L7d

02022022, adalah tanggal yang unik, yaitu 2 Februari 2022, berjumpa bersama Komandan Lantamal VII Bapak Laksamana Pertama (Laksma) TNI I Gusti Kompiang Aribawa,CHRMP beserta Ketua Jalasenastri Cabang 2 Korcab VII DJA II Ibu dr.Suwerni Kompiang Aribawa, dan Juga Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur Bapak I Nyoman Ariawan Atmaja. Turut hadir Ketua Banjar Dharma Agung Kupang Bapak I Nyoman Pasek Martika, Perwakilan Mahasiswa Hindu NTT dari PD.KMHDI NTT Sdr.Shindu dan Sdr.Guna, Perwakilan Yayasan Upanisada , Hindukupang.com, Dekornas Puskor Hindunesia Sdr.Guntara, Perwakilan ICHI NTT Bapak Adi Putra Ariawan (Dosen Pariwisata Politeknik Negeri Kupang).

L7c

Acara yang berlangsung dengan santap siang bersama ini sekaligus untuk mengucapkan Selamat atas dilantiknya Bapak Danlantamal VII menjadi Direktur Operasi Laut BAKAMLA RI di Jakarta dengan Jabatan Bintang 2 menjadi Laksamana Muda TNI I Gusti Kompiang Aribawa,CHRMP pada pelantikan 31 Januari 2022 di Surabaya. Apresiasi diberikan kepada Bapak Laksda TNI I Gusti Kompiang Aribawa dan Ibu yang telah memberikan banyak kontribusi bagi pelayanan kemaritiman dan menjaga kedaulatan wilayah Laut di Provinsi Nusa Tenggara Timur selama 2,5 Tahun bertugas. Beberapa hal yang mampu dilihat diantaranya : pelaksanaan vaksinasi massal di wilayah maritim dan juga 22 kabupaten/kota di provinsi NTT, mendukung pemulihan pasca badai seroja yang melanda NTT pada april 2021 silam, membuat Kolam Renang Tirto Sagoro Lantamal VII berstandar yang diresmikan Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M untuk pelatihan renang dan para prajurit TNI AL, renovasi dan pembangunan sarana dan prasarana penunjang TNI AL di NTT, bantuan sembako kepada berbagai tempat ibadah, panti asuhan dan warga kurang mampu, bakti sosial, dan masih banyak lagi.

Hal yang paling berkesan adalah dukungan Danlantamal VII pada Malam Dharma Satya untuk membantu pembangunan gedung Pendidikan Sekolah Hindu di NTT yang juga terkumpul dana mencapai lebih dari 350juta, dengan dihadiri juga Wakapolda NTT, Danrem 161 Wirasakti, pimpinan perbankan, pengusaha, Perwakilan Pemprov NTT, dan Walikota Kupang, dll.

L7k

Pesan dan kesan dari Bapak beserta Ibu, adalah tetap menjaga kekompakkan, dan terus berkarya terbaik dalam pelayanan kepada masyarakat. Dan juga ucapan terima kasih diucapkan kepada semua yang telah bersama-sama berkolaborasi selama ini dalam tugas dan swadharma masing-masing. Acara diakhiri dengan penyerahan cinderamata dari Kepala BI NTT Bapak I Nyoman Ariawan Atmaja kepada Bapak Laksamana Muda TNI I Gusti Kompiang Aribawa, dan Juga cinderamata dari Danlantamal VII kepada Kepala BI NTT, dilanjutkan foto bersama.

Selamat Bapak Laksamana Muda TNI I Gusti Kompiang Aribawa beserta Ketua Jalasenastri Cabang 2 Korcab VII DJA II Ibu dr.Suwerni Kompiang Aribawa, tetap semangat dan sukses selalu di segala aktifitas. Jalesveva Jayamahe. (Guntara)

L7f

L7aL7h

L7i

 

 IMG 20220124 210909
 
Diklat Manajemen Organisasi (DMO) merupakan program kerja dari Biro Kaderisasi yang rutin di laksanakan setahun sekali setelah 3 bulan dilaksanakannya MPAB, untuk memberikan pelatihan berupa pengetahuan kepada kader KMHDI. Mengusung tema " Menciptakan Kader Unggul Yang Berjiwa Kepemimpinan, Berkarakter, dan Berwawasan ", PD KMHDI NTT melaksanakan kegiatan ini di Wantilan Pura Agung Giri Kertha Bhuana, Kota Kupang, Provinsi NTT. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari, yakni tanggal 21-23 Januari 2022. 
Dilaksanakan di masa pandemi, Diklat Manajemen Organisasi kali ini cukup berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana pelaksanaannya dilakukan secara hybrid. Dengan dihadiri oleh 9 kader secara offline dan 1 kader secara online, kegiatan ini sukses dilaksanakan. Meskipun ada sedikit gangguan jaringan bagi salah seorang kader yang mengikuti kegiatan secara online. 
Dari 8 materi yang dipaparkan kepada para kader dalam kegiatan ini, diharapkan nantinya nilai-nilai yang terkandung dalam setiap materi dapat diimplementasikan dalam bentuk kegiatan dan program kerja. Materi tersebut antara lain, analisis SWOT, Garis-garis Besar Program Kerja (GBPK), Program Kerja, Administrasi Kesekretariatan, Administrasi Keuangan, Proposal & LPJ, Musyawarah & Teknik Persidangan, serta 2 materi tambahan yakni Jurnalistik dan ERP (Enterprise Resource Planning). Tak hanya pemaparan materi, melainkan juga dilaksanakan diskusi dan praktik langsung mengenai materi yang disampaikan, sehingga para kader dapat lebih memahami dan mengimplementasikan secara langsung.
 
