perayaan Nyepi tahun ini. Selain donor darah, panitia juga merencanakan bakti sosial pembagian bahan pangan bersama Banjar serta kegiatan Saka Boga Sewanam berupa pembagian takjil bagi umat Muslim di bulan Ramadan. Kegiatan berbagi tersebut dilaksanakan di Masjid Al Fitrah, sekaligus dirangkaikan dengan peringatan HUT PHDI ke-67 pada 23 Februari 2026.

6134440938240151528

Kegiatan pembuka diawali dengan bakti sosial berupa donor darah, yang kemudian direncanakan dilanjutkan dengan pembagian bahan pangan hasil kolaborasi bersama Banjar. Pada sore harinya, Panitia Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948 Kota Kupang juga menggelar aksi berbagi takjil di Masjid Al-Fitrah sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas antar umat beragama, sekaligus memperingati HUT ke-67 PHDI Indonesia (pada 23 Feb 2026 silam).

Pada Tahun 2025 sebelumnya, kegiatan Saka Boga Sevanam, berbagi buka puasa bersama umat islam pernah dilaksanakan di Masjid Kelapa Lima. Di Tahun 2026 ini, Panitia Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948 Kota Kupang dijadwalkan berada di lokasi mulai pukul 17.00 WITA menggelar aksi berbagi takjil buka puasa bersama umat muslim di Masjid Al-Fitrah Oesapa Kota Kupang.

Memasuki rangkaian ritual keagamaan menyambut datangnya Hari Suci Nyepi, upacara Melasti akan digelar pada 16 Maret 2026 di Pura Manik Segara, kelurahan Fatubesi yang berada di belakang Pura Oebananta. Jika sebelumnya Upacara Melasti dilaksanakan di Pantai Pasir Panjang, kini lokasi dipusatkan di area Pura tersebut. Seluruh "Pralingga" Pura Hindu di Kota Kupang dijadwalkan ikut ambil bagian dalam prosesi penyucian ini.

Selanjutnya, pada 18 Maret 2026 bertepatan dengan Bulan gelap atau Tilem Sasih Kesanga, akan dilaksanakan upacara Tawur Kesanga sebagai simbol pengorbanan "Yadnya" demi keseimbangan dan kedamaian alam. Prosesi persembahyangan dimulai pukul 12.00 WITA, dilanjutkan Pawai Ogoh-Ogoh pada pukul 16.00 WITA. Rute pawai dimulai dari perempatan Catus Pata Perempatan gedung Sasando Kantor Gubernur NTT menuju Rumah Jabatan Gubernur NTT dan kembali ke Perempatan Jalan El Tari depan Kantor Gubernur NTT.

Puncak perayaan Hari Suci Nyepi tepat pada 19 Maret 2026 dengan pelaksanaan Catur Brata Penyepian, yakni tidak bekerja, tidak bepergian, tidak menikmati hiburan, dan tidak menyalakan api amarah, kendali diri dengan berpuasa (upawasa). Umat Hindu menjalankan puasa dan tapa brata selama 24 jam, dari pukul 06.00 pagi hingga 06.00 pagi keesokan harinya. Rangkaian kegiatan Nyepi Tahun Saka 1948 juga mengingatkan kembali esensi Catur Brata Penyepian, yakni Amati Geni (tidak menyalakan api dan mengendalikan amarah), Amati Karya (tidak bekerja), Amati Lelunganan (tidak bepergian), dan Amati Lelanguan (tidak mencari hiburan). Empat pantangan ini menjadi inti refleksi spiritual umat Hindu dalam mencapai ketenangan batin dan penyucian diri.

Keesokan harinya, pada 20 Maret 2026, umat Hindu merayakan Hari Ngembak Geni sebagai momentum Simakrama (silaturahmi) yang biasanya diisi dengan tradisi open house dan saling memaafkan, ungkap Ketua PHDI Kota Kupang dr.Wayan Ari Wijana.

Rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi 1948 Saka akan ditutup dengan Dharma Santi yang direncanakan berlangsung pada April 2026. Wali Kota Kupang, dr.Christian Widodo, juga telah menyetujui penggunaan aula rumah jabatan sebagai lokasi kegiatan tersebut. Penjadwalan Dharma Santi disesuaikan april, karena masih suasana libur dengan momentum Idul Fitri yang berdekatan dengan Nyepi tahun 2026 ini.

Dalam pesannya Ketua PHDI Kota Kupang, dr.I Wayan Ari Wijana menekankan pentingnya menjaga toleransi di Kota Kupang yang dikenal sebagai “Kota Kasih” dan salah satu kota toleran di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa upacara Tawur Kesanga di Catus Pata Jalan El Tari Kantor Gubernur NTT merupakan doa bersama untuk membersihkan dan memohon keselamatan bagi Kota Kupang agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Ia juga mengapresiasi dukungan lintas agama yang selama ini terjalin erat. Menurutnya, kolaborasi antara umat Hindu, Muslim, Kristen, dan Katolik, Buddha, Khonghucu, terasa nyata dalam berbagai kegiatan keagamaan di Kupang. Sebagai pribadi yang telah 32 tahun mengabdi di Kota Kupang sebagai dokter hingga masa pensiun, ia merasakan langsung kuatnya semangat kebersamaan dan harmoni antarumat beragama di daerah Kota Kupang. "Kupang Kota Kasih" adalah julukan bagi Kota Kupang, sebagai ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang merupakan akronim dari KASIH : Karya, Aman, Sehat, Indah, dan Harmonis. Semboyan KASIH ini mencerminkan kota yang toleran, ramah, dan menjunjung tinggi solidaritas antar sesama di tengah masyarakat yang multietnis.(Guntara)

Editor : Rygun

Sumber dan Foto : HinduKupang.com / K'Gun

6134440938240151560

6134440938240151559

6134440938240151558

Baca Juga : Lokakarya Penguatan Empat Pilar Pembangunan Manusia Hindu Digelar Di Kupang NTT

Baca Juga : Rayakan HUT ke-38, WHDI Kota Kupang Gelar Turnamen Bulu Tangkis dan Berdayakan UMKM

Baca Juga : Doa Bersama Lintas Agama Dari Nusa Tenggara Timur Teguhkan Persatuan Gotong Royong Dan Komitmen Kemanusiaan

Baca Juga : Doa Bersama Lintas Agama di NTT : Pesan Damai untuk Indonesia dari Gedung Sasando

Baca Juga : "Guru Wisesa" Gubernur NTT Bersama Wakil Gubernur NTT Buka Perayaan HUT RI ke 80 Tahun Dengan Semangat Ayo Bangun NTT Dalam Acara Kirab Budaya NTT "BaGaYa" : Bangun Generasi Angkat Kreativitas Yakin Berkarya Tahun 2025

Baca Juga : Bhakti Untuk Regenerasi, MPAB ke XX Mahasiswa Hindu PD.KMHDI NTT : "Melahirkan Kader Hindu Berjiwa Pemimpin”

Baca Juga : Audiensi Bersama Gubernur NTT Melki, Mahasiswa Hindu PD KMHDI NTT Tekankan Akses Jalan Pura Oebanantha , Pemerataan Pendidikan, Penguatan UMKM Serta Jaminan Perlindungan Kesehatan Sosial Masyarakat NTT

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

Baca Juga : Sharing Dharma "ShaDhar" Hindu Kupang NTT, Kemanusiaan yang Menyala di Bawah Terang Purnama

Baca Juga : Hindu Kupang "PEKA Peduli Kasih" Salurkan Bantuan untuk Keluarga Disabilitas, Seimbangkan Yadnya dan Kemanusiaan Wujudkan Tri Hita Karana

 

IMG 20260208 123848

Hindukupang.com – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-38 Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) yang jatuh pada 12 Februari 2026 mendatang, WHDI Kota Kupang menggelar turnamen bulu tangkis di Lapangan Puku Puku Arena, Oesapa, Minggu (8/2/2026).

