Selamat Datang Di Hindu Kupang NTT

button

QRIS new

  • Home
  • Profil
    • Kata Pengantar
    • Struktur Organisasi
      • Struktur Organisasi Banjar 2024-2027
    • Nama Ketua Tempekan
    • Lembaga Hindu di NTT
    • Sejarah Banjar Hindu Kupang
  • Awig - Awig Banjar
    • Anggaran Dasar
    • Anggaran Rumah Tangga
  • Pura
    • Pura Di Kota Kupang
    • Pura Di NTT
    • Upacara Yadnya
      • Dewa Yadnya
        • Puja Tri Sandhya
        • Hari Raya Saraswati
        • Hari Raya Pagerwesi
        • Hari Raya Galungan
        • Hari Raya Kuningan
        • Hari Raya Nyepi
        • Hari Raya Siwaratri
      • Pitra Yadnya
      • Rsi Yadnya
      • Manusa Yadnya
      • Bhuta Yadnya
    • Pura di Rote Ndao NTT
  • Berita Kegiatan
  • Foto Kegiatan
  • Download
    • Blangko Pendaftaran Banjar
    • iuran pembangunan
    • Telepon Pengurus Banjar
    • Total Warga Banjar 2012
    • Jadwal Pinandita 2016
  • Artikel
  • Kontak
  • Pengempon
    • Pura Agung Giri Kerta Bhuwana
    • Pura Oebananta
  • WHDI Kupang dan Prov NTT
  • Pasraman Upanisada
  • Buku Tamu
  • Informasi
  • Peradah NTT
  • KMHDI NTT
  • UDG NTT
    • SK Gubernur NTT
  • LDD
  • PHDI NTT
  • Panitia NYEPI 2019
  • BPH NTT
    • Jadwal BPH NTT 2018
  • PHDI Kota Kupang
  • PHDI Kabupaten Kupang
  • Donasi (Dana Punia)

hut phdi

NL10

GubernurNTT

Foto Hindukupang.com : Bersama Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur Periode 2018-2023 Bapak Dr.Viktor Bungtilu Laiskodat,S.H.,M.Si

Idul Fitri 2024h

Foto Hindukupang.com : Bersama Penjabat Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur Periode 5 Sept 2023-2024 , Bapak Ayodhia Gehak Lakunamang Kalake,S.H.,M.D.C

NTT1

Bapak EmanueL MeLkiades Laka Lena,S.Si.,Apt, Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur Periode 2025 - 2030

Idul Fitri 2024

Foto Hindukupang.com  : Bersama Penjabat Gubernur NTT Bapak Ayodhia Gehak Lakunamang Kalake,S.H.,M.D.C, Sekretaris Daerah Provinsi NTT Bapak Kosmas Damianus Lana,S.H.,M.Si, Kapolda NTT ★★ Bapak Irjen Pol.Daniel Tahi Monang Silitonga,S.H.,M.A, serta jajaran Pejabat Polda NTT, Danrem 161 Wirasakti Kupang ★ Bapak Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes,S.E.,M.M, Danlanud El Tari Kupang ★ Bapak Marsma TNI Djoko Hadipurwanto,S.E.,M.M, Danlantamal VII Kupang NTT ★ Bapak Laksma TNI I Putu Darjatna,M.Tr.Opsla, Kepala BIN Daerah (KABINDA) NTT ★ Bapak Brigjen TNI Agustinus Eko Mulyadi,S.IP.,M.M, Penjabat Walikota Kupang Bapak Fahrensy Priestley Funay,S.E.,M.Si, Penjabat Bupati Kupang Bapak Alexon Lumba,S.H.,M.Hum, Irwasda Polda NTT Kombes.Pol.I Made Sunarta,S.I.K.,M.H, Dansat Brimob POLDA NTT Kombes.Pol.Ferry Raimond Ukoli,S.I.K (Tanggal 10 April 2024/Rary Triguntara,SKM)

 

Home

Dinas Pendidikan Kota Kupang Gelar Olimpiade Sains Nasional OSN 2026, SD Hindu Adi Widyalaya Saraswati Meraih Peringkat 6 Besar Kategori IPA Dari 158 Sekolah Dasar Dan Siap Harumkan Nama NTT

  •  Print 
  • Email

6057616501734314629

HinduKupang.com, NTT - Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi melalui panitia melakukan seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SD/MI dan SMP/MTs tahun 2026. Ajang bergengsi ini menjadi panggung bagi talenta muda Kupang Kota Kasih untuk mengadu ketajaman berpikir di bidang Matematika, IPA, dan cabang terbaru, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Pelaksanaan kompetisi ini dibagi dalam dua tahap krusial. Jenjang SD/MI mengawali kompetisi pada Senin (11/05/2026) bertempat di UPTD SMP Negeri 5 Kupang, sementara jenjang SMP/MTs dijadwalkan menyusul pada Selasa (12/05/2026) di UPTD SMP Negeri 8 Kupang. Menyesuaikan dengan tuntutan digitalisasi, para peserta diwajibkan membawa perangkat Gadget Android dengan dukungan koneksi internet stabil guna mengakses aplikasi Exam Browser sebagai instrumen utama pengerjaan soal ujian.

Salah satu kontestan yang menarik perhatian adalah delegasi dari Sekolah Dasar Hindu Adi Widyalaya Saraswati (SD Saraswati). Sekolah Adi Widyalaya (SD) Hindu Saraswati ini menerjunkan enam siswa terbaik dari kelas IV untuk berlaga di tiga kategori berbeda. Di sektor IPA, terdapat peserta Olimpiade Sains Nasional tingkat kelas IV SD dengan nama Ida Ayu Putu Shinta Maheswari dan Ni Putu Rain Pratista. Bidang IPS diwakili oleh I Gusti Agung Nanda Kusuma dan I Gusti Ayu Desyta Permana Putri, sedangkan bidang mata pelajaran Matematika diperkuat oleh I Komang Dibya Bhagavanta serta Ngurah Kadek Agastya Gita Dwipayana. Keikutsertaan mereka didasari oleh bimbingan intensif yang melibatkan sinergi solid antara guru pendamping dan dukungan penuh orang tua.

6057616501734314627

6057616501734314626

6057616501734314628

Para Peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026, Sekolah Adi Widyalaya (SD) Hindu Saraswati Kupang (Sumber foto : Kepala Sekolah SD)

Menurut Plt.Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Bapak Ernest S.Ludji.,S.STP.,M.Si melalui Panitia OSN mencatat persaingan ketat dalam pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) tingkat SD/MI se-Kota Kupang. Berdasarkan rekap nilai yang dirilis Panitia Pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 pada Senin, 11 Mei 2026, peserta dari berbagai sekolah menunjukkan kemampuan akademik yang kompetitif dalam ajang bergengsi tersebut.