IMG 20220124 210938
Kegiatan ini dibuka langsung oleh PLT Ketua PD KMHDI NTT,Ni Nyoman Putri, ia menyampaikan bahwa DMO adalah kegiatan yang wajib dikuti setelah MPAB. “Mengapa wajib mengikuti DMO? karena melalui kegiatan ini kalian akan mempelajari lebih dalam lagi materi-materi yang sebelumnya sudah didapat di MPAB, jadi kalian akan belajar lebih dalam lagi tentang materi sebelumnya yang akan teman-teman terima dan dapat mengaplikasikannya saat berorganisasi kedepan”. Putri juga mengucapkan rasa terima kasih kepada panitia, peserta baik online maupun offline, serta para alumni yang menyempatkan hadir dalam DMO kali ini. 
Tidak hanya memberikan pengetahuan dasar dalam berorganisasi, tetapi PD KMHDI NTT juga mengajarkan para kadernya untuk selalu menjalin kebersamaan dan kekeluargaan sebagai satu kesatuan yang utuh. Hal ini nampak jelas dari interaksi yang terjalin. Tidak hanya para pengurus saat ini, namun alumni PD KMHDI NTT juga turut hadir untuk memeriahkan dan berinteraksi langsung dengan para kader baru. Bukti dari kebersamaan tersebut, terlihat dari kegiatan DMO dimana para kader, pengurus serta alumni bersama-sama memeriahkan acara dengan sharing dan bermain game bersama. 
"Dari proses persiapan hingga hari H dapat terselesaikan dengan baik, para peserta juga ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. "ujar Diana selaku Ketua Panitia DMO XVI. Diana menjelaskan bahwa selama proses penyelenggaraan kegiatan memang terdapat kekurangan namun dapat dilihat kegiatan DMO dapat terlaksana secara tuntas hingga akhir, ia berharap untuk kegiatan DMO selanjutnya harus bisa lebih baik dari sekarang dan menciptakan kader yang berkualitas.

Dengan adanya kegiatan Diklat Manajemen Organisasi ini, diharapkan para kader tetap menjalin hubungan kekeluargaan dan kekompakan antara satu dengan yang lainnya dan dapat meningkatkan wawasan/pengetahuan dan kemampuan mereka mengenai organisasi KMHDI itu sendiri. Selain wawasan dan kemampuan juga dapat mengembangkan jiwa kepemimpinan dan berkarakter agar para kader dapat melatih dan mempersiapkan diri untuk menjadi pengurus di periode berikutnya. (Sari Samosir/PD.Kmhdintt)
 

panen

Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Timur, bersama Yayasan Upanisada dan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Kupang NTT pada 3 November 2021, jam 08:00WITA melaksanakan Panen Raya Perdana "GEMAR TANI" Gerakan Menanam Pekarangan Rumah Tanaman Pengendali Inflasi , yang berlokasi di Hindu Berkebun Yayasan Upanisada , Oebelo Kabupaten Kupang Provinsi NTT. Panen Raya Perdana ini berupa buah Semangka dengan dua varietas, yaitu Semangka tanpa biji, dan semangka dengan biji. Nampak hadir dalam kegiatan ini diantaranya Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur Bapak I Nyoman Ariawan Atmaja, Humas Bank Indonesia NTT Bapak Henry A. Djo Wenyi Tim Koordinator Kehumasan Bank Indonesia NTT, Bapak Yuvensius Arselus Halek selaku Tim Koordinator PSBI (Program Sosial Bank Indonesia) Provinsi NTT, Ketua Yayasan Upanisada yaitu Bapak Anak Agung Gede Sayang Mega Putra,SE, Ketua PHDI Kota Kupang Bapak I Wayan Wira Susana,SE , Ketua Tim Teknis Pertanian Bapak I Komang Sudarma,SP,MP, para mahasiswa-mahasiswi Kampus Politani Kupang yang pernah praktek (PKL), di lokasi Hindu berkebun, Puskor Hindunesia Sdr.Guntara, jurnalis media, serta juga para petani disekitar lokasi Kebun. Cuaca awal november 2021 yang sudah mulai turun hujan membuat panen ini dipercepat dari target awal, karena mengingat curah hujan yang sudah mulai datang hingga di akhir desember tahun 2021 nanti.

Berbagai produk hortikultura milik umat Hindu Berkebun Kelompok Upanisada di kupang NTT ini diantaranya berupa Buah Semangka, Bunga Gemitir (Mari Gold) , Sayur Terung, Sayur Pare (Paria), Buncis, Ketimun, sayur baby kailan, sayur bayam, kubis, dan lainnya. Panen kali ini dikhususkan untuk Buah Semangka (Biji & Tanpa Biji), Bunga Gemitir, Sayur Terung dan Sayur Pare yang mana buah semangka sudah memasuki estimasi masa panen 56 hari atau sekitar 2 bulan sedangkan untuk bunga Gemitir sendiri estimasi sekitar 2-3 minggu masa panen, dan terus menerus bunga bertumbuh, sehingga umat Hindu Kupang bisa memenuhi kebutuhan karena sangat memerlukan bunga-bunga persembahan (Yajna/Yadnya Suci) persiapan menyambut hari raya Hindu seperti Galungan & Kuningan pada pertengahan november 2021 ini.
panen9

