06

Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia Nusa Tenggara Timur (PD KMHDI NTT), sehari setelah kegiatan Gerakan Menanam Sejuta Pohon, PD KMHDI NTT lanjutkan pengabdian kepada saudara – saudari Kristiani di Aula Panti Asuhan Kristen GMIT 221 sekaligus mempererat ikatan tali persaudaraan umat beragama, acara ini berlangsung pada Minggu, 20 Maret 2022.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung program Nawa Cita yang digadang oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo dan K.H. Ma’ruf Amin “Membangun Indonesia dari Pinggiran”, membantu menciptakan sejarah baru KMHDI dengan melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajub KMHDI Mengajar secara serentak/dilaksanakan oleh PD dan PC KMHDI se Indonesia, dan mewujudkan program pengabdian masyarakat yang utama selaras dengan nada Mars KMHDI.

07

KMHDI sendiri memiliki peran yang sangat strategis hadir ke pinggiran Indonesia untuk melakukan pengabdian masyarakat terutama dalam hal pendidikan. Mengingat secara umum akses pendidikan di pinggiran Indonesia masih cukup terbatas selain itu tenaga pengajar juga belum memenuhi secara kebutuhan minimal.

Mengambil tema “Merdeka Belajar, Bergerak Serentak untuk Negeri” kegiatan ini disambut dengan penuh antusias oleh Ibu Alberthina Pattipeilohy selaku Kepala Panti Asuhan Kristen GMIT 221. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa hanya kebenaran yang berjaya, tanpa kebenaran dalam kegiatan ini akan sia-sia, beliau menempatkan kita atau generasi muda pada garda terdepan dan sebagai roda penggerak perjuangan pendidikan di negeri ini.

08 09

“Pintar itu baik, tetapi jika kepintaran itu didiamkan maka tidak ada manfaatnya. Pintar dan mampu membangun relasi adalah nilai – nilai yang sangat positif. Kita juga perlu menyelaraskan bahasa kita kepada lawan bicara agar informasi yang diberikan dapat diterima dengan baik” tuturnya.

Ketua Biro Sosial Masyarakat PD KMHDI NTT I Gede Agus Parama Natha, kegiatan ini turut hadir elemen pemerintahan seperti Camat Kelapa Lima Bapak I Wayan Astawa, Lurah Fatubesi Bapak Anak Agung Gede Sayang Mega Putra, dan ada juga Forum Alumni KMHDI NTT.

“Sejatinya kota kupang adalah Indonesia mini, semua agama, kepercayaan, budaya dan suku bangsa hadir di kota kupang ini. Agama itu berbeda tetapi sejatinya kemanusiaan dan kebenaran itu adalah satu ada disetiap agama” tutur pak lurah sekaligus membuka kegiatan ini dengan resmi. (pd.kmhdintt/agus natha).

10

 

Hindu Beternak1

Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Kupang bersama Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada 3 April 2022 Mendukung Kemandirian Ekonomi bersama Hindu Beternak Ayam Kampung di Kupang NTT.  Hindukupang.com mendapatkan informasi Kunjungan Bapak I Nyoman Ariawan Atmaja, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Timur di lokasi Hindu Beternak Ayam "Kampung Unggul Balitbangtan (KUB)" yang terletak di batas Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur , bersama PHDI Kota Kupang dan tim teknis peternakan.

Video Hindu Beternak (Klik Disini) : 

 

Hindu Beternak11Hindu Beternak10Hindu Beternak9

Hindu Beternak12
(Arsip Foto hindukupang.com saat Upacara Mecaru "Hindu Beternak" dipimpin oleh Pinandita I Wayan Suparta,S.Ag pada 17 Januari 2022 di Purnama Kawolu)

www.hindukupang.com , Setelah gerakan Gemar Tani dengan "Hindu Berkebun" berbagai sayuran, hortikultura, semangka dan bunga Gemitir (MaryGold) terlaksana, saat ini juga dimulai Hindu Beternak, dimulai dengan peternakan ayam kampung. Hal ini dilakukan guna memperkuat produksi dan stok pangan tanaman pengendali inflasi, dan ketersediaan ternak, khususnya ayam serta telur, Sebagai bentuk dukungan pemulihan ekonomi nasional dan juga menjaga stabilitas stok di masyarakat.