Posisi peringkat pertama berhasil diraih siswa dari MIS Fathul Mubin Namosain atas nama Ahmad Azkatsany Al Farikh dengan perolehan skor 29 dan nilai 72,5. Sementara posisi kedua ditempati Joseph Andrew Cicero Thomas dari SD Kupang Montessori School dengan skor 27 dan nilai 67,5.

Persaingan semakin ketat pada posisi berikutnya, di mana empat peserta memperoleh skor identik 26 dengan nilai 65,0. Mereka masing-masing berasal dari UPTD SD Inpres Oeba 2, UPTD SD Negeri Maulafa, SD GMIT Bonipoi 3456, serta SD Adi Widyalaya Saraswati.

Delegasi dari SD Hindu Adi Widyalaya Saraswati, Ida Ayu Putu Shinta Maheswari, berhasil menembus enam besar dan menjadi salah satu wakil sekolah berbasis Hindu yang mencuri perhatian dalam kompetisi tersebut. Capaian ini memperlihatkan kualitas pembinaan akademik yang terus dikembangkan sekolah dalam mendorong siswa berprestasi di bidang sains.

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

6057616501734314629

Pelaksanaan OSN tahun ini juga menunjukkan adaptasi dunia pendidikan terhadap sistem digital. Seluruh peserta mengerjakan soal menggunakan aplikasi berbasis Exam Browser dengan dukungan perangkat Android dan koneksi internet stabil. Selain menguji kemampuan akademik, sistem tersebut turut menuntut ketepatan, kecepatan, dan kesiapan teknologi dari para peserta.

Ajang OSN tidak hanya menjadi arena perebutan prestasi akademik, tetapi juga wadah pembentukan karakter, mental kompetitif, serta semangat berprestasi sejak usia dini bagi pelajar Kota Kupang.

Kepala Sekolah Adi Widyalaya (SD) Hindu Saraswati Kupang Ibu Ni Nyoman Suparwati,S.Pd mengungkapkan bahwa partisipasi dalam OSN bukan sekadar perburuan medali, melainkan investasi karakter bagi para siswa dan bertujuan untuk menumbuhkan budaya kompetisi yang sehat, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta memotivasi siswa agar terus semangat bertumbuh dan berproses.
Siswa-siswi SD Saraswati telah melalui tahap bimbingan yang intensif oleh guru pendamping dan kerja sama dari orang tua murid. Pelaksanaan ujian menggunakan aplikasi berbasis komputer (Exam Browser), di mana ketepatan dan kecepatan murid menjadi poin utama dalam pengerjaan soal, ungkap Ni Nyoman Suparwati.

Kepala Sekolah Adi Widyalaya (SD) Hindu Saraswati Kupang sangat bangga atas keberanian dan kerja keras anak-anak dalam mengikuti ajang ini, pungkas Ni Nyoman Suparwati. Harapan saya, melalui OSN ini, anak-anak tidak hanya sekadar mengejar juara, tetapi lebih kepada pembentukan karakter berjuang dan bangun kepercayaan diri.

Semoga hasil yang dicapai dapat memberikan kebanggaan bagi diri mereka sendiri, orang tua, dan tentunya sekolah. Kami berharap delegasi dari Sekolah Adi Widyalaya (SD) Hindu Saraswati Kupang dapat terus melaju ke tingkat provinsi hingga Nasional, Serta membawa nama baik Kota Kupang NTT dan komunitas Hindu kita dalam kancah prestasi akademik. Seperti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tahun 2023 SD Saraswati juga masuk menuju tingkat Nasional dalam ajang Olahraga Renang kategori anak Putra tingkat Sekolah Dasar.

Harapan yang dititipkan agar para siswa-siswi Sekolah Adi Widyalaya (SD) Hindu Saraswati Kupang yang memiliki Akreditasi A ini mampu membawa nama harum Kota Kupang dan komunitas Hindu di Kupang NTT hingga ke kancah nasional dalam bidang Olimpiade Akademik, sekaligus memupuk mentalitas pantang menyerah dan raih prestasi sejak dini.(Guntara)

Editor : RyGuN

Sumber dan Foto : Hindukupang.com / Kepala Sekolah SD Saraswati / Ni Nyoman Suparwati

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

Baca Juga : Dharma Santi Nyepi Nasional 2026 Di Taman Werdhi Budaya Art Center Denpasar Bali, Tegaskan Tat Twam Asi, Tri Hita Karana Dan Persaudaraan Dalam Semangat "Vasudhaiva Kutumbakam, Satu Bumi, Satu Keluarga, Harmoni Nusantara Indonesia Maju”

Baca Juga : Ribuan Umat Hindu Kupang NTT Gelar Prosesi Melasti Jelang Nyepi Tahun Baru Saka 1948 / 2026 Dalam Semangat "Vasudaiva Kutumbakam"

Baca Juga : Donor Darah Bagi Kemanusiaan Sambut Datangnya Tahun Saka 1948/2026, Panitia Hari Suci Nyepi Kota Kupang Himpun 59 Kantong Darah Serta Perkuat Harmoni Toleransi Antarumat Beragama

Baca Juga : Lokakarya Penguatan Empat Pilar Pembangunan Manusia Hindu Digelar Di Kupang NTT

Baca Juga : Rayakan HUT ke-38, WHDI Kota Kupang Gelar Turnamen Bulu Tangkis dan Berdayakan UMKM

Baca Juga : Doa Bersama Lintas Agama Dari Nusa Tenggara Timur Teguhkan Persatuan Gotong Royong Dan Komitmen Kemanusiaan

Baca Juga : Doa Bersama Lintas Agama di NTT : Pesan Damai untuk Indonesia dari Gedung Sasando

Baca Juga : "Guru Wisesa" Gubernur NTT Bersama Wakil Gubernur NTT Buka Perayaan HUT RI ke 80 Tahun Dengan Semangat Ayo Bangun NTT Dalam Acara Kirab Budaya NTT "BaGaYa" : Bangun Generasi Angkat Kreativitas Yakin Berkarya Tahun 2025

Baca Juga : Bhakti Untuk Regenerasi, MPAB ke XX Mahasiswa Hindu PD.KMHDI NTT : "Melahirkan Kader Hindu Berjiwa Pemimpin”

Baca Juga : Audiensi Bersama Gubernur NTT Melki, Mahasiswa Hindu PD KMHDI NTT Tekankan Akses Jalan Pura Oebanantha , Pemerataan Pendidikan, Penguatan UMKM Serta Jaminan Perlindungan Kesehatan Sosial Masyarakat NTT

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

Baca Juga : Sharing Dharma "ShaDhar" Hindu Kupang NTT, Kemanusiaan yang Menyala di Bawah Terang Purnama

Baca Juga : Hindu Kupang "PEKA Peduli Kasih" Salurkan Bantuan untuk Keluarga Disabilitas, Seimbangkan Yadnya dan Kemanusiaan Wujudkan Tri Hita Karana

Details
Written by Admin
Category: Kegiatan
Published: 11 May 2026
Hits: 183

Dharma Santi Nyepi Nasional 2026 Di Taman Werdhi Budaya Art Center Denpasar Bali, Tegaskan Tat Twam Asi, Tri Hita Karana Dan Persaudaraan Dalam Semangat "Vasudhaiva Kutumbakam, Satu Bumi, Satu Keluarga, Harmoni Nusantara Indonesia Maju”

  •  Print 
  • Email

6276120205549309920

HinduKupang.com, NTT - Bali - Kegiatan Dharma Santi Nyepi Nasional Tahun Baru Saka 1948 / 2026 M digelar pada 17 April 2026 di Taman Werdhi Budaya Art Center, Denpasar Provinsi Bali yang berlangsung sejak pukul 16.00 hingga 22.00 WITA dihadiri sekitar 5000an peserta. Acara Dharma Santi Nasional ini menjadi puncak rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi dengan mengusung tema “Vasudhaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga, Nusantara Harmoni Indonesia Maju.” Tema tersebut menegaskan pentingnya persaudaraan universal, persatuan bangsa, serta keharmonisan budaya sebagai fondasi membangun Indonesia yang lebih maju dan inklusif.