Panen2

Acara yang berlangsung dari jam 08:00-09:45 WITA ini, diisi dengan Atraksi Teknologi Pertanian terkini di "Hindu Berkebun" Kupang NTT yaitu, berupa Sprinkle Embun, Sprinkle Penyiraman Air memutar, irigasi Tetes, yang dipadukan secara apik dan menarik, sehingga memudahkan dalam penyiraman tanaman dengan luas lahan mencapai 5000 meter persegi.  Selanjutnya acara pun diisi dengan Kata Pengantar dari Ketua Yayasan Upanisada , Bapak Anak Agung Gede Sayang Mega Putra,SE yang juga merupakan Lurah Fatubesi, beliau mengatakan sangat berterima kasih atas kunjungan Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi NTT dalam Panen Raya dan segala support dukungannya selama ini kepada kebun Upanisada, sehingga segala proses pertanian bisa berjalan dengan baik dan lancar. Walaupun di masa lalu kebun sempat diterpa Badai Seroja yang melanda kupang serta wilayah provinsi NTT, namun semangat "Hindu Berkebun" di Kupang NTT tetap berkobar, demi terwujudnya ketahanan pangan bagi umat Hindu Kupang dan juga masyarakat.

IMG 20211103 094939

Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Bapak I Nyoman Ariawan Atmaja, dalam sambutannya mengatakan Panen raya seperti ini sangatlah penting, guna mendorong terwujudnya pemenuhan kebutuhan produk-produk tanaman hortikultura di masyarakat, yang diharapkan berdampak terhadap ekonomi masyarakat, menuju NTT sejahtera. Panen Raya Perdana "GEMAR TANI" yaitu Gerakan Menanam Pekarangan Rumah Tanaman Pengendali Inflasi di lokasi Hindu Berkebun Upanisada Kupang NTT ini bisa menjadi contoh, bahwa lahan yang ada bisa dimaksimalkan dengan berbagai jenis ragam tanaman yang sangat berguna dan diperlukan serta memiliki nilai jual ketika di panen nanti.

panen01

IMG 20211103 094709 1

IMG 20211103 094903

Bank Indonesia adalah Bank Sentral yang tujuannya adalah pengendalian inflasi , inflasi sendiri memiliki arti sebagai kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu, serta Bank Indonesia wajib menjaga stabilitas nilai uang rupiah. Salah satu cara dalam pengendalian inflasi adalah upaya untuk mendorong seluruh lapisan masyarakat agar menanam komoditi-komoditi yang masuk dalam inflasi seperti tanaman hortikultura, diantaranya bawang merah putih, sayur bayam, kangkung, cabe (lombok), dan lainnya termasuk juga seperti di kebun ini terlihat terung (terong) , buncis, sawi, dan lainnya pungkas Nyoman Ariawan. Selain itu , pentingnya juga mendorong masyarakat NTT di bidang ekonomi, seperti terlihat pada kebun ini nampak indahnya bunga Gemitir, agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk hajatan, upacara keagamaan, ucapan / krans bunga, bahkan dekorasi seringkali diperlukan bunga yang segar. Begitu juga di kebun ini menurut Nyoman Ariawan Atmaja, adanya Semangka sebagai produksi dari tanaman buah-buahan, yang nantinya bisa dibeli & dikonsumsi oleh masyarakat ataupun diambil oleh supermarket, sehingga tentunya akan berdampak pada kemandirian dan peningkatan keuangan yayasan, dalam hal ini Yayasan Upanisada Pendidikan Hindu yang menaungi Pratama Widya Pasraman Saraswati (TK Hindu Saraswati) Akreditasi B dan Sekolah Adi Widya Pasraman Saraswati (SD Hindu Saraswati) dengan Akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional. Diharapkan suatu saat akan terwujud SMP, SMA hingga Universitas Hindu di NTT. Yayasan Upanisada dengan lahan kebun ini diharapkan bisa terus berproduksi, dan menghasilkan uang dari kegiatan ini, agar bisa membantu kemandirian yayasan. Jadi Bank Indonesia NTT mendukung dengan adanya dua tujuan yaitu Pengendalian Inflasi dan Juga Kemandirian Ekonomi. 