Baca Juga Berita : Gemar Tani Hindu Berkebun Panen Raya Bersama Bank Indonesia (BI) NTT

Hindu Beternak4

Menurut Bapak I Nyoman Ariawan Atmaja, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur mengatakan program "Hindu Beternak" bersama PHDI Kota Kupang di hindukupang.com ini diharapkan bisa menjadi stimulus untuk membangkitkan semangat para peternak , khususnya ribuan ayam kampung yang ada di Hindu Beternak ini untuk menjadi 3 bagian yakni sebagian ayam pedaging, sebagian ayam petelur, sebagian untuk penetasan (brooding). Selain itu bisa membangun jiwa entrepreneur di generasi muda hindu kupang NTT. Mari Kita Beternak, menjadi sukses, menjadi pengusaha yang luar biasa, salam kebangkitan Umat Hindu Kupang NTT, pungkas Nyoman Ariawan dengan senyumnya yang khas. Ketua PHDI Kota Kupang Bapak I Wayan Wira Susana,SE sangat mengapresiasi dukungan Bank Indonesia NTT kepada Hindu Beternak ini bersama tim support hindukupang.com agar menjadi momentum untuk kemandirian dalam mendukung organisasi dan juga pelayanan keumatan, khususnya di penguatan ekonomi keumatan Hindu.

Hindu Beternak7

Tim teknis Hindu Beternak Ibu Ketut Puspa,S.Pt mengatakan ayam kampung unggul Balitbangtan (KUB) ini memiliki ketahanan fisik yang lebih baik, namun cukup agresif dan lincah, berbeda dengan ayam jenis lainnya. Dan dari pola makan, apapun yang diberikan juga sangat diminati oleh Ayam KUB, bisa jagung giling, konsentrat yang dicampur dedak halus sekam padi, hingga dedaunan seperti kangkung dan juga gedebong atau batang pisang, namun harus diselingi di setiap jadwal pakan ayam.

Hindu Beternak3 Hindu Beternak5

Koordinator lapangan Hindu Beternak, sdr.Rary Triguntara, yang juga merupakan Alumni KMHDI NTT serta anggota Puskor Hindunesia ini mengungkapkan Ternak Ayam Kampung KUB mempunyai tantangan tersendiri dalam pemeliharaannya, serta diperlukan disiplin dan juga telaten dalam menjaga pola makan serta vitamin bagi ayam kampung. Sesuai wawancara singkat bersama tim Afrofarm yang berpengalaman di bidang ayam kampung KUB dan juga pendampingan dari Bapak Ir.I Ketut Jaya,MP mengatakan dalam pemeliharaan ayam diperlukan mindset peternak yang handal serta juga kreatifitas dalam menjaga manajemen kandang, manajemen pakan, hingga manajemen pasca panen serta kesehatan ayam dengan pakan nutrisi yang alami.
Di Hindu Beternak Ayam Kampung KUB ini terdiri dari 5 bagian dan beberapa kandang yaitu kandang Brooding bagi DOC, Kandang Pembesaran, Kandang Petelur, Kandang Umbaran, serta Gudang Pakan & peralatan, dan juga Air sumur bor.

Penyediaan ternak ayam kampung KUB ini juga selaras dengan aktifitas umat hindu kupang NTT yang sering menggunakan Ayam sebagai persembahan Suci (Yadnya) dalam Upacara Hindu, seperti upacara Mecaru, upacara Piodalan di Pura yang masih perlu bahan upakara dan upacara seperti ayam (ulam) dan juga telur ayam di Banten Daksina. Saat ini pun di bulan April 2022 sesuai data update tim support Hindukupang.com sudah dipercaya untuk beberapa lahan / potensi tanah milik keumatan Hindu Kupang agar bisa dikelola dengan luas total mencapai 25.500meter persegi (2,5 hektar). 