Sebelum pembukaan resmi, rangkaian acara diawali dengan berbagai pertunjukan seni budaya seperti Tari Cendrawasih dan Sendratari Drama Gong yang mencerminkan kekayaan tradisi Bali. Penampilan musisi Bali, Arya Suarnata, turut memeriahkan suasana dengan sajian hiburan yang mendapat apresiasi peserta. Pembukaan resmi ditandai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya tiga stanza, pembacaan Pancasila, Tari Selat Segara, serta Pembacaan Sloka dari Pustaka Suci Veda.

6276120205549309950

Dalam prosesi acara, hadir juara peserta juara Utsawa Dharma Gita Dewasa Putri tingkat provinsi Bali, yang membawakan Alunan sloka Suci dari Atharvaveda dibacakan dalam acara Dharma Santi Nyepi Nasional sebagai pengingat nilai universal tentang keberagaman umat manusia dalam satu keluarga besar di bumi. 

Atharvaveda XII.1.4.5 :
*Janam Bbhrati bahudha vivacasam, Nanadharmanam prthivi jathaukasam Sahasram dhara dravinasya me duham, Dhuruveva dhenur anapas phuranti.*

Terjemahan : Bumi Pertiwi yang memikul
beban, bagaikan sebuah keluarga, semua
orang berbicara dengan bahasa yang
berbeda-beda dan memeluk kepercayaan
yang berbeda, semoga ia melimpahkan
kekayaan kepada kita tumbuh
penghargaan diantara kita.

Pesan tersebut menekankan pentingnya toleransi dan saling menghargai antarumat beragama dan budaya. Kegiatan juga diisi dengan persembahyangan bersama Puja Tri Sandhya tepat jam 18:00 WITA yang diikuti seluruh peserta Dharma Santi Nyepi Nasional sebagai bentuk penguatan spiritual kolektif.

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

6276120205549309928

Acara ini dihadiri secara langsung oleh sejumlah Tokoh Nasional, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof.Dr.Pratikno,M.Soc.Sc, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Hindu Kementerian Agama RI Prof.Dr.Drs. I Nengah Duija,M.Si, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI / Senator Daerah Pemilihan Bali Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik, dan Arya Wedakarna, serta Guru Wisesa / Gubernur Provinsi BaLi periode 2018-2023 dan 2025-2030, Bapak Dr.Ir. I Wayan Koster,M.M. Selain itu, hadir pula jajaran pengurus PHDI Pusat diantaranya Ketua Pengurus Harian PHDI Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, Ketua Sabha Walaka Kolonel Inf.(Purn) I Nengah Dana,S.Ag , dan Dharma Adhyaksa Ketua Sabha Pandita Ida Pedanda Nabe Gde Bang Buruan Manuaba, hadir juga Ketua Prambanan Festival 2026 I Nyoman Ariawan Atmaja, serta perwakilan PHDI daerah dari seluruh Provinsi di Indonesia yang memperkuat nuansa kebangsaan dalam kegiatan tersebut.

6276120205549309980

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

6276120205549309921

Ucapan selamat "Dharma Santi Nyepi Nasional Tahun Saka 1948" disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (HOR)(Purn) H.Prabowo Subianto Joyohadikusumo melalui tayangan video. Presiden RI Prabowo Subianto mengajak umat Hindu di seluruh Indonesia menjadikan nilai Tat Twam Asi , Aku adalah Kamu, Kamu adalah Aku, sebagai pedoman kehidupan bermasyarakat serta ajaran Hindu Dharma Hubungan Tri Hita Karana (Parahyangan, Pawongan dan Palemahan) sebagai landasan menjaga harmoni sosial dan persatuan nasional. Pesan tersebut mempertegas relevansi ajaran Hindu Dharma Indonesia di dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara.

6276120205549309922

 6276120205549309924

Hindukupang.com : RaryTriguntara bersama Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Hindu Kementerian Agama RI Prof.Dr.Drs. I Nengah Duija,M.Si, Dan Arkeolog Muda, Ketua Panitia Abhiseka Candi Prambanan (2019) sdri.Nur Kesawa (Nur Khotimah)

6276120205549309943

Ketua Panitia Dharma Santi Nyepi NasionaL 2026 Tahun Saka 1948, Marsekal Muda (Marsda) TNI (Purn) I Made Susila Adnyana,S.I.P.,S.H.,M.Hum Bersama Rary Triguntara (Hindukupang.com)

6276120205549309948

Sekretaris Panitia Dharma Santi Nasional 2026 I Made Sunarsa,SE bersama HinduKupang.com 

6276120205549309982

Dharma Wacana disampaikan oleh Ida Pedanda Gede Made Putra Kekeran yang menekankan pentingnya persatuan dan kerja bersama dalam membangun peradaban. Laksanakan Swadharma Kewajiban tanpa mengharapkan hasil, karena Hasil itu adalah milik Hyang Maha Kuasa. 

Ketua Panitia Dharma Santi Nyepi NasionaL 2026 Tahun Saka 1948, Marsekal Muda TNI (Purn.) I Made Susila Adnyana, dalam laporan panitia menyampaikan seluruh rangkaian kegiatan Nyepi telah berjalan lancar, dan ucapan terima kasih telah didukung oleh partisipasi berbagai pihak. Hal ini diperkuat oleh Sekretaris Panitia I Made Sunarsa yang menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban publik atas pelaksanaan rangkaian acara dari menyambut Hari Suci Nyepi, bakti sosial, menjaga ekosistem lingkungan, seminar nasional Nyepi, hingga penutup yaitu dengan Dharma Santi Nyepi Nasional yang beberapa tahun lalu dilakukan di Jakarta dan Candi Prambanan Yogyakarta, dan pada tahun 2026 ini dilaksanakan di Art Center Denpasar Bali.