panen8

IMG 20211103 095637

Gerakan yang dilakukan Bank Indonesia NTT ini mengajak seluruh lapisan masyarakat, misalkan di pekarangan seperti GEMAR TANI, yaitu Gerakan Menanam Pekarangan Rumah Tanaman Pengendali Inflasi, bila di kelompok, komunitas maka seperti Yayasan, atau Organisasi bertujuan untuk kemandirian. Menurut Kepala BI NTT, Bapak I Nyoman Ariawan Atmaja, dengan mengajak yayasan , atau organisasi keagamaan sebagai informal leader, agar mudah mengajak masyarakat atau umatnya untuk edukasi menanam yang bertujuan pengendalian inflasi ataupun kemandirian ekonomi. Beliau mengungkapkan, untuk mewujudkan seperti Kebun Yayasan Upanisada ini diperlukan beberapa langkah yang pertama adalah komitmen yang kuat, kemudian yang kedua adalah tenaga teknis yang terampil, serta yang ketiga adalah perlu adanya teknologi pertanian guna memudahkan perawatan tanaman dan pengawasan kontrol dalam penyiraman. Sehingga diharapkan hal-hal seperti ini bisa di copy, Amati, Tiru, Modifikasi (ATM), di tempat lainnya, seperti halnya hasil produksi pertanian gerakan Hindu Berkebun Kupang NTT ini walau terlihat sederhana bisa maksimal juga di berbagai tempat kebun/lahan yang lainnya. Berikutnya yang keempat adalah kemampuan marketing, agar mengetahui komoditi yang paling bisa terjual, dan mendapatkan uang ketika masa panen tiba, serta semua hasil kebun pertanian bisa diserap / dicari oleh pembeli dan bisa analisa pasar. Kelima adalah diperlukan Leadership / kepemimpinan yang tangguh, bisa menggerakan sumber daya manusia (SDM), merubah mindset Ayo kita berproduksi, jangan hanya meminta , ajukan proposal kesana - kesini tapi tidak hasilkan apapun, pungkas Nyoman Ariawan. Dengan berproduksi, hasilkan sesuatu maka akan berdampak penting seperti yang pertama organisasi ataupun yayasan akan merasa mampu dengan kemandirian, kedua dengan berproduksi ini juga akan menumbuhkan PDRB sehingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi, secara langsung akan menambah pendapatan, hal seperti inilah yang penting untuk ditularkan kepada organisasi keagamaan, yayasan dan kelompok/komunitas lainnya, kata Nyoman Ariawan Atmaja. Selamat untuk Hindu berkebun yayasan Upanisada Kupang , Bank Indonesia NTT juga berkomitmen, dan menaruh harapan kedepannya semoga Yayasan Upanisada dan organisasi keagamaan milik keumatan seperti ini bisa terus maju, mandiri, dan memberikan dampak yang luar biasa, tidak hanya pengendalian inflasi, kemandirian ekonomi, namun juga mengentaskan kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tercatat data kemiskinan di NTT terkini tahun 2021 mencapai 20,99% yang tercatat sebagai peringkat ketiga dari seluruh Provinsi yang ada di Indonesia. Dengan terus berproduksi, disinilah perlu adanya komitmen yang kuat, serta kolaborasi dari berbagai pihak serta kekompakkan, diantara ahli pertanian, mahasiswa-mahasiswi, para pengusaha, seluruh pihak agar provinsi NTT bisa Maju dan Sejahtera. Semoga Yayasan Upanisada bisa mandiri secara ekonomi, terus berproduksi dengan kondisi walaupun masa pandemi tetap bisa menjalankan kepercayaan dari masyarakat untuk memajukan pendidikan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga : Juara-Juara Bank Indonesia Young Entrepreneur School (BI YES) Batch Angkatan ke 2 di NTT 

 

IMG 20211103 085854

IMG 20211103 094119

(Panen Raya Hindu Berkebun Kupang NTT, foto dari Kiri ke Kanan yaitu Kepala Bank Indonesia NTT Bapak I Nyoman Ariawan Atmaja, Ketua PHDI Kota Kupang NTT Bapak I Wayan Wira Susana, Ketua Tim Teknis Pertanian Bapak I Komang Sudarma, Ketua Yayasan Upanisada Bapak Anak Agung Gede Sayang Mega Putra). Foto : Guntara

Tim teknis pertanian Hindu Berkebun Yayasan Upanisada, Bapak I Komang Sudarma,SP,MP dalam wawancara bersama hindukupang.com , Beliau mengungkapkan jenis tanaman semangka ini berjumlah sekitar 105 tanaman, yang mampu hasilkan 2 sampai 3 buah, sehingga bila dikalkulasi mencapai 315 buah semangka. Dua Varietas Semangka ini yaitu tanpa biji disebut Amara, dan semangka dengan biji disebut Baginda, dengan minat yang paling disukai konsumen yakni semangka tanpa biji, namun jenis ini diperlukan ketrampilan khusus dalam budidaya semangka tanpa biji. Juara ketiga BI YES / Bank Indonesia NTT Young Entrepreneur School BI YES Batch 2 kelas Advance , Bapak Komang Sudarma ini mengatakan dari sisi rasa, semangka ini tergantung budidaya yang digunakan, faktor iklim, teknologi yang digunakan , SOP yang diterapkan dalam budidaya, sangatlah mempengaruhi rasa dari kedua jenis varietas buah semangka yang dihasilkan, pungkas Komang Sudarma. Harapannya kegiatan Hindu Berkebun budidaya pertanian ini bisa tetap berlanjut di yayasan Upanisada, dan diperkuat strategi pemasaran, serta pemilihan komoditi yang tepat agar bisa bernilai ekonomi menghasilkan keuntungan dan bisa menopang yayasan Upanisada dalam bidang Pendidikan.

panen11

panen10

Kegiatan Gemar Tani Hindu Berkebun Panen Raya Bersama Bank Indonesia (BI) NTT ini diakhiri dengan panen, kemudian foto bersama, serta makan buah semangka langsung di lokasi bersama Bapak I Nyoman Ariawan Atmaja, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan semua peserta yang hadir, serta hadir juga Wakapolres Kabupaten Timur Tengah Selatan (TTS) Bapak Gede Arya Bawa, kemudian dilanjutkan dengan transaksi penjualan berbagai tanaman hasil panen Hindu Berkebun Kupang NTT yaitu buah semangka, bunga gemitir, serta sayuran.

Sesuai dengan Sloka Kitab Suci Hindu yaitu : 

Annād bhavanti bhutāni parjanyād annasambhavah,
Yajnād bhavati parjanyo yajnah karma samudbhavah.
(Bhagavad-gita III : 14)

artinya : Karena makanan makhluk bisa hidup, karena hujan makanan bisa dihasilkan, karena yadnya hujan turun dan yadnya lahir oleh karena kerja.

Pengantaran / distribusi hasil panen sesuai pengamatan hindukupang.com, menuju 4 titik lokasi yaitu wilayah Kolhua di Saripitaka 2 Bapak Nengah Pustaka, Wilayah Oebobo Penjahit Purnama Bapak Wayan Suardikha, RSS Oesapa Selatan Bapak Komang Sudarma, dan Wilayah Liliba Rumah Bapak Wayan Wira untuk kemudian pengantaran lebih lanjut kepada para konsumen yang telah pesan hasil panen kebun sesuai rekapan dalam grup Whatsapp Hindu Kupang NTT.(KGun).

