Lokasabha phdi kota10

Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Kupang melaksanakan LOKASABHA IV yang dilakukan di Hotel Neo Kota Kupang NTT, Hari Sabtu, 12 Mei 2018, jam 08.00 - 18.00 WITA, dengan tema “Pemberdayaan Kearifan Lokal Dalam Semangat Dharma Untuk Kerukunan Umat Beragama “.

Lokasabha IV PHDI Kota kupang adalah Musyawarah Daerah untuk Laporan pertanggungjawaban Pengurus Periode 2013-2018 sekaligus pemilihan pengurus baru periode 2018-2023, yang dihadiri oleh Organisasi : Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kota Kupang, Peradah (pemuda Hindu) Kota Kupang, Banjar Dharma Agung Kupang, 17 Tempekan (sektor wilayah), 7 Pengempon Pura di kota Kupang, Koperasi Mahalaksmi, serta Organisasi / Lembaga Hindu tingkat Kota Kupang. Turut hadir juga Tamu undangan : sekretaris PHDI NTT, Perwakilan Bimas Hindu NTT, Biro Kesra Kota Kupang, Penyelenggara Agama Buddha Kota Kupang, Forkopinda tingkat Kota kupang, PD.KMHDI NTT, Puskor Hindunesia.

Lokasabha phdi kota

Semangat Dharma menjadi landasan pelaksanaan Lokasabha IV Tahun 2018 dan Agenda 5 Tahun yang dilaksanakan di daerah dan di pusat, menurut Ketua Panitia Lokasabha IV PHDI Kota Kupang, Ir. I Nyoman Sirma, MP.
Nyoman Sirma, mengatakan “Selain membahas Program Kerja , Lokasabha juga menetapkan kepengurusan Baru PHDI Kota Kupang dari peserta yang hadir yaitu 17 tempekan (sektor) dengan jumlah peserta Sebanyak 93 Orang dan Perwakilan Lembaga Keagamaan Tingkat Kota Kupang.
Dengan Musyawarah Daerah diharapkan dapat mencapai kata mufakat dengan Semangat kewajiban yang Harus dijunjung tinggi (Dharma), beretika dan bersusila dalam Lokasabha IV ini, jelas Nyoman Sirma.

Acara Lokasabha IV PHDI Kota Kupang ini dibuka secara resmi oleh Walikota Kupang Bapak DR.Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH dengan memberi sambutan sekaligus ditandai bunyi gong. PHDI Kota Kupang Sejak dibentuk pada Tahun 1982, telah melaksanakan Lokasabha Sejak Tahun 1998 dan dilaksanakan setiap 5 (lima) tahun sekali.

Lokasabha phdi kota13

Ketua PHDI Kota Kupang Demisioner, Prof.DR.Ir. I Nyoman W. Mahayasa, MP, mengatakan, Perlu adanya regenerasi kepengurusan dan kedepan pengurus yang terbentuk lebih kompak dan mempunyai daya juang keumatan. Selama Ini hubungan PHDI Kota Kupang dengan Masyarakat dan Pemerintah telah berjalan dan terjalin dengan baik.
“Harapannya PHDI kepengurusan baru dapat melanjutkan Parisada menjadi lebih baik“, jelas Ketua PHDI Kota Kupang 2 periode. Lokasabha phdi kota3

(Pimpinan Sidang LOKASABHA IV PHDI Kota Kupang, 12 Mei 2018, Hotel Neo Kupang)

Bakal Calon Ketua PHDI Kota Kupang periode 2018-2023 dilakukan secara musyawarah dengan suara terbanyak dari seluruh peserta yang hadir terpilihlah 2 orang kandidat yaitu : I Wayan Wira Susana, SE dan DR. I Made Parsa, M.Pd.

Pemilihan Ketua PHDI Kota Kupang dilaksanakan secara Voting, dan terpilih Bapak I Wayan Wira Susana, SE meraih 25 suara, sedangkan Bapak DR. I Made Parsa, M.Pd,  hanya meraih 14 suara dari total 44 Suara yang sah, dan 1 suara tidak sah.
Sehingga berdasarkan Pimpinan Sidang LOKASABHA IV PHDI Kota Kupang 5 orang ( I Ketut Angga, SH , dr.Sinta Widari, Sp.KJ , Ngurah Eka Negara, Nyoman Winata, I Ketut Budiasa) menetapkan secara resmi Bapak I Wayan Wira Susana, SE sebagai ketua PHDI Kota Kupang terpilih periode 2018-2023, dan dilanjutkan pembentukan formatur guna menyusun kepengurusan PHDI Kota Kupang yang baru untuk menjabat 5 tahun mendatang.Acara Lokasabha IV PHDI Kota Kupang ditutup secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang yang diwakili oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Kupang, Bapak Agus Nggiku, S.Pd, MM yang dihadiri oleh seluruh peserta musyawarah daerah / Lokasabha IV Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Kupang.