Sebagai penutup, rangkaian Dharma Santi diakhiri dengan sambutan dari sejumlah pejabat serta penegasan kembali komitmen untuk menjaga harmoni dalam keberagaman. Selain itu juga dilaksanakan Penandatangan Kerjasama PHDI Pusat dengan Direktur Kepersertaan BPJS Ketenagakerjaan, dan pemberian perlindungan BPJS kepada Rohaniawan Hindu. Momentum ini tidak hanya menjadi refleksi spiritual umat Hindu, tetapi juga ruang penguatan nilai kebangsaan yang inklusif dan berkelanjutan.(Guntara)

Editor : RyGuN

Sumber dan Foto : Hindukupang.com / Dharma Santi Nasional 2026 / Guntara

Video Streaming Dharma Santi Nasional 2026 di Art Center Bali Kunjungi Disini

Video Ucapan Dharma Santi Nyepi Nasional dari Presiden RI Prabowo Subianto melalui ucapan Video Kunjungi Disini

6276120205549309981

Foto Hindukupang.com : Acara Dharma Santi Nyepi NasionaL, 17 ApriL 2026,
di Art Center Denpasar Bali, Rary Triguntara Bersama Bapak Letnan Jenderal TNI AD ????????????
*"Letjen TNI I Nyoman Cantiasa,S.E.,M.Tr.(Han)."* ????????????
Beliau pernah menjabat Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (Waka BIN), dan
Saat ini menjadi Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Darat (Koorsahli KSAD).

Beliau juga pernah menjadi Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III.

Kemudian Beliau adalah mantan Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus ke-31 pada tahun 2019 dan merupakan lulusan terbaik (Adhi Makayasa) Akmil 1990 yang berpengalaman di bidang infanteri Kopassus

6276120205549309979

HinduKupang.com bersama Forum Alumni KMHDI, Para Alumni Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI)

6276120205549309949

6276120205549309925

 

6276120205549309937

6276120205549309929

6276120205549309933

6276120205549309936

 

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

Baca Juga : Ribuan Umat Hindu Kupang NTT Gelar Prosesi Melasti Jelang Nyepi Tahun Baru Saka 1948 / 2026 Dalam Semangat "Vasudaiva Kutumbakam"

Baca Juga : Donor Darah Bagi Kemanusiaan Sambut Datangnya Tahun Saka 1948/2026, Panitia Hari Suci Nyepi Kota Kupang Himpun 59 Kantong Darah Serta Perkuat Harmoni Toleransi Antarumat Beragama

Baca Juga : Lokakarya Penguatan Empat Pilar Pembangunan Manusia Hindu Digelar Di Kupang NTT

Baca Juga : Rayakan HUT ke-38, WHDI Kota Kupang Gelar Turnamen Bulu Tangkis dan Berdayakan UMKM

Baca Juga : Doa Bersama Lintas Agama Dari Nusa Tenggara Timur Teguhkan Persatuan Gotong Royong Dan Komitmen Kemanusiaan

Baca Juga : Doa Bersama Lintas Agama di NTT : Pesan Damai untuk Indonesia dari Gedung Sasando

Baca Juga : "Guru Wisesa" Gubernur NTT Bersama Wakil Gubernur NTT Buka Perayaan HUT RI ke 80 Tahun Dengan Semangat Ayo Bangun NTT Dalam Acara Kirab Budaya NTT "BaGaYa" : Bangun Generasi Angkat Kreativitas Yakin Berkarya Tahun 2025

Baca Juga : Bhakti Untuk Regenerasi, MPAB ke XX Mahasiswa Hindu PD.KMHDI NTT : "Melahirkan Kader Hindu Berjiwa Pemimpin”

Baca Juga : Audiensi Bersama Gubernur NTT Melki, Mahasiswa Hindu PD KMHDI NTT Tekankan Akses Jalan Pura Oebanantha , Pemerataan Pendidikan, Penguatan UMKM Serta Jaminan Perlindungan Kesehatan Sosial Masyarakat NTT

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

Baca Juga : Sharing Dharma "ShaDhar" Hindu Kupang NTT, Kemanusiaan yang Menyala di Bawah Terang Purnama

Baca Juga : Hindu Kupang "PEKA Peduli Kasih" Salurkan Bantuan untuk Keluarga Disabilitas, Seimbangkan Yadnya dan Kemanusiaan Wujudkan Tri Hita Karana

 

Details
Written by Admin
Category: Kegiatan
Published: 18 April 2026
Hits: 303

Umat Hindu Kupang Gelar Ritual Tawur Kasanga dan Pawai Ogoh-Ogoh Sambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948/2026

  •  Print 
  • Email

6183938507886235302 Umat Hindu Kupang Gelar Ritual Tawur Kasanga dan Pawai Ogoh-Ogoh Sambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 , Tanggal 18 Maret 2026 (Foto : k'gun)

HinduKupang.com, NTT – Ribuan umat Hindu di Kota Kupang memadati perempatan Catus Pata Jalan El Tari, tepat di depan Kantor Gubernur NTT, untuk melaksanakan upacara Tawur Kasanga dalam rangka menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948, pada hari Rabu 18 Maret 2026.
Prosesi ritual yang berlangsung khidmat sejak pukul 12.00 WITA ini dipimpin langsung oleh Ida Rsi Agung Nanda Wijaya Kusuma Manuaba, didampingi Ida Rsi Istri Manuaba. Turut serta dalam prosesi tersebut Ida Bhawati I Made Suaba Aryanta, para Jero Gede, serta Jero Mangku Lanang dan Istri.
Usai persembahyangan bersama dan prosesi nunas tirta serta bija, suasana berubah menjadi meriah dengan penampilan berbagai tarian persembahan. Seni tari tersebut dibawakan secara apik oleh Siswi TK Pratama Widyalaya Saraswati dan SD Hindu Adi Widyalaya Saraswati Kupang, Sekolah Pasraman Upanisada Remaja Hindu, perwakilan sanggar seni, hingga ibu-ibu dari Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kota Kupang NTT.

6183938507886235319

6183938507886235321

6183938507886235327

6183938507886235326

6183938507886235325

6183938507886235309

Puncak acara yang paling dinantikan warga adalah Pawai Ogoh-ogoh. Sebanyak empat Ogoh-ogoh berukuran besar dan beberapa Ogoh-ogoh cilik diarak mengelilingi rute Jalan El Tari menuju Rumah Jabatan Gubernur NTT dan kembali ke titik semula. Karya seni tersebut berasal dari Umat Hindu yang tergabung dalam paguyuban Warga Banjar Dharma Agung Kupang (BDAK) yaitu Sektor / Tempekan Kuanino TNI, Tempekan Brimob, dan Tempekan Polda NTT, yang semuanya menampilkan wujud Asura (Raksasa) sebagai simbol Bhuta Kala, dan sisi gelap manusia yaitu amarah, dengki, iri hati dan kerakusan.

