wakil Ketua DPRD Bali

Persembahyangan Purnama Sasih Kaulu pada tanggal 24 Januari 2016 jam 18.00WITA yang dilaksanakan di Pura Oebananta bersama umat hindu kupang NTT  berlangsung dengan penuh kekeluargaan. Seusai persembahyangan ternyata ada pengumuman dari Pengempon bahwa telah hadir bersama Kunjungan Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali yaitu : Bapak I Gusti Bagus Alit Putra, SH, S.Sos, M.Si beserta rombongan dan juga hadir Ibu dari Bapak Nyoman Sugawa Kori.
Simakrama bersama umat pun dibuka dengan tanya jawab seputar kondisi Pulau Bali saat ini di tahun 2016 dan menitip harapan umat Hindu Kupang agar Pulau Dewata Bali menjadi semakin Maju, Aman, Damai dan Sejahtera (MANDARA).
Acara berlangsung dengan penyerahan Bantuan Dana Punia untuk Pura Oebananta dari Kunjungan Para Wakil Rakyat DPRD Provinsi Bali.
Bapak I Gusti Bagus Alit Putra ternyata adalah purnawirawan TNI dengan pangkat Brigjen yang pada tahun 1990-2000 pernah menjadi Bupati Badung, dan kemudian menjabat Wakil Gubernur Bali. Beliau pun pada tahun 1990an pernah berkunjung ke Pura Oebananta Kupang NTT pada masa itu dan dilanjutkan ke Pura Di Dili Timor-Timur untuk melakukan Tirtha Yatra.
Beberapa pesan yang bisa ditangkap dari Simakrama bersama Bapak I Gusti Bagus Alit Putra ini adalah umat Hindu diluar Bali pun bisa berkontribusi kepada pembangunan Bali dengan ide-ide dan tulisan serta catatan yang akan diterima oleh Para Wakil Rakyat di gedung dewan sebagai aspirasi dan akan disampaikan kepada pihak Eksekutif yaitu pemerintah Bali. Besar harapan umat Hindu secara Nasional bahwa Bali harus selalu dijaga karena menjadi rujukan dari perkembangan Hindu di Indonesia, dengan selalu menjaga Taksu Pulau Dewata dengan seribu Pura dan budaya adat istiadatnya.

prajapati

Minggu tanggal 24 Januari 2016 jam 09.30 Pagi hingga siang hari dilaksanakan Upacara Ngeruwak, peletakan batu pertama bale kremasi oleh Banjar suka duka dharma agung, umat hindu kota kupang. Kegiatan Peletakan Batu Pertama (groundbreaking) atau Nasarin ini adalah untuk matur piuning serta lancarnya pembangunan Rumah Krematorium umat Hindu Kupang NTT di kuburan Namosain, yang selama ini belum dimiliki dan masih berupa lahan setra.
Krematorium (rumah kremasi) akan dibangun untuk melayani acara kedukaan, dimulai dari penerimaan tamu kedukaan, tempat permandian Jenazah hingga bangunan untuk dilaksanakannya pembakaran jenazah walau cuaca hujan berlangsung agar kegiatan Upacara Ngaben dapat terlaksana dengan baik.
Pembangunan rumah kremasi ini pun diharapkan bisa melayani umat Hindu di Kota Kupang, Kabupaten Kupang dan provinsi NTT, serta umat lainnya yang memerlukan jasa Kremasi (pembakaran jenazah) untuk menjadi perabuan.



hksnRangkaian kegiatan HKSN tingkat Nasional di Provinsi NTT, Ibu Prof.DR.Yohana Susana Yembise, Dip.Apling, MA (Menteri Pemberdayaan Perempuan) dan Bapak Made Mangku Pastika (Gubernur Bali) menyempatkan berkunjung bersama Pejabat Pelaksana Bupati Karangasem dan rombongan di Pura Agung Giri Kertha Bhuwana, Kupang NTT.
Bapak Made Mangku Pastika menceritakan Kepada Ibu Menteri tentang sejarah awal mula Pura Agung Giri Kertha Bhuwana Berdiri di Kupang NTT dimana umat bahu membahu bergotong royong membangun Pura.
Sebelum menjadi Gubernur Bali, Bapak Made Mangku Pastika pernah menjadi Kapolda Papua dan Kapolda NTT.
Acara dimulai dengan simakrama bersama umat, persembahyangan bersama, penyerahan Dana Punia dan sharing bersama umat Hindu di kota Kupang NTT. Turut hadir PHDI NTT, PHDI kota Kupang, WHDI NTT, Peradah, PD.KMHDI NTT, Banjar Dharma Agung Kupang, serta semua umat sedharma.

Kegiatan dilanjutkan dengan Pemberian Bantuan Sembako di Hari Kesetiakawananan Sosial Nasional (HKSN) oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia
Ibu Prof.DR.Yohana Susana Yembise, Dip.Apling, MA.

HKSN2

Jadwal

Jadwal Kegiatan Galungan dan Kuningan Juli 2015, Kupang NTT

9 Juli 2015 :
jam 9 : buat jaje suci, (ibu-ibu tempekan Oetete)
Jam 9 : buat ulam caru, (bapak-bapak dikoordinir Pak Wayan Sangka)
Jam 4 sore : Sembahyang sugihan dan Melaspas Pura Segara (tempekan Perumnas dan Tempekan Tarus)

11 Juli 2015 :
jam 3 sore : buat sarana upakara : ngulat klakat, kupas kelapa, dll (seluruh warga)

Read more: Jadwal Kegiatan Juli 2015 Sambut Galungan & Kuningan Hindu Kupang NTT