Baca Juga : Berita Hindu Kupang NTT Lainnya Klik Disini

panen1

IMG 20211103 102513

panen7

Berita Jurnalis, Pers Media "HINDU BERKEBUN" Kupang NTT :

Berita Hindu Kupang NTT, 3 November 2021 : 

http://hindukupang.com/index.php/berita-kegiatan/123-gemar-tani-hindu-berkebun-panen-raya-bersama-bank-indonesia-bi-ntt

Berita Pos Kupang NTT , 5 November 2021,
Kepala Bank Indonesia (BI) NTT Bapak I Nyoman Ariawan Atmaja bersama Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Kupang dan Yayasan Upanisada Panen Raya Perdana Semangka , semangat "Gemar Tani" :

https://kupang.tribunnews.com/2021/11/05/bi-ntt-dan-phdi-panen-raya-perdana-gemartani-di-kabupaten-kupang?page=all

Berita Koran Victory News, 5 November 2021 Halaman 8 , Baca Klik Disini

Berita Koran Timor Express (TIMEX) , 10 November 2021, Halaman 9-10, Baca Klik Disini

 

 udg14a

Utsawa Dharma Gita Tingkat Nasional ke XIV dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Ir.Joko Widodo pada 17 Oktober 2021, secara online video dan dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Agama RI, Bapak H.Zainut Tauhid Sa'adi, Dirjen Bimas Hindu Bapak Dr.Tri Handoko Seto,S.Si,M.Sc, Ketua Lembaga Pengembangan Dharma Gita (LPDG) Bapak Kolonel Inf (Purn) I Nengah Dana,S.Ag. Acara Utsawa Dharma Gita (UDG) ke14 ini dilaksanakan secara hybrid yaitu daring dan luring melalui aplikasi zoom dan juga youtube channel Bimas Hindu RI. Proses penjurian video (taping) rekaman lomba (Utsawa) yang diikuti oleh Peserta Utsawa Dharmagita dari 31 Provinsi dengan berbagai kategori lomba dilakukan penilaian oleh tim Dewan Juri pada 17-21 Oktober 2021. Acara penutupan UDG ke 14 ini dilaksanakan pada 21 Oktober 2021 dihadiri secara langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia Bapak K.H.Yaqut Cholil Qoumas atau yang akrab disapa Gus Yaqut, Beliau sangat mengapresiasi lomba-lomba atau event keagamaan Hindu seperti ini dengan semangat "menumbuhkembangkan Literasi Agama dan Moderasi Beragama untuk mewujudkan masyarakat Hindu yang Cerdas dan Berintegritas. Acara Penutupan UDG ke 14 dihadiri oleh Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat, Ketua LPDG Pusat, Ketua Organisasi Hindu, Prajaniti, KMHDI, ICHI, dan berbagai Organisasi Hindu, Para Kakanwil Kemenag Provinsi, dan juga Lembaga Pengembangan Dharma Gita (LPDG) Provinsi.

udg14b
(Provinsi NTT Meraih Juara 1 Utsawa Dharma Wacana Bahasa Inggris Dewasa Putri dalam UDG ke XIV tahun 2021)

UDG01

Adapun 25 kategori Lomba (Utsawa) Dharmagita ke 14 Tahun 2021 ini diantaranya :

Utsawa Membaca Sloka (anak & remaja) putra dan putri, Utsawa Membaca Palawakya (remaja & dewasa) putra dan putri, Utsawa Membaca Kekawin (remaja & dewasa) putra dan putri, Utsawa Nyanyian Keagamaan Hindu, Utsawa Dharma Wacana Bahasa Indonesia (remaja & dewasa) putra dan putri, Utsawa Dharma Wacana Bahasa Inggris (remaja & dewasa) putra dan putri, Utsawa Menghafal Sloka (anak & remaja) putra dan putri.

Selain 25 kategori lomba ada juga UDG Awards 2021 yaitu penghargaan khusus atas kreativitas para kontingen, diantaranya kategori : 
Behind The Scene (BTS) dibalik layar lomba UDG ke 14, Kategori Kostum Terbaik, Kategori Jinggle UDG Dance Cover terbaik, Kategori Media Sosial terbaik, Kategori Terfavorit.

Untuk Juara Umum adalah Provinsi yang paling banyak mendapatkan juara dari berbagai 25 kategori lomba pada Utsawa Dharmagita ke XIV.


 

Kali ini Peserta Utsawa Dharmagita (UDG) Tingkat Nasional Kontingen Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil meraih Peringkat Juara Pertama (Juara 1) Pada Lomba Utsawa Dharma Wacana Bahasa Inggris Kategori Dewasa Putri, yang diraih oleh Ibu Kadek Ary Mayastuti, Klik Disini Untuk Cuplikan Video. Beliau adalah Guru pengajar Bahasa Inggris di Adi Widya Pasraman Saraswati (SD Hindu) di Kota Kupang NTT yang sudah terakreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional.