Acara yang dimulai tepat pukul 08.30 WITA ini dibuka secara resmi oleh Ketua WHDI Kota Kupang, dr. Dewa Ayu Putu Shinta Widari, Sp.KJ. Pembukaan ditandai dengan dimulainya pertandingan di tiga lapangan secara bersamaan yang diikuti oleh para peserta dengan penuh antusias.

IMG 20260208 140131

dr.Dewa Ayu Putu Shinta Widari,Sp.KJ, Ketua WHDI Kota Kupang

Fisik Sehat, Jiwa Kuat
​Dalam Segalanya, dr. Shinta Widari menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental. Menurutnya, olahraga merupakan sarana yang tepat untuk mengimplementasikan prinsip Mens Sana in Corpore Sano .

​"Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menyehatkan badan, tetapi juga memperkuat jiwa. Di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat," ujar pakar kedokteran jiwa tersebut di sela-sela pembukaan turnamen.
Suksesnya penyelenggaraan turnamen bulu tangkis dalam rangka HUT ke-38 Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kota Kupang memicu optimisme baru bagi pengembangan bakat umat Hindu di Nusa Tenggara Timur. Ke depan, ajang olahraga ini diharapkan dapat bertransformasi menjadi Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) yang lebih komprehensif.
Kegiatan serupa tidak hanya terbatas pada cabang olahraga seperti bulutangkis, namun juga merambah ke bidang seni budaya.
 
Integrasi Olahraga dan Pelestarian Budaya
​Wacana pengembangan ke arah PORSENI ini bertujuan untuk mewadahi minat dan bakat umat dalam spektrum yang lebih luas. Selain mengasah ketangkasan fisik melalui berbagai cabang olahraga, ajang ini nantinya diproyeksikan menjadi panggung bagi seni religius dan tradisional. 
 
IMG 20260208 122630
Melalui Kegiatan ini bisa menjadi cikal bakal PORSENI bagi umat Hindu di Kupang. Selain badminton, juga bisa melihat lomba lainnya seperti kolaborasi seni mekidung , keharmonisan irama bleganjuran , hingga penampilan drama dan seni tari. 
Langkah ini dinilai sebagai strategi dalam menjaga eksistensi budaya Bali dan Hindu di tanah NTT, sekaligus mempererat tali persaudaraan antarumat melalui kompetisi yang sehat dan kreatif.
 
IMG 20260208 123055
Puncak Acara dan Penganugerahan Pemenang
​Kegiatan yang berlangsung meriah di Puku Puku Arena ini ditutup pada siang hari dengan upacara penyerahan penghargaan. Suasana penuh haru dan bangga mengukur prosesi pembagian piala serta medali kepada para pemenang lomba bulu tangkis.
​Apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas sportivitas dan kerja keras para atlet selama bertanding di lapangan. Penyerahan medali ini sekaligus menandai suksesnya rangkaian peringatan HUT WHDI ke-38 yang mampu memadukan aspek kesehatan, ekonomi kreatif, dan semangat kebersamaan.
​Dengan berakhirnya turnamen ini, panitia berharap semangat "Sehat, Kuat, Semangat" tetap tertanam dalam jiwa setiap peserta hingga ajang yang lebih besar terlaksana di masa mendatang.


Geliat Ekonomi Kreatif
​Berdasarkan pantauan media HinduKupang.com , turnamen ini diikuti oleh sedikitnya 21 pasangan ganda . Persaingan sengit namun sportif tampak memenuhi atmosfer Puku Puku Arena sejak pagi hari.
​Menariknya, kemeriahan HUT WHDI kali ini tidak hanya mengacu pada bidang olahraga. Pihak panitia juga melibatkan berbagai UMKM Hindu di Kupang untuk menjajakan produk kuliner dan kesehatan. Pengunjung dapat menikmati aneka hidangan seperti bakso, soto, rujak buah, hingga bubur kacang hijau dan minuman kesehatan.
​”Selain berolahraga, kami ingin menggiatkan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM Hindu. Ini adalah langkah nyata dalam mendukung kemandirian ekonomi umat,” dr. Shinta.