6183938507886235337

Rangkaian acara ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Kupang, Bapak dr.Christian Widodo, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kupang Ibu dr.Widya Cahya, Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol. Djoko Lestari,S.I.K.,M.M., Dandim 1604 Kupang yang diwakili Danramil 1604-01/Kupang Bapak Mayor Infanteri Hendry Dunant,S.IP, Jajaran Forkompinda Kota Kupang dan Wakil ketua II Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Kupang Bapak I Gusti Ngurah Suarnawa, serta Ketua Panitia Nyepi 2026, I Wayan Gede Astawa. Hadir juga Ketua PHDI Provinsi NTT I Wayan Darmawa, Ketua Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Korwil NTT Jero Gede I Made Suparta, Ketua Permabudhi NTT Indra Effendy, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi NTT Theo Widodo, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang yang diwakili Kepala Tata Usaha, serta Camat dan Lurah sekota Kupang, Mahasiswa-Mahasiswi Hindu PD.KMHDI NTT, Peradah Kupang NTT, Alumni KMHDI NTT, Puskor Hindunesia, ICHI NTT, BDAK, Organisasi dan Lembaga Hindu di Kupang, serta tamu undangan lainnya.

6183938507886235311

6183938507886235314

6183938507886235308

6183938507886235306

Kegiatan Pawai Ogoh-ogoh berlangsung hingga sore hari pukul 17.30 WITA, antusiasme umat Hindu Kupang dan warga sekitar tetap tinggi menyaksikan iring-iringan budaya tersebut di jantung Kota Kupang sebagai Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur. Acara pawai ogoh-ogoh juga diiringi oleh Sekehe Gong TAT TWAM ASI yang terdiri dari sekehe Sentana Satya Budaya (SSB), dan Sekehe Demen dan sekehe bleganjur Tri Datu.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana Nyepi Tahun Baru Saka 1948 / 2026 PHDI Kota Kupang, I Wayan Gede Astawa,S.Sos.,M.M., menyampaikan bahwa perayaan tahun ini mengusung tema "Vasudhaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga, Nusantara Harmoni Indonesia Maju". Tema ini menekankan pentingnya persatuan di tengah keberagaman bangsa.

"Rangkaian kegiatan telah kami mulai sejak awal Maret, yang tidak hanya menyasar internal umat Hindu, tetapi juga melibatkan saudara-saudara kita dari lintas agama," ujar Wayan Gede Astawa di hadapan jajaran Forkopimda Kota Kupang.

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

6186138755207467051

6183938507886235329

6183938507886235331

Aksi Sosial dan Simbol Toleransi
Panitia Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 / 2026 PHDI Kota Kupang, I Wayan Gede Astawa melaporkan sejumlah agenda yang telah sukses dilaksanakan, di antaranya:

Bakti Sosial: Donor darah di Pura Agung Giri Kertha Bhuwana pada 1 Maret 2026, yang berhasil mengumpulkan 59 kantong darah.

Saka Bhoga Sewanam: Aksi toleransi nyata berupa pembagian takjil dan buka puasa bersama umat islam jamaah Masjid Al-Fitrah Kampung Nelayan Oesapa.

Ritual Keagamaan: Upacara Melasti yang digelar di Pura Manik Segara Oebananta pada Senin (16/3/2026) sebagai sarana penyucian diri dan alam semesta.

6183938507886235320

6183938507886235318

6183938507886235307

Pawai Ogoh-ogoh di Tengah Libur Panjang
Tepat pada hari ini, Rabu (18/3), sebanyak empat buah Ogoh-ogoh diarak sebagai simbol penetralan kekuatan negatif sebelum umat melaksanakan Catur Brata Penyepian. I Wayan Gede Astawa mengakui adanya tantangan jumlah umat tahun ini, mengingat banyak warga yang memilih pulang ke Bali karena bertepatan dengan libur panjang nasional.

Meski demikian, dukungan dari berbagai pihak tetap mengalir kuat, termasuk bantuan dana dari Pemerintah Kota Kupang, sektor swasta, hingga kontribusi dari Klasis Kota Kupang Timur. "Dukungan dari saudara-saudara umat Kristiani melalui Klasis Kota Kupang Timur, baik secara moril maupun materiil, menunjukkan bahwa toleransi di Kota Kupang telah terjalin sangat harmonis dan menyentuh sisi emosional yang mendalam," tambahnya.

Pesan Damai Lintas Agama
Menutup laporannya, Wayan Gede Astawa juga memberikan ucapan selamat kepada umat Muslim yang tengah menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Ia berharap momentum Nyepi dan Idul Fitri yang berdekatan ini dapat membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kota Kupang.

6183938507886235323

6183938507886235322

6183938507886235328

Acara yang berlangsung khidmat dan meriah ini dipusatkan sebagai momentum penyucian diri serta alam semesta sebelum memasuki masa Catur Brata Penyepian. Wakil Ketua II Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Kupang, I Gusti Ngurah Suarnawa,SKM.,M.Kes, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ritual Tawur Kesanga Nyepi Tahun Saka 1948/2026 merupakan bagian dari upacara Bhuta Yadnya. Ritual ini bertujuan menjaga keseimbangan antara manusia dengan alam (Bhuana Agung) dan diri sendiri (Bhuana Alit).

"Kami bersyukur pelaksanaan Tawur Kesanga yang dipimpin oleh Ida Rsi Agung Nanda Wijaya Kusuma Manuaba berjalan lancar. Ini adalah upaya menetralkan energi negatif dan memohon kesejahteraan bagi seluruh makhluk," ujar Gusti Ngurah Suarnawa di hadapan Wali Kota Kupang serta para undangan.

Filosofi Ogoh-Ogoh dan Pesan Perdamaian

Puncak keramaian ditandai dengan pawai Ogoh-ogoh, karya seni patung raksasa yang melambangkan sifat buruk atau Bhuta Kala. I Gusti Ngurah Suarnawa menjelaskan bahwa pengarakan patung-patung Ogoh-Ogoh berwujud Raksasa ini merupakan simbol pembersihan diri manusia kalau amarah mirip raksasa yaitu berbagai sifat marah, rakus, dan iri hati yang nantinya akan disucikan, agar menjadi sifat dewata dan welas kasih.

Tahun 2026 ini, perayaan Nyepi mengusung tema "Vasudhaiva Kutumbakam", yang berarti Satu Bumi, Satu Keluarga. Tema ini menekankan harmoni nusantara dan semangat Bhinneka Tunggal Ika dalam menjaga persaudaraan dan toleransi di tengah masyarakat.

Baca Juga : Ribuan Umat Hindu Kupang NTT Gelar Prosesi Melasti Jelang Nyepi Tahun Baru Saka 1948 / 2026 Dalam Semangat "Vasudaiva Kutumbakam"

6183938507886235353

Persiapan Tapa Brata
Memasuki hari puncak Nyepi pada Kamis, 19 Maret 2026, umat Hindu akan melaksanakan Catur Brata Penyepian selama 24 jam penuh. Terdapat empat pantangan utama yang wajib dipatuhi:

Amati Geni: Tidak menyalakan api atau cahaya sebagai simbol pengendalian amarah.