Kontingen Utsawa Dharmagita Provinsi NTT juga meraih juara-juara dalam berbagai kategori Lomba / Utsawa Dharma Gita (UDG) Tingkat Nasional ke XIV Pada Tahun 2021 ini diantaranya : 
Juara 1 Utsawa Dharma Wacana Bahasa Inggris untuk Dewasa Putri,
Juara Harapan II Utsawa Membaca Kekawin untuk Dewasa Putri, 
Juara Harapan II Utsawa Menghafal Sloka untuk Anak-Anak Putra, 
Juara 3 Utsawa Menghafal Sloka untuk Anak-Anak Putri,
Untuk UDG AWARDS 2021 , NTT Meraih Juara 3 Jinggle Dance Cover Terbaik.

Sehingga total 5 Piala yang diraih Kontingen UDG Provinsi NTT yaitu 4 Juara dan 1 UDG Awards, yang diterima langsung oleh Perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT yang hadir secara langsung di Jakarta, dengan protokol kesehatan ketat di masa Pandemi.
Kegiatan UDG Tingkat Nasional ke14 ini seharusnya dilaksanakan di Kota Ambon Provinsi Maluku, pada 2 tahun lalu, hanya diundur akibat adanya Pandemi Covid19, dan akhirnya baru dilaksanakan 2021, secara Hybrid , daring dan luring di jakarta, dengan cara video taping diambil rekamannya oleh panitia di berbagai provinsi se-Indonesia, kemudian hasil video lomba Utsawa Dharmagita dari berbagai provinsi tersebut dinilai oleh dewan juri di Jakarta.

Adapun rincian para juara-juara Lomba Utsawa Dharma Gita (UDG) Tingkat Nasional ke XIV Tahun 2021 ini diantaranya adalah :

Juara UDG Nasional XIV Tahun 2021:

Urut Mulai Juara Harapan III, Harapan II, Harapan I, dan Juara III, Juara II, Juara I

  1. Sloka Anak-Anak Putra: Bengkulu, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, DKI Jakarta, Sumatera Selatan, Bali
  2. Sloka Anak-Anak Putri: Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, Lampung, DKI Jakarta, Bali
  3. Sloka Remaja Putra: D.I.Yogyakarta, Papua, Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, Jawa Timur, Bali
  4. Sloka Remaja Putri: Papua Barat, Sulawesi Selatan, D.I.Yogyakarta, Sulawesi Tengah, DKI Jakarta, Bali
  5. Palawakya Remaja Putra: Sulawesi Utara, Riau, D.I.Yogyakarta, Jawa Barat, DKI Jakarta, Bali
  6. Palawakya Remaja Putri: Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, NTB, Bali, DKI Jakarta
  7. Palawakya Dewasa Putra: DKI Jakarta, D.I.Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, NTB, Bali
  8. Palawakya Dewasa Putri: Maluku, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Bali, Banten, Lampung
  9. Kakawin Remaja Putra: Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Sumatera Selatan, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Utara
  10. Kakawin Remaja Putri: Sulawesi Tengah, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali
  11. Kakawin Dewasa Putra: Sulawesi Barat, Papua, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali
  12. Kakawin Dewasa Putri: Kepulauan Riau, NTT, Jawa Timur, Jawa Tengah, Lampung, Bali
  13. Nyanyian Keagamaan Hindu: Kalimantan Barat, NTB, Lampung, D.I.Yogyakarta, Kalimantan Selatan, Bali
  14. Dharma Wacana Bahasa Indonesia Remaja Putra: Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimantan Timur, NTB, Papua, D.I.Yogyakarta
  15. Dharma Wacana Bahasa Indonesia Remaja Putri: Papua, Gorontalo, Jawa Timur, Jawa Barat, Sulawesi Utara, Bali
  16. Dharma Wacana Bahasa Indonesia Dewasa Putra: Lampung, D.I.Yogyakarta, Sulawesi Selatan, Bali, Jawa Timur, DKI Jakarta
  17. Dharma Wacana Bahasa Indonesia Dewasa Putri: D.I.Yogyakarta, DKI Jakarta, Lampung, Jawa Timur, Bali, Papua
  18. Dharma Wacana Bahasa Inggris Remaja Putra: Banten, Jawa Barat, NTB, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, Bali
  19. Dharma Wacana Bahasa Inggris Remaja Putri: Sumatera Barat, Riau, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Bali
  20. Dharma Wacana Bahasa Inggris Dewasa Putra: Jambi, Riau, D.I.Yogyakarta, Bali, DKI Jakarta, Jawa Barat
  21. Dharma Wacana Bahasa Inggris Dewasa Putri: Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung, DKI Jakarta, Kalimantan Barat, NTT
  22. Menghafal Sloka Anak-Anak Putra: Maluku Utara, NTT, NTB, Sulawesi Selatan, Kepulauan Riau, Jawa Timur
  23. Menghafal Sloka Anak-Anak Putri: NTB, Kepulauan Riau, Lampung, NTT, Jawa Tengah, Bali
  24. Menghafal Sloka Remaja Putra: Bangka Belitung, Gorontalo, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Jawa Timur
  25. Menghafal Sloka Remaja Putri: DKI Jakarta, Sulawesi Utara, NTB, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Bali 

 

Berikut tambahan UDG Awards 2021 yang baru pertama kali dilakukan Penghargaan khusus dari Direktorat Jenderal Bimas Hindu atas kreativitasnya para kontingen dalam menyelenggarakan UDG secara Hybrid, UDG Awards 2021 ini tidak mempengaruhi Juara Utsawa Dharmagita dari 25 kategori yang dilombakan diatas.