Selamat dan sukses untuk "Hindu Beternak" dan Juga "Hindu Berkebun" yang bisa "Hindu Berikan" .

Video Hindu Beternak (Klik Disini) : 

Video Hindu Berkebun (Klik Disini) 

www.hindukupang.com
photo dan video : Rary Triguntara
musik :
alive - ikson
together - ikson

#hindukupang , #hindubeternak, #hinduberkebun , #hinduberikan , #peternakanAyam , #AyamKampung , #AyamKUB , #AyamKampungkupangntt ,

Hindu Beternak8Hindu Beternak13Hindu Beternak6

Hindu Beternak

 Hindu Beternak14

ntt6

(PD.KMHDI NTT Foto Bersama : Gubernur NTT Periode 2018-2023, Bapak Dr. Viktor Bungtilu Laiskodat,S.H,M.Si)

Audiensi Dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur serta Ketua DEKRANASDA NTT, Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Indonesia Nusa Tenggara Timur (PD KMHDI NTT) Sampaikan Agenda Lokasabha XIV dan Isu Keumatan Hindu Kupang dan juga wilayah Provinsi NTT, dilaksanakan pada 10 Mei 2022, jam 12:45WITA.

Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Indonesia Nusa Tenggara Timur (PD KMHDI NTT) melakukan audiensi dengan Gubernur NTT Periode 2018-2023, Bapak Dr. Viktor Bungtilu Laiskodat,S.H,M.Si di Kantor Gubernur Provinsi NTT pada Selasa, 10 Mei 2022. Hadir Pula dalam pertemuan ini Bapak Dr. Imanuel Ekadianus Blegur, M.Si (Anggota DPR RI Tahun 2018-2019), Bapak dr. Stefanus Bria Seran, M.P.H (Bupati Malaka 2016-2021) dan Staf Khusus Gubernur NTT, Bapak Prof.Daniel Kameo,Ph.D. 

Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Indonesia Nusa Tenggara Timur (PD KMHDI NTT) juga berjumpa dengan Ibu Julie Sutrisno Laiskodat, sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional di Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (DEKRANASDA NTT) dan menyampaikan berbagai hal terkait aktivitas PD.KMHDI NTT Sebagai organisasi Kemahasiswaan Hindu Tingkat Nasional ini di lingkup Provinsi NTT sejak 1993 hingga hari ini 2022. Beliau saat ini juga sebagai anggota DPR RI pada Komisi IV , yang mempunyai Ruang Lingkup dan Tugas Komisi VI DPR RI. Adapun Komisi VI DPR RI merupakan satu dari 11 (sebelas) Komisi yang ada di DPR RI yang berdasarkan Keputusan Rapat Paripurna DPR RI tanggal 29 November 2019 mempunyai ruang lingkup tugas di bidang : Perdagangan; Koperasi UKM, BUMN, Investasi; dan Standarisasi Nasional.

Sesuai dengan ruang lingkup tugas Komisi VI DPR RI  di atas, berdasarkan Keputusan Rapat Paripurna DPR RI Masa Keanggotaan Tahun 2019-2024 tanggal 29 Oktober 2019, maka Komisi VI DPR RI memiliki Mitra Kerja sebagai berikut :
Kementerian Perdagangan, Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil-Menengah, Kementerian Negara BUMN, termasuk seluruh BUMN, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Badan Standarisasi Nasional (BSN), Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang, Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), dan Dewan Koperasi Indonesia.

ntt8

(Foto Bersama Ibu Julie Sutrisno Laiskodat, Anggota DPR RI Komisi VI , dan Juga Ketua DEKRANASDA Provinsi Nusa Tenggara Timur)

Kehadiran PD.KMHDI NTT sebagai wajah – wajah intelektual muda penerus bangsa, disambut baik oleh Bapak Gubernur NTT dengan penuh sukacita. Beliau berkata Mahasiswa merupakan tulang punggung pembangunan nasional yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas SDM yang mumpuni, mampu bergerak cepat, dan berprogresif.