"Satyam Eva Jayate"
Rary Triguntara, SKM
(Tim Dokumentasi LOKASABHA IV PHDI Kota Kupang)

Lokasabha phdi kota9

 Lokasabha phdi kota4

 Lokasabha phdi kota1

 Lokasabha phdi kota2

Lokasabha phdi kota0

dharma santi 2018

Selamat Hari Raya NYEPI Tahun Baru Saka 1940 kepada Seluruh Umat Hindu Kupang, dan Umat Hindu di seluruh Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Audiensi

PANITIA NYEPI 2018 AUDIENSI BERSAMA GUBERNUR NTT, WAKIL WALIKOTA KUPANG, KAPOLDA NTT, DAN KAPOLRES KUPANG KOTA

Panitia Nyepi Tahun Baru Saka 1940 bersama Umat Hindu Kupang melaksanakan Dharma Santi Nyepi 25 Maret 2018, jam 17.00-22.30 WITA di Gedung Grand Mutiara lantai II, Kota Kupang NTT.
Berbagai rangkaian acara Dharma santi Nyepi 2018 ini dikemas secara menarik diantaranya :
Pementasan Sekehe Gong Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) NTT dan kota Kupang, Tarian Sekar Jagad, sekehe gong banjar dharma agung kupang, Kolaborasi Band Tri Datu dan sekehe Gong Tri Datu, Penyanyi dr.Shanti,Sp.OG, Artis Penyanyi dari Bali yaitu Agung Wiradana (Goyang Linggis) dan Dewi Pradewi (Yoga Performance), Penampilan Gitaris Sahabisheka, Tarian Rejang Renteng (WHDI) dan ditutup dengan ramah tamah bersama, Pementasan Drama Gong (Bondres dari Bali), Sekehe JOGED, serta Goyang Tobelo dari Tempekan Tarus.

Dalam Acara Dharma Santi Nyepi di Kupang NTT, minggu, 25 maret 2018, Seluruh umat Hindu Kupang nampak hadir dengan berbagai undangan Pemerintah Daerah sebagai perwakilan Guru Wisesa diantaranya : Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Wakil Walikota Kupang, PHDI NTT, PHDI Kota Kupang, PHDI Kabupaten Kupang, Organisasi Tokoh Lintas Agama, partisipasi pawai budaya saat Ogoh-Ogoh, seluruh Organisasi/Lembaga Hindu yang ada di Kupang NTT, Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTT, dan lainnya.

Kata Sambutan dalam Dharma Santi Nyepi 2018 Oleh Ketua PHDI Kota Kupang (Prof.DR. Ir. I Nyoman Widiartha Mahayasa,MP), Pandangan serta Ucapan Selamat dari Pemerintah Kota Kupang yang disampaikan oleh Wakil Walikota Kupang (dr.Hermanus Man), Sambutan Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (Drs.Frans Lebu Raya), dan Hikmah Nyepi oleh Ketua PHDI NTT (Ir.Wayan Darmawa, MT).

Menurut Ketua Panitia Nyepi 2018 (dr.Dewa Putu Sahadewa, Sp.OG) menyampaikan rangkaian sambut Tahun Baru Saka 1940, dimulai dengan berbagai aktifitas yang dilandasi Ajaran HINDU yakni TRI HITA KARANA diantaranya :

Read more: Dharma Santi NYEPI 2018

Video Rangkaian Sambut Nyepi 2018 Tahun Baru Saka 1940 di Kupang NTT : https://youtu.be/s7wIdnI3XcI

Selamat NYEPI, Saraswati dan Pagerwesi 2018,

Berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Panitia NYEPI 2018 beserta Umat Hindu Kota & Kabupaten Kupang dalam menyambut Tahun Baru Saka 1940 sesuai TRI HITA KARANA yaitu dengan Tema Nyepi 2018 :

"MELALUI CATUR BRATA PENYEPIAN KITA TINGKATKAN SOLIDITAS SEBAGAI PEREKAT KEBERAGAMAN DALAM MENJAGA KEUTUHAN NKRI."

Kegiatan Pawai Ogoh-Ogoh di kota kupang NTT ini sebagai wujud enam musuh dalam diri manusia (Sadripu) seperti kemarahan, kebencian, agar bisa dibersihkan/dipralina menjadi sifat Dewata (keharmonisan & kebaikan), sekaligus melaksanakan Upacara Tawur Kesanga yaitu menjaga Keseimbangan Jagat Bhuwana Agung (Alam Semesta) dan Bhuwana Alit (mahluk hidup) serta mensucikan wilayah Kupang dan Provinsi NTT untuk memasuki Tahun Saka yang Baru 1940 dengan penuh sukacita.

Melalui Pawai Budaya menyambut Tahun Baru Saka 1940 ini, Ketua Panitia Nyepi 2018 yaitu dr.Dewa Putu Sahadewa,Sp.OG juga turut mengundang Tarian Barongsai dan Naga Liong dari etnik Tionghoa Kupang melalui toko Nam, dan juga Kesenian Hadrah dan Rebana dari umat Muslim, Reog Ponorogo (K2S) dan partisipasi lainnya.