Urutan bagi Juara III, Juara II, Juara I , yaitu :

Kontingen Video Behind The Scene (BTS) Dibalik Layar UDG : Jambi, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan

Kontingen Kostum terbaik: Bangka Belitung, Gorontalo, Maluku Utara

Kontingen Jinggle Dance Cover terbaik: NTT, Banten, Sumatera Barat

Media Sosial Teraktif terbaik: Sumatera Selatan, Bengkulu, Kalimantan Barat

Kategori Terfavorit: Papua Barat, Kalimantan Selatan, Maluku

Juara Umum Pada Utsawa Dharma Gita Tingkat Nasional ke XIV Tahun 2021 diraih oleh Provinsi Bali.
Selamat kepada para Pemenang Utsawa Dharmagita (UDG) Tingkat Nasional Tahun 2021. (Guntara)

Video Siaran Langsung Acara Penutupan UDG ke XIV : 


udg03
Utsawa Dharma Gita (UDG) Ke14 Tingkat Nasional pada tanggal 20-22 September 2021 yang diikuti oleh Kontingen Provinsi Nusa Tenggara Timur, penuh dengan nuansa Semangat Flobamora (Flores, Sumba, Timor, Alor, Sabu Rote) ini terlihat dari busana para peserta yang dikenakan saat lomba baca sloka, kidung keagamaan Hindu dan berbagai lomba (utsawa) lainnya.

Acara yang berlangsung selama 3 hari di hotel Crystal Kota Kupang Provinsi NTT ini dengan protokol kesehatan dan masa pandemi covid19, mengambil konsep lomba UDG secara Luring (luar jaringan) dengan penyelenggara LPDG NTT, mendatangkan berbagai kontingen peserta lomba dari beberapa kabupaten dan kota yang ada di wilayah Provinsi NTT, kemudian tim juri dari Panitia UDG Pusat bersama tim perekam video (taping) hadir untuk merekam semua peserta saat pentas lomba Utsawa Dharmagita berlangsung, serta hasil rekaman tersebut akan disegel dan dibawa untuk dinilai oleh tim juri Utsawa Dharma Gita tingkat Nasional di Jakarta pada bulan Oktober mendatang.

Hasil semua rekaman (tim taping video), dari 34 Provinsi seluruh Indonesia ini akan dinilai secara serentak di bulan Oktober nanti, dan sekaligus pengumuman juara - juara Utsawa Dharma Gita (UDG) ke 14 Nasional Tahun 2021. Event keagamaan seperti Utsawa Dharma Gita (UDG) bila di agama Hindu, ini juga seperti halnya event keagamaan PESPARAWI di agama Kristen Protestan, MTQ di agama islam dan PESPARANI di agama Katolik. Acara pembukaan Utsawa Dharma Gita (UDG) ke14 tingkat Nasional pada 20 September 2021 untuk kontingen Provinsi NTT ini mewakili Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Tata Pemerintahan Setda Provinsi NTT Bapak Drs.Doris Alexander Rihi,M.Si, juga dihadiri oleh Plt.Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT Bapak H.Hasan Manuk.,S.Pd,M.Pd, Ketua Lembaga Pengembangan Dharma Gita (LPDG) Provinsi NTTIbu Dra.Ni Wayan Sunarsih.,MM, Pembimas Hindu NTT, dan Ketua PHDI NTT Bapak Dr.Wayan Darmawa, Pembimas Buddha NTT Bapak Artadi Wijaya, serta para official pendamping peserta lomba UDG setiap kabupaten/kota, panitia dan undangan lainnya.

IMG 20210920 180231 1e

 (Foto Hindukupang.com : Pembukaan Acara Utsawa Dharma Gita UDG XIV Tingkat Nasional Provinsi Nusa Tenggara Timur)UDG01

Video Suasana 20-22 September 2021 Utsawa Dharma Gita Nasional ke XIV Kontingen Provinsi Nusa Tenggara Timur : 

Laporan mewakili ketua Panitia UDG NTT yang dibacakan oleh Bapak Ir.I Wayan Sumartika,M.Si, menyampaikan, event UDG nasional ke14 kontigen NTT ini sebenarnya dilaksanakan pada 2020 di provinsi Maluku Ambon sebagai tuan rumah penyelenggara, namun karena adanya pandemi Covid19, akhirnya dipending dan dirubah menjadi lomba Utsawa Dharma Gita (UDG) secara video rekaman (taping video) di tahun 2021 ini.

Dalam sambutannya, Bapak Doris Alexander Rihi mengatakan pemerintah provinsi NTT sangat mendukung event keagamaan seperti ini walau dalam suasana Pandemi, karena event seperti ini bisa menciptakan generasi hindu yang taat, kuat dalam agama, serta bisa mengharumkan nama Provinsi NTT di kancah Nasional dalam lomba seperti Utsawa Dharma Gita ini. Bapak Hasan Manuk juga menyampaikan kanwil Kemenag NTT selalu mensupport, dan siap dalam mendukung event Utsawa Dharma Gita, sebagai bagian dari kegiatan keagamaan lomba baca kitab suci sloka Hindu. Ketua LPDG NTT ibu Ni Wayan Sunarsih, mengungkapkan peserta lomba sebanyak 37 orang, dengan official sehingga mencapai 50 peserta, dengan jumlah Utsawa (lomba) ada 23 jenis , seperti lomba : membaca sloka (kategori anak-anak, remaja, dewasa), membaca palawakya, membaca kekawin, nyanyian keagamaan Hindu, Dharma Wacana Bahasa Indonesia (dewasa, remaja putra dan putri), Dharma Wacana Bahasa Inggris (dewasa, remaja, putra dan putri), Menghafal Sloka bagi anak-anak dan remaja. Ketua PHDI NTT Wayan Darmawa menyampaikan terima kasih atas dukungan dan bantuan dari berbagai pihak yang sudah memberikan tenaga, pikiran demi terselenggaranya UDG NTT ini, dan pelaksanaan lomba tentunya juga bagian dari upaya untuk memberi siraman rohani kepada para umat Hindu dimanapun berada. Acara pembukaan diakhiri dengan doa oleh Pinandita I Wayan Suparta,S.Ag, dan juga sesi foto bersama para peserta lomba UDG. Foto Kegiatan UDG bisa klik disini. 
UDG02
Kontingen Utsawa Dharma Gita XIV Tingkat Nasional dari NTT terdiri dari, Kota Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kabupaten Kupang, Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya, Kabupaten Belu, Kabupaten Ngada, Kabupaten Timor Tengah Utara. 