Dalam audiensi tersebut Ni Nyoman Putri selaku PLT Ketua PD KMHDI NTT mengungkapkan maksud tujuannya beserta rombongannya adalah untuk memperkenalkan KMHDI, program kerja yang ada, dan agenda Lokasabha XIV PD.KMHDI NTT yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

“KMHDI khususnya di Nusa Tenggara Timur berdiri sejak tahun 1993, yang artinya sudah 28 tahun mengabdi di Provinsi Nusa Tenggara Timur maka dari itu perlunya kami juga memperkenalkan KMHDI ke pihak pemerintah provinsi” ungkapnya.

 

ntt3

ntt4

ntt2

“Tidak hanya bergerak dalam internal organisasi, KMHDI juga bergerak aktif di eksternal organisasi dengan hadirnya Biro Sosial Kemasyarakatan untuk menciptakan program pendidikan dan pengabdian masyarakat guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk menjadi agen pengabdian masyarakat” tambah Ketua Biro Sosial Kemasyarakatan, I Gede Agus Parama Natha.

Dalam kesempatan itu PLT Ketua PD KMHDI NTT juga meminta dukungan Guru Wisesa yaitu Pemerintah Provinsi NTT dalam agenda Lokasabha XIV yang akan dilaksanakan dalam akhir bulan mei 2022 ini, agar Bapak Gubernur bisa hadir sekaligus membuka kegiatan.

“Saya bersedia hadir pada Lokasabha XIV apabila tanggal kegiatannya diundur pada awal bulan Juni” ucap bapak Gubernur sesudah mengetahui tanggal rencana pelaksanaan Lokasabha XIV. Mendengar pernyataan tersebut, PD KMHDI NTT menyatakan akan merundingkan kembali terkait jadwal pelaksanaannya.

Selain itu, PD KMHDI NTT juga menyampaikan informasi terkait isu keumatan Hindu di NTT terkait susahnya akses jalan masuk menuju Pura Oebanantha, yang merupakan Pura Pertama milik umat Hindu yang berdiri di wilayah 22 kabupaten/kota se Provinsi NTT. Pura Oebananta Kupang NTT ini juga termasuk sebagai "PADMA BHUWANA NUSANTARA" sesuai hasil keputusan MAHASABHA dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat, Pura Oebananta yaitu ditetapkan sebagai Pura Wilayah Tenggara dari Nusantara Indonesia, yang wajib dikunjungi ketika melaksanakan Tirtha Yatra, perjalanan suci mengunjungi tempat ibadah dan mendapatkan air suci (holy water).

“PD KMHDI NTT siap dilibatkan dalam kegiatan – kegiatan yang melibatkan mahasiswa dan kepemudaan” tutur PLT Ketua PD KMHDI NTT diakhir penghujung audiensi. (I Gede Agus Parama Natha, Biro Sosial Kemasyarakatan Periode 2021 - 2022) , & Guntara, Alumni KMHDI NTT / admin Hindu Kupang.

ntt7

ntt9

ntt5

ntt1

 

01

Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia Provinsi NTT (PD.KMHDI NTT), Wujudkan Semangat Gerakan Menanam Sejuta Pohon bagi Generasi Muda di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Satu pohon memiliki sejuta manfaat bagi kelangsungan hidup berbagai makhluk hidup. Namun, beberapa tahun belakangan ini, pesatnya pembangunan menyebabkan banyak pohon ditebang dan dikorbankan. Hilangnya satu pohon telah memutus mata rantai kehidupan. Pohon ditebang menyebabkan panas bumi meningkat, jumlah pasokan oksigen semakin berkurang dan tingkat polusi udara cenderung meningkat. Demikian pula jumlah pasokan air dalam tanah semakin berkurang sehingga mengakibatkan masyarakat kesulitan memperoleh air bersih.

Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PD KMHDI) Provinsi Nusa Tenggara Timur melaksanakan kegiatan “Gerakan KMHDI Menanam Sejuta Pohon” yang bertempat di pembangunan SD Hindu pada Sabtu, (19/03).

Dalam kesempatan tersebut, PLT Ketua PD KMHDI NTT sdri.Ni Nyoman Putri menyampaikan bahwa aksi penanaman pohon ini merupakan suatu wujud aksi nyata mahasiswa Hindu sebagai Agent of Change dalam rangka mengurangi pemanasan global.

05  04

“Bumi kita dalam beberapa decade terakhir mengalami kenaikan suhu yang ekstrim akibat banyaknya pohon yang ditebang dan , sehingga yang harus kita lakukan adalah dengan menanam banyak pohon agar kehidupan di bumi ini tetap terjaga” jelasnya. Senin (21/3)

Agus Parama Natha selaku Ketua Biro Sosial Masyarakat PD KMHDI NTT mengatakan bahwa melalui kegiatan ini PD KMHDI NTT mengajak masyarakat kota kupang untuk merawat dan melestarikan alam karena sebagai sesama makhluk hidup kita harus saling menjaga, sebab pohon sangat vital untuk kehidupan bumi, termasuk didalamnya yaitu manusia dan hewan.

“Kami berharap melalui kegiatan ini kami dapat menginspirasi banyak orang tentang pentingnya menjaga alam dimulai dari menanam pohon. Tanamlah pohon sebelum terlambat!” Tutupnya.

02

Sementara itu, Kepala BPDASHL yang dalam hal ini diwakili oleh Kasubag Tata Usaha Bapak I Gusti Sukayasa, S.P.,MP yang sekaligus membuka kegiatan penanaman pohon mengatakan kegiatan ini sangat baik, KMHDI mampu menjadi pelopor untuk menanam pohon di kupang.

“Harapannya kegiatan ini bukan hanya sekedar seremonial tetapi akan terus berkelanjutan”. Ujar beliau saat menyampaikan sambutan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua PHDI Prov. NTT, Ketua DPP PERADAH NTT, Ketua DPK PERADAH Kota Kupang, organisasi & lembaga Hindu, Ketua RT dan RW setempat, beserta rekan-rekan OKP lainnya. (pd.kmhdi ntt/agus natha)

03

 Screenshot 20220303 014714

Menyambut Datangnya tahun baru Saka 1944, pada tanggal 3 Maret 2022, umat Hindu Kupang NTT pada tanggal 28 Feb 2022 melangsungkan Upacara Melasti secara Ngubeng di Pura Manik Segara , Oebananta kelurahan Fatubesi Kota Kupang NTT, hal ini bertujuan untuk menyucikan berbagai Perlengkapan Upacara dan Upakara serta Pralingga dari Berbagai Pura-Pura yang ada di Kota Kupang NTT, guna menyambut datangnya Hari Suci Nyepi.

Screenshot 20220303 014817

Menurut Ketua PHDI Kota Kupang Bapak I Wayan Wira Susana , pada 3 Maret 2022 ini mengambil Tema Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1944 Tahun 2022 adalah: "Aktualisasi
Nilai Tat Twam Asi dalam Moderasi Beragama Menuju Indonesia Tangguh".
Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1944, dimana kegiatan perayaan akan menyesuaikan dengan perkembangan situasi COVID-19, dan regulasi pemerintah/Guru Wisesa terkait COVID-19, dan parade Pawai Ogoh-ogoh Nyepi 2022 pun ditiadakan mengingat Kota Kupang masuk zona Merah covid, pungkas Wayan Wira Susana.

