Screenshot 20220303 014714

Menyambut Datangnya tahun baru Saka 1944, pada tanggal 3 Maret 2022, umat Hindu Kupang NTT pada tanggal 28 Feb 2022 melangsungkan Upacara Melasti secara Ngubeng di Pura Manik Segara , Oebananta kelurahan Fatubesi Kota Kupang NTT, hal ini bertujuan untuk menyucikan berbagai Perlengkapan Upacara dan Upakara serta Pralingga dari Berbagai Pura-Pura yang ada di Kota Kupang NTT, guna menyambut datangnya Hari Suci Nyepi.

Screenshot 20220303 014817

Menurut Ketua PHDI Kota Kupang Bapak I Wayan Wira Susana , pada 3 Maret 2022 ini mengambil Tema Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1944 Tahun 2022 adalah: "Aktualisasi
Nilai Tat Twam Asi dalam Moderasi Beragama Menuju Indonesia Tangguh".
Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1944, dimana kegiatan perayaan akan menyesuaikan dengan perkembangan situasi COVID-19, dan regulasi pemerintah/Guru Wisesa terkait COVID-19, dan parade Pawai Ogoh-ogoh Nyepi 2022 pun ditiadakan mengingat Kota Kupang masuk zona Merah covid, pungkas Wayan Wira Susana.

Screenshot 20220303 014740

Menurut Ketua Panitia Nyepi 2022 Ibu Ni Nyoman Yuliani,S.Si,S.Farm.Apt,M.Si, Berbagai kegiatan pun telah dilakukan seminggu menjelang Nyepi, diantaranya kolaborasi Baksos di TPA Alak, panti asuhan, dan juga penanaman 1000 bibit Pohon di areal Lapas Penfui dan wilayah Kota Kupang pada 25 feb 2022 bersama Panitia Nyepi 2022, sebagai wujud ajaran Hindu yakni Tri Hita Karana, yang diikuti oleh PHDI Kota Kupang, WHDI Kota Kupang, Peradah Kota Kupang, PD.KMHDI NTT, Alumni KMHDI, Banjar, ICHI NTT dan PHDI NTT, Kalapas Kupang NTT, Camat Kelapa Lima, serta Umat Hindu Kupang.

Screenshot 20220303 014840

Ketua Banjar Dharma Agung Kupang, Bapak I Nyoman Pasek Martika, mengatakan Sejumlah perayaan yang mengiringi Tahun Baru Saka ini, Umat Hindu akan mengikuti lima ritual di antaranya upacara Melasti, menghaturkan upakara dan upacara pemujaan, Tawur Agung, Catur Brata Nyepi, dan Ngembak Geni. Bahkan terdapat beberapa pantangan untuk dijalankan semasa Hari Raya Nyepi atau disebut dengan Catur Brata Penyepian, yakni Amati Geni, Amati Karya, Amati Lelungan dan Amati Lelanguan.

Screenshot 20220303 015020

Tawur Kesanga dipusatkan di Pura Agung Giri Kertha Bhuwana kolhua, dan dimulai pada 2 Maret 2022 siang hari, dengan rincian upacara Mecaru, dilanjutkan Tawur Tilem Sasih Kesanga (bulan gelap ke 9), guna menyeimbangkan Bhuwana Alit (mahluk Hidup) dan Bhuwana Agung (Alam semesta).

IMG 20220303 015645

Rary Triguntara, Puskor Hindunesia dan selaku admin hindukupang.com menyampaikan bahwa
Nyepi Sipeng dilaksanakan pada Hari Kamis tanggal 03 Maret 2022 selama
sehari penuh (24) jam sejak jam 06.00 Wita sampai dengan jam 06.00 Wita
keesokan harinya, dengan melaksanakan Catur Brata Panyepian :
1. Amati Gni, yaitu: tidak menyalakan api/lampu termasuk api nafsu yang
mengandung makna pengendalian diri dari segala bentuk angkara murka.
2. Amati Karya, yaitu: tidak melakukan kegiatan fisik/kerja dan yang
terpenting adalah melakukan aktivitas rohani untuk penyucian diri.
3. Amati Lelungan, yaitu: tidak berpergian, akan tetapi senantiasa introspeksi
diri/mawas diri dengan memusatkan pikiran astiti bhakti kehadapan Ida
Sang Hyang Widhi /Ista Dewata.
4. Amati Lelanguan, yaitu: tidak mengadakan hiburan/rekreasi yang
bertujuan untuk bersenang-senang, melainkan tekun melatih bathin untuk
mencapai produktivitas rohani yang tinggi.
Pelaksanaan Catur Brata Panyepian ini supaya dilaksanakan dengan tertib.
Menghimbau kepada umat Hindu agar melaksanakan Brata Panyepian seperti:
tidak ada bunyi pengeras suara dan tidak menyalakan lampu pada waktu malam
hari. Dapat diberikan pengecualian bagi yang menderita atau sakit dan
membutuhkan layanan untuk keselamatan dan hal-hal lain dengan alasan
kemanusiaan.

Screenshot 20220303 014800

NGEMBAK GNI
Setelah melaksanakan Nyepi Sipeng, keesokan harinya yaitu Hari Jumat, mulai
pukul 06.00 wita tanggal 04 Maret 2022 dilaksanakan acara Ngembak Gni yaitu
Ngelebar (selesai) Brata Panyepian, melakukan Sima Krama secara online, dengan Selalu penerapan protokol kesehatan Covid 19.

Selamat Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1944, Seluruh Alam Semesta beserta segala isinya selalu hidup berbahagia.
(Guntara/Hindukupang.com).

Screenshot 20220303 014950