Amati Karya: Tidak bekerja atau melakukan aktivitas fisik.

Amati Lelungaan: Tidak bepergian dan tetap berada di rumah untuk perenungan.

Amati Lelanguan: Tidak mencari hiburan demi menjaga keheningan batin.

"Keheningan ini adalah momen refleksi untuk menjaga hubungan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta atau Tri Hita Karana," ungkap I Gusti Ngurah Suarnawa, Wakil Ketua PHDI Kota Kupang.

6183938507886235352

Baca Juga : Donor Darah Bagi Kemanusiaan Sambut Datangnya Tahun Saka 1948/2026, Panitia Hari Suci Nyepi Kota Kupang Himpun 59 Kantong Darah Serta Perkuat Harmoni Toleransi Antarumat Beragama

Apresiasi untuk Pemerintah Kupang Kota Kasih

Dalam kesempatan tersebut, PHDI Kota Kupang menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Pemerintah Kota Kupang atas dukungan dan fasilitas yang diberikan. Menurut I Gusti Ngurah Suarnawa, meskipun secara kuantitas umat Hindu di Kupang tergolong kecil, namun perhatian pemerintah memberikan ruang bagi kami umat Hindu Kota Kupang untuk berkontribusi dalam pembangunan kota ini.

"Kami bangga Bapak Wali Kota Kupang memberikan kesempatan bagi semua umat beragama, termasuk kami, untuk berpartisipasi di Kota Kasih ini," pungkasnya sebelum memohon kesediaan Wali Kota Kupang untuk melepas secara resmi peserta pawai Ogoh-ogoh. Rangkaian hari raya ini nantinya akan ditutup dengan prosesi Ngembak Geni pada tanggal 20 Maret 2026, di mana umat kembali simakrama / silaturahmi serta memulai aktivitas sosial dengan semangat kesucian yang baru.

6183938507886235301

Dalam sambutannya Wali Kota Kupang Bapak dr.Christian Widodo mengatakan tema Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di tahun 2026 adalah VASUDHAIVA KUTUMBAKAM, Satu Bumi, Satu Keluarga, Nusantara Harmoni Indonesia Maju. Tema pada puncak hari Suci Nyepi 19 Maret 2026 sangat bagus dan relevan dengan kota Kupang sebagai Kota Toleran dan Harmoni. Ibarat untaian nada-nada dalam lagu musik semua nada harmoni berbeda namun menjadi alunan yang indah, ungkap dr.Christian Widodo. Begitupun Nyepi sebagai hari keheningan yang bisa dimaknai untuk kita semuanya, sangat penting di era saat ini, ternyata kita memang harus perlu hening sejenak dari segala kesibukan, ibarat gadget HP saja apabila bapak ibu pakai terus tanpa restart atau hening jeda sejenak maka bisa macet error / hang, pungkas Wali Kota Kupang yang disambut tepuk tangan ribuan masyarakat.

6183938507886235304

Wali Kota Kupang dr.Christian Widodo mengatakan begitupun juga kalau kalimat kata per kata disambung tanpa adanya jeda hening seperti spasi, maka kalimat akan tersambung semua dan tidak memiliki makna. Maka itulah jeda hening "Nyepi" seperti demikian, kata per kata diberikan spasi, jeda, agar menjadi makna dan bahasa yang bisa dipahami, ucap dr.Christian Widodo. Kemudian warna-warni kita perlu menjaga keragaman dalam semangat toleransi beragama di Kupang Kota KASIH, seperti warna warni dalam lukisan canvas,tidak mungkin semua satu warna saja, perlu ada warna warni lainnya di atas canvas sehingga menghasilkan lukisan yang indah dipandang, ibarat kota Kupang ini canvas Lukisan maka mari kita bersama-sama membangun kota kupang dalam Harmoni, semangat solidaritas dan toleransi. Kota Kupang NTT juga telah meraih penghargaan masuk 10 besar tingkat Nasional sebagai daerah toleransi terbaik, mari terus kita jaga, ungkap Wali Kota Kupang dr.Christian Widodo. Acara Pawai Ogoh-Ogoh dibuka secara resmi oleh Wali Kota Kupang dr.Christian Widodo dengan membunyikan gong gamelan disambut dengan sekehe gong Tat Twam Asi, dan parade Mepeed dari anak-anak dan ibu ibu WHDI Kota Kupang NTT kemudian dengan pawai Ogoh-Ogoh.

6183938507886235312

Pawai Ogoh-Ogoh Umat Hindu Kupang , Provinsi Nusa Tenggara Timur, Di Tilem Sasih Kesanga, dan Buda Wage Klawu , 18 Maret 2026, Alumni KMHDI NTT Bersama Ketua Mahasiswa Hindu PD.KMHDI NTT sdr.Putu Eka Saputra.

6183938507886235305

6183938507886235310

6183938507886235311

Makna Ogoh-Ogoh dalam Ajaran Hindu Dharma

Dalam ajaran Hindu Dharma, Ogoh-ogoh bukan sekadar patung raksasa untuk pawai, melainkan memiliki kedalaman filosofis yang berkaitan erat dengan konsep Sad Kerthi dan keharmonisan alam semesta.
1. Simbolis Bhuta Kala
Ogoh-ogoh divisualisasikan dalam wujud Asura (raksasa) yang menyeramkan sebagai representasi dari Bhuta Kala. Dalam kosmologi Hindu, Bhuta berarti kekuatan alam dan Kala berarti waktu. Wujud yang menyeramkan ini menyimbolkan sifat-sifat negatif, angkara murka, dan kekuatan destruktif yang ada di alam semesta maupun di dalam diri manusia (Microcosmos).
2. Ritual Nyomya (Netralisasi)
Tujuan utama dari pembuatan dan pengarakan Ogoh-ogoh adalah untuk proses Nyomya. Setelah diarak, Ogoh-ogoh biasanya akan dibakar (ritual Pralina). Proses ini melambangkan upaya manusia untuk menetralisir kekuatan negatif (Bhuta Kala) agar menjadi kekuatan positif (Dewa) yang mendukung kehidupan.
3. Pembersihan Diri Sebelum Catur Brata Penyepian
Secara spiritual, pawai ini dilakukan pada hari Pengerupukan (sehari sebelum Nyepi). Dengan "mengeluarkan" simbol-simbol buruk dalam bentuk Ogoh-ogoh dan kemudian memusnahkannya, umat Hindu diharapkan telah membersihkan lingkungan dan batinnya dari noda-noda duniawi. Hal ini menjadi persiapan penting sebelum memasuki keheningan total saat melaksanakan Catur Brata Penyepian keesokan harinya.
4. Keseimbangan Bhuana Alit dan Bhuana Agung
Upacara ini merupakan manifestasi dari ajaran Tri Hita Karana, khususnya hubungan harmonis antara manusia dengan alam (Palemahan). Dengan menghormati dan menyeimbangkan kekuatan alam bawah, diharapkan tercipta kedamaian di dunia (Bhuana Agung) dan di dalam jiwa manusia (Bhuana Alit).