​Perayaan ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh anggota WHDI di Kota Kupang untuk tetap sehat, kuat, dan bersemangat dalam menjalankan pengabdian kepada organisasi dan masyarakat. Selamat Hari Ulang Tahun Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kota Kupang dan NTT ke 38 Tahun.(kgun) 
 
Sumber foto : HinduKupang.com / RyGuN
#Pukupukuarena #WHDIKotaKupang #Hindukupang #OlahragaBali #HUTWHDI38
6275926541178965711
*"Upacara Mejaya-Jaya dan Pengukuhan Pengurus KSP Serba Usaha Dewi Gangga dan Gelar RAT ke-19, Aset Tembus Rp15,5 Miliar"*
 
Hindukupang.com — Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Serba Usaha Dewi Gangga menggelar Rapat Akhir Tahun (RAT) ke-19 Tahun Buku 2025 pada Sabtu, 11 Januari 2026. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 16.00 WITA ini dilaksanakan di Aula Hotel Kristal dan sekitar menghadirkan 512 peserta dari total 577 anggota koperasi.
 
RAT tahun ini menjadi forum penting bagi pengurus dan anggota untuk menyiarkan kinerja koperasi sepanjang tahun 2025, sekaligus menyampaikan laporan usaha pengelolaan koperasi.
 
Dalam laporan Neraca Keuangan yang dipaparkan, KSP Serba Usaha Dewi Gangga menunjukkan pertumbuhan aset yang cukup konsisten dari tahun ke tahun. Pada tahun 2023, total aset koperasi tercatat sebesar Rp14.357.466.773. Jumlah tersebut meningkat pada tahun 2024 menjadi Rp14.726.896.958, dan kembali mengalami kenaikan pada tahun 2025 hingga mencapai Rp15.515.722.658.
 
Sementara itu, dari sisi penyaluran pinjaman kepada anggota, koperasi berhasil menyalurkan dana untuk kebutuhan modal kerja maupun konsumsi dengan nilai yang cukup besar. Pada tahun 2023, total penyaluran pinjaman mencapai Rp8.523.616.299. Angka ini meningkat pada tahun 2024 menjadi Rp8.681.035.598. Namun, pada tahun 2025 tercatat sedikit penurunan dengan total penyaluran sebesar Rp8.186.959.715.
6275926541178965703
Penerima undian Hadiah Door Price 
6275926541178965704
6275926541178965705
 
6275926541178965706
Untuk Sisa Hasil Usaha (SHU), KSP Serba Usaha Dewi Gangga membukukan SHU sebesar Rp1.234.361.577 pada tahun 2023. Pada tahun 2024, SHU tercatat sebesar Rp1.196.757.951, dan pada tahun 2025 sebesar Rp1.082.570.173. Penurunan ini dijelaskan sebagai bagian dari strategi penguatan cadangan dan kelangsungan usaha koperasi.
 
6275926541178965707
6275926541178965708
6275926541178965709
6275926541178965710
Jumlah cadangan pengembangan usaha koperasi pada tahun 2025 tercatat mencapai Rp2.058.918.663. Dengan cadangan tersebut, pengurus berharap para anggota dapat lebih aktif memanfaatkan fasilitas pinjaman koperasi untuk mengembangkan usaha-usaha produktif di tahun 2026.
Selain itu, sepanjang tahun 2025, KSP Serba Usaha Dewi Gangga juga mencatat pendapatan dari usaha simpan pinjam sebesar Rp2.126.163.877, yang menjadi salah satu sumber utama pendapatan koperasi.
 
6275926541178965712
6275926541178965713
6275926541178965714
Penerima Undian Door Price Hadiah Utama
 
Ketua KSP Serba Usaha Dewi Gangga, I Nyoman Rajendra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa capaian kinerja koperasi sepanjang tahun 2025 telah mendekati target yang ditetapkan. “Untuk tahun 2025, target pencapaian koperasi berada di kisaran 98 persen,” ujarnya.
Melalui RAT ini, pengurus dan anggota sepakat untuk terus memperkuat peran koperasi sebagai lembaga keuangan berbasis anggota yang sehat, transparan, dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan bersama.
 
