Banjar adalah wadah paguyuban Umat Hindu untuk mengamalkan ajaran Catur Asrama sebagai konsep hidup untuk meniti tahapan hidup di bumi ini. Tahapan hidup yang diwadahi oleh Banjar adalah tahapan hidup :
1. Brahmacari Asrama,
2. Grhastha Asrama, dan
3. Wana Prastha Asrama, sedangkan,
4. Sanyasi atau Bhiksuka Asrama tidak terwadahi dalam Banjar, karena menurut ketentuan Agastia Parwa, Sanyasin Asrama itu tidak dibenarkan lagi hidup bermasyarakat secara formal, seperti ikut meBanjar. Mengapa ? karena Sanyasin Asrama itu adalah tahapan hidup melepaskan Atman dari belenggu Tri Sarira.

Read more: Banjar

Awig-awig adalah aturan yang dibuat oleh krama Banjar yang dipakai sebagai pedoman dalam pelaksanaan Tri Hita Karana sesuai dengan Desa mewacara Dharma Agama di Banjar pakraman masing-masing. Awig-awig Desa Adat adalah merupakan keseluruhan hukum yang mengatur tata cara kehidupan bagi warga desa adat beserta sanksi dan aturan pelaksanaannya.
Awig-awig berasal dari kata “wig” yang artinya rusak sedangkan “awig” artinya tidak rusak atau baik. Jadi secara harfiah, Awig-awig dimaknai sebagai sesuatu yang menjadi baik.

Read more: Awig - Awig Banjar

SEJARAH BERDIRINYA BANJAR DHARMA AGUNG KUPANG


Tanpa mengurangi semangat pengabdian serta sebagai ungkapan rasa syukur serta ungkapan terima kasih kepada para pendahulu Umat Sedharma yang ada di Kota / Kab. Kupang khususnya, di Provinsi NTT pada umumnya. Begitu pula siapa dan dimana Banjar Dharma Agung Kupang mulai dibentuk, karena saking lamanya serta kurang adanya yang memperhatikan perlu atau tidaknya suatu sejarah untuk berdirinya sebuah organisasi yang kita agungkan dan diberi nama BANJAR DHARMA AGUNG KUPANG. Banjar Dharma Agung Kupang pada awalnya benama Banjar Suka Duka Kupang yang mulai dibentuk di Kota/Kab. Kupang sekitar tahun 1950.

Read more: Profil