Narasi : k'Gun / HinduKupang.com
Foto : RyGuN

6183938507886235336

Foto Hindukupang.com : Alumni KMHDI bersama Bli Dewa Putra Utama, (Alumni Ketua PD.KMHDI NTT Ke 3)

6183938507886235324

6183938507886235315

 

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

Baca Juga : Ribuan Umat Hindu Kupang NTT Gelar Prosesi Melasti Jelang Nyepi Tahun Baru Saka 1948 / 2026 Dalam Semangat "Vasudaiva Kutumbakam"

Baca Juga : Donor Darah Bagi Kemanusiaan Sambut Datangnya Tahun Saka 1948/2026, Panitia Hari Suci Nyepi Kota Kupang Himpun 59 Kantong Darah Serta Perkuat Harmoni Toleransi Antarumat Beragama

Baca Juga : Lokakarya Penguatan Empat Pilar Pembangunan Manusia Hindu Digelar Di Kupang NTT

Baca Juga : Rayakan HUT ke-38, WHDI Kota Kupang Gelar Turnamen Bulu Tangkis dan Berdayakan UMKM

Baca Juga : Doa Bersama Lintas Agama Dari Nusa Tenggara Timur Teguhkan Persatuan Gotong Royong Dan Komitmen Kemanusiaan

Baca Juga : Doa Bersama Lintas Agama di NTT : Pesan Damai untuk Indonesia dari Gedung Sasando

Baca Juga : "Guru Wisesa" Gubernur NTT Bersama Wakil Gubernur NTT Buka Perayaan HUT RI ke 80 Tahun Dengan Semangat Ayo Bangun NTT Dalam Acara Kirab Budaya NTT "BaGaYa" : Bangun Generasi Angkat Kreativitas Yakin Berkarya Tahun 2025

Baca Juga : Bhakti Untuk Regenerasi, MPAB ke XX Mahasiswa Hindu PD.KMHDI NTT : "Melahirkan Kader Hindu Berjiwa Pemimpin”

Baca Juga : Audiensi Bersama Gubernur NTT Melki, Mahasiswa Hindu PD KMHDI NTT Tekankan Akses Jalan Pura Oebanantha , Pemerataan Pendidikan, Penguatan UMKM Serta Jaminan Perlindungan Kesehatan Sosial Masyarakat NTT

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

Baca Juga : Sharing Dharma "ShaDhar" Hindu Kupang NTT, Kemanusiaan yang Menyala di Bawah Terang Purnama

Baca Juga : Hindu Kupang "PEKA Peduli Kasih" Salurkan Bantuan untuk Keluarga Disabilitas, Seimbangkan Yadnya dan Kemanusiaan Wujudkan Tri Hita Karana

Details
Written by Admin
Category: Kegiatan
Published: 18 March 2026
Hits: 439

Ribuan Umat Hindu Kupang NTT Gelar Prosesi Melasti Jelang Nyepi Tahun Baru Saka 1948 / 2026 Dalam Semangat "Vasudaiva Kutumbakam"

  •  Print 
  • Email

6179300737775506073

HinduKupang.com , NTT - Suasana religius menyelimuti pesisir Oebananta, Kelurahan Fatubesi, pada Senin (16/3/2026) sore. Nampak ribuan umat Hindu dari Kota Kupang dan Kabupaten Kupang memadati Pura Manik Segara Oebananta, untuk melaksanakan upacara Melasti (Melis) dalam rangka menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 , yang tepat NYEPI dirayakan nanti pada 19 Maret 2026. 
Di hari Senin, 16 maret 2026, sejak pukul 15.00 WITA, iring-iringan umat Hindu yang mengusung berbagai Pralingga dan Tapakan (simbol suci Tuhan) dari berbagai Pura Hindu tiba di lokasi diiringi perpaduan sekehe gamelan gong Sentana Satya Budaya, sekehe demen dan sekehe bleganjur Tri Datu.

Deburan ombak Teluk Kupang menjadi saksi kekhusyukan umat dalam melakukan ritual penyucian, baik penyucian diri (Bhuana Alit) maupun alam semesta (Bhuana Agung), dengan sarana air suci kehidupan (Amerta) dari Tengah lautan TeLuk Kupang NTT. Perayaan Nyepi tahun 2026 ini mengusung tema nasional yang sarat makna: "Vasudaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga". Menurut Ketua Panitia Perayaan Hari Suci Nyepi 2026 PHDI Kota Kupang, I Wayan Gede Astawa bahwa pesan universal ini menekankan pentingnya persaudaraan tanpa sekat, harmoni, serta tanggung jawab kolektif seluruh umat manusia dalam menjaga kelestarian bumi.

6179300737775506075

6179300737775506071

Tema "Vasudaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga" ini merupakan panggilan bagi kita semua untuk menyadari bahwa di bawah langit yang sama, kita adalah satu keluarga besar yang harus saling menjaga," ujar Rary Triguntara , Alumni KMHDI NTT dan tokoh umat HinduKupang saat wawancara bersama media di sela-sela prosesi Upacara Melasti berlangsung. Upacara melasti ini juga turut berpartisipasi keamanan dari Satpol PP kota Kupang, Karang Taruna Kota Kupang dan Kelurahan Fatubesi, para pemuda lintas agama, kemudian Dinas Perhubungan serta Pecalang Banjar Dharma Agung Kupang, sehingga jalur menuju pasar Oeba Fatubesi dalam upacara Melasti berjalan dengan lancar.

 

Rangkaian hari suci akan berlanjut pada 18 Maret 2026 dengan ritual Tawur Kesanga. Menurut Wakil Ketua PHDI Kota Kupang I Gusti Ngurah Suarnawa bahwa di Kota Kupang, kemeriahan akan memuncak melalui Upacara Tawur Kesanga dan kemudian Pawai Ogoh-ogoh yang dipusatkan di Jalan El Tari, tepat di depan Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT. Pawai ini bertujuan sebagai simbol netralisasi kekuatan negatif agar alam semesta kembali murni sebelum memasuki hari Sipeng atau Nyepi pada 19 Maret 2026.

6179300737775506072

6179300737775506074

Makna Filosofis Upacara Melasti dan Nyepi 1948 Saka yaitu melalui Upacara Melasti bukan sekadar ritual tahunan, melainkan memiliki esensi teologis dan ekologis yang mendalam bagi umat Hindu :

1. Melasti (Penyucian Spirit, Jiwa dan raga)
Secara harfiah, Melasti bertujuan menyucikan berbagai Pralingga (Daksina Linggih), senjata Dewata Nawa Sanga, Pajeng Kober, berbagai Pura Hindu yang ada di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, dengan tirta Amerta dari laut menyucikan , kemudian kepada umat untuk menghanyutkan kotoran batin (klesa) dan segala bentuk pencemaran melebur spiritual ke laut menyambut datangnya Tahun Baru Saka 1948. Laut dipercaya sebagai sumber air suci (Amerta) yang mampu melebur kesalahan dan memberikan energi kehidupan baru.