Rangkaian menyambut Hari Raya NYEPI 2018, panitia Nyepi juga mengisi dengan acara bakti sosial & donor darah (pawongan), kerja bakti & penghijauan (palemahan) dan Sembahyang Melasti (ParaHyangan), Catur Brata Penyepian, serta Dharma Santi.

Read more: Pawai Ogoh - Ogoh Nyepi 1940 Çaka di Kupang NTT 2018

Nyepi2018

 

Dalam Rangka Menyambut Hari Raya Nyepi (16-17 Maret 2018) maka saksikan pawai budaya kerukunan dalam keberagaman, pada jumat, 16 maret 2018, dengan Tema Nyepi  :

"MELALUI CATUR BRATA PENYEPIAN KITA TINGKATKAN SOLIDITAS SEBAGAI PEREKAT KEBERAGAMAN DALAM MENJAGA KEUTUHAN NKRI."

Kegiatan Pawai Ogoh-Ogoh di kota kupang NTT ini sebagai wujud enam musuh dalam diri manusia (Sadripu) seperti kemarahan, kebencian, agar bisa dibersihkan/dipralina menjadi sifat Dewata (keharmonisan & kebaikan), sekaligus melaksanakan Upacara Tawur Kesanga yaitu menjaga Keseimbangan Jagat Bhuwana Agung (Alam Semesta) dan Bhuwana Alit (mahluk hidup) serta mensucikan wilayah Kupang dan Provinsi NTT untuk memasuki Tahun yang Baru dengan penuh sukacita.
Melalui Pawai Budaya menyambut Tahun Baru Saka 1940 ini, panitia Nyepi 2018 akan turut mengundang Tarian Barongsai dari etnik Tionghoa Kupang melalui toko Nam, dan juga Kesenian Hadrah dan Rebana dari umat Muslim, dan partisipasi lainnya.

Rangkaian menyambut Hari Raya NYEPI 2018 akan diisi dengan kegiatan Tri Hita Karana, yaitu Parahyangan, Pawongan dan Palemahan, diantaranya :

  • 11 Maret 2018, Bakti Sosial Nyepi , donor darah (pawongan), kerja bakti & penghijauan (palemahan) di Taman Nostalgia Kupang NTT
  • 14 Maret 2018, Melasti jam 14.00 dari Pura Oebananta menuju Pantai Pasir Panjang Kupang NTT, Sembahyang Melasti (ParaHyangan).
  • 16 Maret 2018, Pawai Ogoh-Ogoh, jam 13.00 WITA, dari Alun-Alun Kantor Walikota menuju Lapangan Polda NTT
  • 16 Maret 2018, Tawur Kesanga dan Sembahyang bersama, di Lapangan Polda NTT
  • 17 Maret 2018, Jam 00.00-06.00 WITA, Sembahyang Bersama Hari Raya Saraswati dan Piodalan di Pura Agung Giri Kertha Bhuwana, Kupang NTT.
  • 17 Maret 2018 Jam 06.00 - 18 Maret 2018, Jam 06.00 , Catur Brata Nyepi.
  • 18 Maret 2018 , Sembahyang bersama Banyu Pinaruh.
  • 25 Maret 2018, Acara Dharma Santi Nyepi bersama seluruh umat Hindu Kupang.

 

amal4

amal1

OM Swastyastu ,
29 des 2017, Pada Hari ini KMHDI NTT dan PERADAH dengan dukungan alumni FA-KMHDI NTT turut melaksanakan "Human charity" menyalurkan Sumbangan kepada 2 panti asuhan yaitu Panti Asuhan Kristen kelurahan Oeba, dan Panti Asuhan Islam Al Hikmah Kelurahan Namosain, Kota Kupang Provinsi NTT. Selain Panti Asuhan generasi muda hindu kupang ini juga menyerahkan bantuan kepada saudara (semeton) muda/i Hindu dan Umat Hindu yaitu Keluarga Trisna Dewi, Keluarga Manik, Keluarga Pinandita Wayan Kintjed, Keluarga Ibu Yuli di Lasiana, Putu Winata, Putu Krisna, Putu Nilasari, dan Joni (penjaga Pura Oebananta)

Jumlah total sumbangan yang diberikan oleh aksi "Human Charity" beramal di akhir tahun 2017 oleh KMHDI NTT dan Peradah ini, berhasil terkumpul berupa uang sejumlah 6.2 Juta rupiah yang telah dirubah / konversi menjadi 190 Kg Beras, 10 Kg Gula, Teh Sariwangi 25 box, Kopi Tugu Buaya 2 bal, Susu dancow 8 renteng, 2 Dos Bimoli ukuran 1 liter, 5 Dos Indomie, garam 5 bal, 10 rak telur,  beng-beng 6 dos, Silverqueen kecil 2 box, Snack kecil 20 box, alat tulis menulis senilai Rp.405.000, sewa pick up senilai Rp.200.000.

Read more: KMHDI NTT dan Peradah Beramal di Akhir Tahun 2017