Screenshot 20220303 014740

Menurut Ketua Panitia Nyepi 2022 Ibu Ni Nyoman Yuliani,S.Si,S.Farm.Apt,M.Si, Berbagai kegiatan pun telah dilakukan seminggu menjelang Nyepi, diantaranya kolaborasi Baksos di TPA Alak, panti asuhan, dan juga penanaman 1000 bibit Pohon di areal Lapas Penfui dan wilayah Kota Kupang pada 25 feb 2022 bersama Panitia Nyepi 2022, sebagai wujud ajaran Hindu yakni Tri Hita Karana, yang diikuti oleh PHDI Kota Kupang, WHDI Kota Kupang, Peradah Kota Kupang, PD.KMHDI NTT, Alumni KMHDI, Banjar, ICHI NTT dan PHDI NTT, Kalapas Kupang NTT, Camat Kelapa Lima, serta Umat Hindu Kupang.

Screenshot 20220303 014840

Ketua Banjar Dharma Agung Kupang, Bapak I Nyoman Pasek Martika, mengatakan Sejumlah perayaan yang mengiringi Tahun Baru Saka ini, Umat Hindu akan mengikuti lima ritual di antaranya upacara Melasti, menghaturkan upakara dan upacara pemujaan, Tawur Agung, Catur Brata Nyepi, dan Ngembak Geni. Bahkan terdapat beberapa pantangan untuk dijalankan semasa Hari Raya Nyepi atau disebut dengan Catur Brata Penyepian, yakni Amati Geni, Amati Karya, Amati Lelungan dan Amati Lelanguan.

Screenshot 20220303 015020

Tawur Kesanga dipusatkan di Pura Agung Giri Kertha Bhuwana kolhua, dan dimulai pada 2 Maret 2022 siang hari, dengan rincian upacara Mecaru, dilanjutkan Tawur Tilem Sasih Kesanga (bulan gelap ke 9), guna menyeimbangkan Bhuwana Alit (mahluk Hidup) dan Bhuwana Agung (Alam semesta).

IMG 20220303 015645

Rary Triguntara, Puskor Hindunesia dan selaku admin hindukupang.com menyampaikan bahwa
Nyepi Sipeng dilaksanakan pada Hari Kamis tanggal 03 Maret 2022 selama
sehari penuh (24) jam sejak jam 06.00 Wita sampai dengan jam 06.00 Wita
keesokan harinya, dengan melaksanakan Catur Brata Panyepian :
1. Amati Gni, yaitu: tidak menyalakan api/lampu termasuk api nafsu yang
mengandung makna pengendalian diri dari segala bentuk angkara murka.
2. Amati Karya, yaitu: tidak melakukan kegiatan fisik/kerja dan yang
terpenting adalah melakukan aktivitas rohani untuk penyucian diri.
3. Amati Lelungan, yaitu: tidak berpergian, akan tetapi senantiasa introspeksi
diri/mawas diri dengan memusatkan pikiran astiti bhakti kehadapan Ida
Sang Hyang Widhi /Ista Dewata.
4. Amati Lelanguan, yaitu: tidak mengadakan hiburan/rekreasi yang
bertujuan untuk bersenang-senang, melainkan tekun melatih bathin untuk
mencapai produktivitas rohani yang tinggi.
Pelaksanaan Catur Brata Panyepian ini supaya dilaksanakan dengan tertib.
Menghimbau kepada umat Hindu agar melaksanakan Brata Panyepian seperti:
tidak ada bunyi pengeras suara dan tidak menyalakan lampu pada waktu malam
hari. Dapat diberikan pengecualian bagi yang menderita atau sakit dan
membutuhkan layanan untuk keselamatan dan hal-hal lain dengan alasan
kemanusiaan.

Screenshot 20220303 014800

NGEMBAK GNI
Setelah melaksanakan Nyepi Sipeng, keesokan harinya yaitu Hari Jumat, mulai
pukul 06.00 wita tanggal 04 Maret 2022 dilaksanakan acara Ngembak Gni yaitu
Ngelebar (selesai) Brata Panyepian, melakukan Sima Krama secara online, dengan Selalu penerapan protokol kesehatan Covid 19.

Selamat Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1944, Seluruh Alam Semesta beserta segala isinya selalu hidup berbahagia.
(Guntara/Hindukupang.com).

Screenshot 20220303 014950