6179300737775506077

6179300737775506076

2. Peningkatan Kesadaran "Vasudaiva Kutumbakam"
Sesuai tema tahun 1948 Saka, Melasti menjadi momentum untuk meruntuhkan ego individu. Melalui konsep "Satu Bumi, Satu Keluarga", umat diingatkan bahwa kerukunan antar sesama manusia dan toleransi adalah fondasi utama dalam menjaga kedamaian dunia.

3. Implementasi Tri Hita Karana
Rangkaian Melasti Nyepi ini merupakan wujud nyata keseimbangan hidup:
* Parahyangan: Hubungan harmonis manusia dengan Tuhan (brahman) melalui Doa SembaHyang di Pura Manik Segara , manifestasi Brahman yaitu Sang Hyang Baruna Dewa Penguasa Lautan.
* Pawongan: Hubungan harmonis antar sesama umat yang berkumpul tanpa membedakan status sosial.
* Palemahan: Hubungan harmonis dengan alam, yang disimbolkan melalui penyucian lingkungan dan pelestarian laut.

6179300737775506081

4. Refleksi dalam Keheningan
Puncak dari seluruh prosesi ini adalah hari Nyepi (19 Maret), di mana umat menjalankan Catur Brata Penyepian. Dalam keheningan total, manusia diajak untuk "pulang" ke dalam diri sendiri, mengevaluasi tindakan setahun terakhir, dan menyusun niat baru untuk menjadi pribadi yang lebih bijaksana di tahun yang baru. Adapun Informasi Tambahan rangkaian kegiatan Perayaan Hari Suci Nyepi tahun Saka 1948 / 2026 adalah :
* Tawur Kasanga : 18 Maret 2026 (Pembersihan alam semesta).
* Pawai Ogoh-ogoh: 18 Maret 2026 sore di Jalan El Tari, Kupang.
* Puncak Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948 : 19 Maret 2026 dengan Catur Brata Nyepi (Refleksi dalam sunyi).
* Dharma Santi Nyepi Kota Kupang NTT, simakrama dan silaturahmi Nyepi Tahun Saka 1948 bersama yang akan dilaksanakan april 2026.

Editor : K'Gun
Sumber dan foto : Hindukupang.com / RyGuN

6179300737775506082

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

Baca Juga : Donor Darah Bagi Kemanusiaan Sambut Datangnya Tahun Saka 1948/2026, Panitia Hari Suci Nyepi Kota Kupang Himpun 59 Kantong Darah Serta Perkuat Harmoni Toleransi Antarumat Beragama

Baca Juga : Lokakarya Penguatan Empat Pilar Pembangunan Manusia Hindu Digelar Di Kupang NTT

Baca Juga : Rayakan HUT ke-38, WHDI Kota Kupang Gelar Turnamen Bulu Tangkis dan Berdayakan UMKM

Baca Juga : Doa Bersama Lintas Agama Dari Nusa Tenggara Timur Teguhkan Persatuan Gotong Royong Dan Komitmen Kemanusiaan

Baca Juga : Doa Bersama Lintas Agama di NTT : Pesan Damai untuk Indonesia dari Gedung Sasando

Baca Juga : "Guru Wisesa" Gubernur NTT Bersama Wakil Gubernur NTT Buka Perayaan HUT RI ke 80 Tahun Dengan Semangat Ayo Bangun NTT Dalam Acara Kirab Budaya NTT "BaGaYa" : Bangun Generasi Angkat Kreativitas Yakin Berkarya Tahun 2025

Baca Juga : Bhakti Untuk Regenerasi, MPAB ke XX Mahasiswa Hindu PD.KMHDI NTT : "Melahirkan Kader Hindu Berjiwa Pemimpin”

Baca Juga : Audiensi Bersama Gubernur NTT Melki, Mahasiswa Hindu PD KMHDI NTT Tekankan Akses Jalan Pura Oebanantha , Pemerataan Pendidikan, Penguatan UMKM Serta Jaminan Perlindungan Kesehatan Sosial Masyarakat NTT

Baca Juga : Berita dan informasi Hindu Kupang dan Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Hindu Dharma di Nusantara Indonesia

Baca Juga : Sharing Dharma "ShaDhar" Hindu Kupang NTT, Kemanusiaan yang Menyala di Bawah Terang Purnama

Baca Juga : Hindu Kupang "PEKA Peduli Kasih" Salurkan Bantuan untuk Keluarga Disabilitas, Seimbangkan Yadnya dan Kemanusiaan Wujudkan Tri Hita Karana

Details
Written by Admin
Category: Kegiatan
Published: 16 March 2026
Hits: 188

Page 1 of 38

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • ...
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • You are here:  
  • Home

Donasi (Dana Punia)

QRIS new1

Pengunjung

4773855
TodayToday368
YesterdayYesterday377
This_WeekThis_Week1068
This_MonthThis_Month2140
All_DaysAll_Days4773855

Ucapan Selamat Hari Suci NYEPI 2023 Bagian 1

 

Ucapan Selamat Hari Suci NYEPI 2023 Bagian 2

 

Pura Oebananta Sejak 1951

Kalender

Pawai Ogoh-ogoh HUT RI 2014

 

Film Ngenteg Linggih Pura Oebananta (Original Movie Durasi 1 Jam)

 

Rangkaian Acara Sambut Hari Suci Nyepi 2019

 

  • INFO / PENGUMUMAN :
  • Saka Boga Sevanam 22 Maret 2025 , Hindu berbagi makanan dan berbuka puasa bersama di Mesjid NuruL Hidayah, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang NTT.
  • Donor Darah 23 Maret 2025, di Wantilan Pura Oebanantha Kupang NTT, mendapatkan pendonor 66 kantong darah.
  • Pemasangan Penjor Hias, 25 Maret 2025 , sambut Nyepi di Jalan El Tari Kota Kupang NTT.
  • Upacara Melasti 26 Maret 2025 jam 14:00 di Pura Manik Segara, di areal Pura Oebananta
  • Tawur Kasanga Nyepi 1947 Saka, 28 Maret 2025, jam 14:00wita , SembaHyang TiLeM Sasih Kasanga di Perempatan Catus Pata Kantor Gubernur NTT.
  • Pawai Ogoh-ogoh 28 Maret 2025 jam 16:30wita, di Perempatan Catus Pata Kantor Gubernur NTT.
  • Puncak Hasi Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1947, Tanggal 29 Maret 2025, Umat Hindu Melaksanakan Catur Brata Penyepian : Amati Gni, Amati Karya , Amati LeLungan, Amati LeLanguan.
  • Penanaman pohon 6 April 2025
  • Dharma Santi Nyepi Hindu Kota Kupang, Pertengahan April 2025.

Semoga bermanfaat karena berbagi kebaikan selalu beruntung.

Back to Top

© 2026 Selamat Datang Di Hindu Kupang NTT