Dari pantauan suasana acara Lomba UDG Tingkat Nasional kontingen NTT di hari pertama 21 september 2021, dengan tim rekaman (taping video) dari tim UDG Pusat Ibu Herawati bersama tim mengambil rekaman video untuk sesi kegiatan Lomba (Utsawa) : membaca sloka (kategori anak-anak, remaja, dewasa), membaca palawakya (remaja , dewasa), membaca kekawin (remaja dan dewasa).

Video Jingle Lagu Utsawa Dharma Gita Nasional XIV Kontingen Provinsi NTT : 

 

Video Jingle UDG Bimas Hindu RI : 

 

Di hari kedua Acara Lomba UDG Tingkat Nasional kontingen NTT 22 september 2021, jam 09:00-12:00WITA, tim rekaman (taping video) dari tim UDG Pusat, mengambil rekaman video untuk sesi kegiatan Lomba (Utsawa) : Nyanyian Keagamaan Hindu, Dharma Wacana Bahasa Indonesia (remaja dan dewasa), Dharma Wacana Bahasa Inggris (remaja dan dewasa), Menghafal Sloka (anak-anak dan remaja).
Dilanjutkan istirahat makan siang, dan siang hari jam 14:00-16:00WITA acara Sarasehan UDG NTT bersama narasumber Prof.Dr.I Gusti Bagus Arjana,M.S dengan topik Meningkatkan Kualitas Literasi Kitab Suci Bagi Generasi Milenial Melalui Utsawa Dharma Gita.
udg04

IMG 20210922 201708e
(Foto Hindukupang.com : Penutupan Acara Utsawa Dharma Gita UDG ke 14 Tingkat Nasional Provinsi Nusa Tenggara Timur)

Malam hari pada 22 September 2021, jam 19:00-21:00Wita, dilanjutkan acara penutupan Utsawa Dharma Gita XIV Tingkat Nasional Kontingen Provinsi Nusa Tenggara Timur, secara resmi ditutup oleh Plt.Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT Bapak H.Hasan Manuk.,S.Pd,M.Pd, didampingi Ketua LPDG NTT Ibu Dra.Ni Wayan Sunarsih,MM, Pembimas Hindu NTT, Perwakilan PHDI NTT Bapak Dr.I Made Parsa, Ketua PHDI Kota Kupang Bapak I Wayan Wira Susana, Peradah NTT Bapak I Putu Satria, Plt.Ketua PD.KMHDI NTT sdri. Ni Nyoman Putri, (Sekretaris PD.KMHDI NTT), LPDG Kota Kupang Bapak Pinandita Supardi, ketua WHDI NTT Ibu dr.Dewa Ayu Suswati, Ketua Banjar Dharma Agung Kupang Bapak I Wayan Sumartika, Alumni KMHDI NTT, Puskor Hindunesia, serta para official dan peserta lomba Utsawa Dharma Gita. Acara penutupan UDG, juga diisi dengan penyampaian pesan dan kesan dari official pendamping yaitu Bapak I Made Sujati,S.Ag (Kabupaten Manggarai Barat) dan sdri.Lala (Peserta UDG dari Kabupaten Timor Tengah Selatan),  mengatakan sangat apresiasi kepada event UDG ini yang telah berlangsung, walau di masa Pandemi, tetap semangat juang para peserta dan pendamping official untuk terus membina para peserta lomba UDG untuk memberikan hasil terbaiknya.
Acara Utsawa Dharmagita (UDG) XIV Nasional Kontingen Provinsi Nusa Tenggara Timur diakhiri dengan serah terima hasil rekaman video selama 2 hari (21-22 September 2021) dari tim taping diserahkan kepada Plt.Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT Bapak H.Hasan Manuk.,S.Pd,M.Pd, kemudian diserahkan kembali kepada Ibu Herawati bersama Tim Juri Utsawa Dharmagita Pusat untuk dibawa ke Jakarta dalam seleksi Utsawa Dharmagita dan pengumuman pemenang bulan oktober 2021 nanti. Penutup acara pun diisi dengan tarian kreasi berjudul Bunga Sepe dari Kota Kupang NTT, serta sesi foto bersama seluruh tamu undangan dan peserta lomba. (kgun)
UDG07

 SK Panitia UDG1

SK Panitia UDG2

SK Panitia UDG3
(SK Panitia)

UDG09
Tim Humas Dokumentasi, Publikasi dan juga Bidang Perlengkapan Transportasi Panitia UDG Nasional XIV Kontingen Provinsi NTT
UDG08
Susunan Acara UDG XIV Nasional kontingen Provinsi NTT

UDG05

UDG06

 

VN News

Berita Media Pers dan Jurnalis Koran Victory News : Tanggal  21-9-21 

https://victorynews.id/beranda/37-peserta-meriahkan-pembukaan-utsawa-dharmagita-ke-xiv/

dan Koran Timor Express (TIMEX) , 21 September 2021 Halaman 11.

TIMEX