6275926541178965715
6275926541178965716
6275926541178965717
Dana Bantuan Sosial Kepada Pengurus Pengempon Pura Hindu Kupang
 
Berdasarkan data laporan realisasi rencana kerja (target) tahun 2025 dari KSP Serba Usaha DEWI GANGGA, gambaran kinerja koperasi dalam Ketahanan Finansial KSP Serba Usaha Dewi Gangga di Tahun 2025 Likuiditas Melimpah, Ekspansi Pinjaman Selektif. 
 
6275926541178965718
6275926541178965719
6275926541178965720
 
 Koperasi Serba Usaha (KSP) Dewi Gangga menunjukkan kinerja keuangan yang cukup stabil sepanjang tahun buku 2025. Meski menghadapi dinamika ekonomi, koperasi ini berhasil menjaga kepercayaan anggota yang tercermin dari pencapaian aset dan pengelolaan simpanan yang mendekati target tahunan.
 
1. Pertumbuhan Aset dan Kepercayaan Anggota
Hingga akhir tahun 2025, KSP Dewi Gangga mencatatkan total aset sebesar Rp15,51 miliar, atau mencapai 96% dari target yang ditetapkan sebesar Rp16,19 miliar. Dari sisi pengumpulan, koperasi ini didukung oleh 577 anggota aktif, yang berarti mencakup 98% dari proyeksi awal sebanyak 586 orang. Stabilitas ini menunjukkan bahwa dasar kepercayaan masyarakat terhadap koperasi tetap terjaga kuat.
 
2. Lonjakan Likuiditas yang Signifikan
Satu hal yang paling mencolok dalam laporan ini adalah posisi Kas Lancar. Realisasi kas lancar melonjak tajam hingga Rp6,30 miliar, jauh melampaui target yang hanya dipatok sebesar Rp3,82 miliar. Dengan persentase pencapaian sebesar 165%, koperasi ini memiliki tingkat likuiditas yang sangat tinggi (over-liquid), yang berarti tersedia dana segar yang sangat mencukupi untuk memenuhi kewajiban jangka pendek maupun rencana pengembangan usaha ke depan.
 
3. Penyaluran Kredit dan Pengelolaan Utang
Di sisi intermediasi, Pinjaman Yang Diberikan terealisasi sebesar Rp8,18 miliar (86% dari target). Angka ini menunjukkan sikap kehati-hatian pengurus dalam menyalurkan kredit kepada anggota guna memitigasi risiko kredit macet.
Sementara itu, struktur kewajiban koperasi didominasi oleh Hutang Jangka Pendek: berjumlah Rp7,53 miliar (98%), yang terdiri dari anggota simpanan seperti Sidia (106%) dan Sipendi (124%). Kenaikan pada Sipendi yang melampaui target menunjukkan minat anggota untuk menabung dalam skema tertentu sangat tinggi.
 Hutang Jangka Panjang: Terealisasi Rp2,39 miliar (95%), di mana dana aktuaria terserap sempurna 100%.
 
4. Penguatan Permodalan Mandiri
KSP Dewi Gangga juga menunjukkan kemandirian modal yang sehat. Total Modal yang terkumpul mencapai Rp5,47 miliar atau 98% dari target. Menariknya, komponen Simpanan Pokok (103%) dan Simpanan Wajib (102%) keduanya melampaui target. Hal ini merupakan indikator positif bahwa komitmen anggota dalam menyetor modal dasar mereka sangat disiplin, yang menjadi landasan utama kekuatan koperasi.
 
Secara keseluruhan, KSP Serba Usaha Dewi Gangga menutup tahun 2025 dengan rapor yang positif. Tantangan utama ke depan adalah bagaimana mengoptimalkan "dana pengangguran" pada kas lancar yang melimpah (165%) agar dapat diputar menjadi aset produktif yang menghasilkan keuntungan lebih besar bagi anggota, tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian.(Kgun) 
 
Sumber foto : RyGuN / HinduKupang.com dan Adhit Wiratma
 
#KSPDewiGangga, #Kupangkota, #HinduKupang, #DekopindaKotaKupang, #NatureCode, #RapatAkhirTahun